KKHI Madinah Gelar Medical Check-up untuk Pantau Kesehatan Jemaah

Agatha Vidya Nariswari, Rendy Adrikni Sadikin

Minggu, 24 Juli 2022 | 16:43 WIB
KKHI Madinah Gelar Medical Check-up untuk Pantau Kesehatan Jemaah
Jemaah haji mendapatkan layanan kesehatan. (Dok. Kemenkes/KKHI)

Suara.com - Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menggelar Medical Check Up (MCU) kepada jemaah haji gelombang dua di lima kelompok terbang (kloter). MCU perdana ini dijadwalkan kepada jemaah haji di lima kloter di antaranya JKG24, MES08, BTJ05, SOC22, UPG03.

“Masing-masing kloter 5 orang jamaah haji, tetapi pada kesempatan ini, cuma 17 orang yang hadir,” kata Koordinator MCU KKHI Madinah Muhaimin Munizu, saat memberikan laporan penyelenggaraan MCU di KKHI Madinah, Sabtu (23/7).

Muhaimin mengatakan, MCU ini akan dilakukan kepada 126 kloter jamaah haji gelombang kedua selama 21 hari kedepan. Di mana setiap harinya akan dijadwalkan 5-6 kloter dengan masing-masing 5-6 jamaah per kloter.

“Hari ini, Sabtu, 23 Juli 2022, hari pertama MCU dilakukan,” katanya.

Muhaimin menuturkan, pemeriksaan MCU meliputi anamnesis, pemeriksaan fisis, tanda vital, gula darah, rekaman jantung, USG jantung, konsultasi spesialis, farmasi dan edukasi. Ada 10 dokter dan dua perawat yang melakukan MCU kepada jamaah haji.

Petugas yang melakukan MCU dibagi menjadi tiga tim kerja, yaitu tim A, B dan C. Pada hari ini, Tim B yang melakukan MCU kepada jamaah haji.

Petugas yang melakukan MCU di antaranya Perawat Yuslin dan Hasnaeni, serta dokter umum, ada Chusnul, Mutiara, Syahraeni, dan Welly. Sementara dokter spesialisnya ada Januarsari speasialis jiwa, Muhammad Mansyur spesialis penyakit dalam, Rita spesialis paru, Rifky Mubarak spesialis rehabilitasi medik, Nur Eko, spesialis bedah dan Muhaimin Munizu spesialis jantung pembuluh darah.

“Dalam melakukan MCU ini kami dibantu oleh tim Farmasi, tenaga pendukung kesehatan dan rekam medik,” katanya.

Muhaimin mengatakan, pada saat MCU masing-masing petugas mengerjakan sesuai tugas dan spesialisasinya. Misalnya perawat Yuslin dan Hasnaeni, bertugas melakukan pemeriksaan tanda vital, GDS dan rekam jantung (EKG).

baca juga

Sementara itu, dokter umun seperti Chusnul, Mutiara, Syahraeni, dan Welly, bertugas melakukan anamnesis dan triase berdasarkan keluhan pasien

Dokter spesialis seperti Januarsari, Muhammad Mansyur, Rita, Rifky Mubarak, Nur Eko Hadi Sucipto dan Muhaimin Munizu, melakukan konsultasi spesialistik.

Tim farmasi, menyiapkan obat-obatan, TPK sebagai pembantu umum dan tim rekam medik mempersiapkan berkas rekam medis jamaah haji.

“Alhamdulillah atas kerja sama teman-teman proses MCU berjalan dengan lancar,” katanya.

Muhaimin mengatakan, apabila terdapat keluhan di luar jadwal MCU maka Tenaga Kesehatan Haji (TKH) dapat melakukan konsultasi medis via WhatsApp grup yang disediakan oleh Tim KKHI Madinah. Sehingga diharapkan seluruh jamaah dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

“Kami selalu berdoa agar jamaah selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadahnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan KKHI Madinah Rahmat Kurniadi mengatakan, MCU ini untuk mengetahui kesehatan jamaah haji risti gelombang dua yang dari Makkah.

“Dengan dilakukan skrining kesehatan kepada jamaah haji maka kita akan tahu resiko jamaah tersebut,” katanya.

Rahmat mengatakan, setelah mengetahui risiko penyakit yang diderita jamaah, maka tim kesehatan di KKHI Madinah akan mudah menentukan materi edukasi apa yang cocok disampaikan kepada jamaah haji. Edukasi merupakan bagian dari program pembinaan kepada jamaah haji yang diperintahkan undang-undang.

“Selanjutnya jamaah tersebut diedukasi agar jemaah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Menurutnya, skrining MCU ini bagian dari ikhtiar PPIH Arab Saudi bidang kesehatan menjaga kesehatan jamaah sampai tibanya di tanah air. MCU dilakukan khusus kepada jamaah haji yang memiliki resiko tinggi.

“Dengan harapan jamaah tetap sehat dan bisa kembali ke Tanah Air berkumpul keluarga dalam keadaan sehat,” katanya.

Rahmat menyampaikan, nantinya hasil MCU akan dikootrdinasikan dengan dokter kelompok terbang (kloter) ketua kloter, dan ketua regu. Sehingga masing-masing perangkat kloter ini mengetahui status kesehatan jamaahnya.

“Sehingga jamaah haji mendapat perhatian dokter kloter, ketua kloter, ketua regu sehingga saling menjaga agar jamaah haji tidak jatuh sakit karena kelelahan akibat aktifitas ibadah fisik yang berlebihan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 24 Juli 2022

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 24 Juli 2022

News | Minggu, 24 Juli 2022 | 12:34 WIB

Tenang, Setiap Jemaah di Madinah Pasti Dapat Tasreh Masuk Raudhah

Tenang, Setiap Jemaah di Madinah Pasti Dapat Tasreh Masuk Raudhah

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:22 WIB

'Rahasia' Kloter SUB 7, Nol Zamzam di 450 Bagasi

'Rahasia' Kloter SUB 7, Nol Zamzam di 450 Bagasi

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:54 WIB

Meski Dilarang, Jemaah Haji Masih Ada yang Kedapatan Bawa Air Zamzam dalam Koper Bagasi

Meski Dilarang, Jemaah Haji Masih Ada yang Kedapatan Bawa Air Zamzam dalam Koper Bagasi

Kaltim | Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:23 WIB

Jemaah Haji Sakit Mulai Dievakuasi ke Madinah

Jemaah Haji Sakit Mulai Dievakuasi ke Madinah

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:20 WIB

Terkini

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

×