Viral, Pria Penyandang Disabilitas Diduga Ditolak Naik KRL Oleh Petugas Stasiun Balapan Solo

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Kamis, 28 Juli 2022 | 14:19 WIB
Viral, Pria Penyandang Disabilitas Diduga Ditolak Naik KRL Oleh Petugas Stasiun Balapan Solo
Pria penyandang disabilitas ditolak saat hendak naik KRL (Twitter/ merapi_uncover)

Suara.com - Tersebar di media sosial video seorang pria penyandang disabilitas yang diduga ditolak saat hendak naik KRL Solo-Jogja oleh petugas di Stasiun Balapan Solo. Video yang merekam kejadian tersebut lantas viral.

Salah satu akun media sosial yang mengunggah video tersebut adalah akun Twitter @merapi_uncover pada Kamis (28/07/22).

Hingga saat ini, video unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 6,4 ribu kali.

"Seorang penyandang disabilitas tidak diizinkan naik KRL Solo-Jogja, dengan alasan kursi rodanya kepanjangan," tulis pengunggah video.

Dalam video yang berdurasi lebih dari 2 menit ini, tampak momen pria penyandang disabilitas yang berdebat dengan dua orang petugas stasiun.

Pria tersebut mengatakan kepada petugas bahwa ia telah membayar untuk dapat naik KRL. Namun entah mengapa dirinya tidak diizinkan untuk naik. Padahal sebelumnya dia selalu diperbolehkan jika hendak naik kendaraan umum.

"Lho saya kan naik KRL nggak gratis, saya bayar. Saya nggak pernah dapat penolakan lho dari mana-mana," ujar pria tersebut.

Salah satu petugas kemudian mengatakan bahwa sudah ada peraturan mengenai perizinan seseorang yang memakai alat bantu berupa sepeda roda 3 untuk  dapat diizinkan masuk atau tidak ke dalam gerbong KRL.

"Iya, tapi peraturannya. Kami diperintah dari atasan," ujar petugas stasiun.

baca juga

Pria tersebut kemudian meminta penjelasan yang lebih logis mengapa dirinya tidak diizinkan untuk naik KRL.

"Saya cuma menjalankan tugas. Bahwasanya, untuk sepeda roda tiga seperti ini disarankan untuk naik armada yang lain. Ya mohon maaf, masnya nggak bisa naik KRL. Karena saya hanya menjalankan tugas," terang petugas stasiun.

Tak puas dengan penjelasan petugas stasiun, calon penumpang KRL ini kemudian kembali menanyakan alasan mengapa dirinya dilarang untuk masuk ke dalam KRL.

"Ya mungkin kepanjangan bisa, karena tidak sesuai seperti yang biasanya. Yang dianjurkan kalau sepeda, sepeda lipat. Kalau yang kursi roda yang bisa dilipat," kata petugas stasiun.

Mendengar penjelasan dari petugas, pria tersebut langsung tampak terkaget-kaget dengan aturan yang ada di stasiun tersebut.

"Dari Stasiun Balapan Solo, saya ditolak untuk naik KRL dari Solo ke Jogja. Dengan alasan kendaraan yang saya pakai sebagai alat transportasi penunjang keterbatasan saya ditolak. Dari Stasiun Balapan Solo," pungkas pria tersebut.

Respons Warganet

Sontak saja video unggahan ini menuai beragam komentar dari warganet. Warganet turut mengecam peraturan yang dilontarkan oleh petugas stasiun.

"Aturan yang disebutkan petugas adalah untuk barang bawaan. Halo, kursi roda orang difabel apakah dikategorikan barang bawaan? Kalau dia nggak pakai itu, susah untuk mobile, Pak. Tolong nalarnya dipakai dan dibedakan peruntukannya," ujar warganet.

"Hal ini terjadi karena kurangnya edukasi ke petugas security. Atau mungkin karakter petugas yang nggak tahu, tapi sok tahu. Sering saya temukan, kenapa nggak tanya keatasannya, main ambil keputusan," terang warganet.

"Itu orang disabilitas, Pak. Kasihan. Harusnya dibantu, diberi kemudahan. Bukan dipersulit," kata warganet.

Tanggapan KAI

Akun Twitter @KAI121 turut berkomentar dalam unggahan video ini. Pihak KAI turut menyampaikan permohonan maafnya atas kejadian tersebut.

"Selamat pagi dan mohon maaf atas kejadian ini ya Kak. Railmin memahami ketidaknyamanan yang dialami penumpang tersebut saat melakukan perjalanan dari Stasiun Solo Balapan. Hal ini juga sebelumnya sudah Railmin sampaikan ke stasiun terkait," tulis @KAI121.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral Lelaki Bersama Anaknya Datang ke Pernikahan Mantan Istri, Ketegaran Keduanya Jadi Sorotan

Video Viral Lelaki Bersama Anaknya Datang ke Pernikahan Mantan Istri, Ketegaran Keduanya Jadi Sorotan

Lifestyle | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:03 WIB

Viral Pemandangan Langka Pesawat Melintas di Jalan Raya Parung Bogor, Endingnya Bikin Kesal

Viral Pemandangan Langka Pesawat Melintas di Jalan Raya Parung Bogor, Endingnya Bikin Kesal

Purwokerto | Kamis, 28 Juli 2022 | 07:55 WIB

Pria Ini Wanti-wanti Jangan Terbuai Paylater Hingga Punya 'Mental Ngutang', Enak tapi Diam-diam Menjebak!

Pria Ini Wanti-wanti Jangan Terbuai Paylater Hingga Punya 'Mental Ngutang', Enak tapi Diam-diam Menjebak!

Banten | Kamis, 28 Juli 2022 | 07:34 WIB

Viral Dugaan Pelecehan di TransJakarta, Wagub DKI: Nanti Dicek

Viral Dugaan Pelecehan di TransJakarta, Wagub DKI: Nanti Dicek

Jakarta | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:05 WIB

Haru, Video Prosesi Pemakaman Ulang Brigadir J dengan Upacara Kepolisian Viral di Medsos, Warganet Ucapkan Terima Kasih

Haru, Video Prosesi Pemakaman Ulang Brigadir J dengan Upacara Kepolisian Viral di Medsos, Warganet Ucapkan Terima Kasih

Kaltim | Kamis, 28 Juli 2022 | 07:00 WIB

Diduga Rebutan Centong Rendang, Hajatan Berakhir Ricuh Gegara Dua Tamu Pria Adu Jotos sampai Celana Melorot

Diduga Rebutan Centong Rendang, Hajatan Berakhir Ricuh Gegara Dua Tamu Pria Adu Jotos sampai Celana Melorot

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:06 WIB

Terkini

Cuaca Panas Buat Kulit Kering dan Kemerahan? 4 Soothing Mist Ini Bikin Adem

Cuaca Panas Buat Kulit Kering dan Kemerahan? 4 Soothing Mist Ini Bikin Adem

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK, Setyo: Kami Tak Pandang Siapa Dia!

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK, Setyo: Kami Tak Pandang Siapa Dia!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:12 WIB

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

CORE Indonesia Proyeksi Penerimaan Pajak 2026 Tak Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Urutan Skincare Malam Wardah Renew You untuk Atasi Kerutan dan Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Ombudsman Akan Bongkar Pemicu Kelangkaan BBM Masif di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:53 WIB

×