Maksimalkan Potensi Mojokerto, Bupati Ikfina Kolaborasikan Sektor Pariwisata dengan Ekonomi Kreatif

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 29 Juli 2022 | 11:32 WIB
Maksimalkan Potensi Mojokerto, Bupati Ikfina Kolaborasikan Sektor Pariwisata dengan Ekonomi Kreatif
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Suara.com - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyatakan, kolaborasi sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif (ekraf) merupakan hal yang cerdik dalam upaya memaksimalkan pengelolaan potensi daerah di Bumi Majapahit. Itulah sebabnya, ia berkomitmen, selama lima tahun masa kepemimpinannya, Ikfina akan memperioritaskan konsep ekonomi kerakyatan.

Pemkab Mojokerto kini juga terus menggenjot sektor ekraf guna memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19 dan fokus pada sector pariwisata.

"Sektor pariwisata menjadi magnet yang bisa menarik untuk semua orang datang, maka di situlah beberapa kegiatan ekonomi terutama ekonomi kreatif akan terseret, ikut hidup, bergeliat dan kemudian berkembang. Saat ini Pemkab Mojokerto tengah menyusun roadmap pengembangan sektor wisata," kata Ikfina, saat mengikuti Pers Tour IV di Trawas, Jatim, Kamis (28/7/2022).

Menurutnya, dengan roadmap tersebut, maka pengembangan pariwisata aka memiliki arah yang jelas dan dapat dilaksanakan secara bertahap, sehingga antara satu tempat dengan tempat yang lain akan saling mendukung tidak menjadi kompetitor.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, dalam hukum ekonomi, pasar atau konsumen produk menjadi hal prioritas. Hal ini membutuhkan kecermatan dalam melihat dan kemampuan memprediksi pangsa pasar agar produk yang dihasilkan mampu menggaet minat konsumen.

Pemerintah daerah memiliki peran vital dalam memprediksi produk-produk, yang nantinya laku di pasaran.

"Kita saat ini eranya costumise, pasar dulu, baru kita buat produknya. Bukan support pelatihan dan lain sebagainya, kemudian bingung tidak dapat pasar. Sekarang kita balik, pasar butuh apa, pasar senangnya apa, mari kita sesuaikan dengan pasar. Kalau pasar ini butuh, ayo kita bikin sesuai dengan keinginan pasar," ucapnya.

Menurut Ikfina, sebenarnya pasar mampu diciptakan. Apalagi dengan mengkolaborasikan sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif. Misalnya, event Maja Fest yang akan digelar Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Mojokerto dalam waktu dekat ini, yang mana dalam event tersebut, nantinya juga akan digelar festival 1.000 layah sambel wader.

"Itu kemudian harus kita tindaklanjuti dengan penetapan bahwa pecel wader adalah makanan khas Kabupaten Mojokerto dan kita wajibkan semua hotel semua restoran di Kabupaten Mojokerto menjual menu pecelan wader. Ini akan menjadi luar biasa," ungkap Ikfina.

baca juga
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam sebuah kesempatan. (Dok: Pemkab Mojokerto)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam sebuah kesempatan. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Menurutnya, penetapan sambel wader menjadi makanan khas Kabupaten Mojokerto juga membuka pasar baru dan memberikan dampak ekonomi ke sektor lain. Misalnya untuk pemenuhan bahan sambel wader, makan akan membuka lapangan kerja baru yakni budidaya ikan wader. Kemudian sektor pertanian, seperti cabai, tomat, kemangi, serta bumbu lainnya sebagai bahan utama pembuatan sambal.

Sementara untuk persoalan permodalan, Ikfina menyatakan, banyak bank yang memiliki program kredit murah dengan suku bungan yang cukup rendah. Dengan begitu, para pegiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mojokerto tidak perlu khawatir.  Ia minta instansi terkait untuk melakukan pendataan dan validasi data dengan cermat.

"Kemarin saya sudah berkomunkasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan bisa ditindaklanjuti teman-teman Dinas Koperasi. Bank-bank ini punya program khusus untuk memberikan permodalan dengan bunga yang cukup rendah untuk usaha mikro, kecil. Melalui OJK, kita akan di link-kan dengan bank-bank ini. Sebelum saya komunikasi lagi, saya minta datanya harus lengkap," ujarnya.

Ikfina berharap, masyarakat Mojokerto bisa menjadi pemain dan ikut berperan dalam pusaran ekonomi di Bumi Majapahit.

"Kita ingin masyarakat Mojokerto menjadi pemain. Maka itu, kita ingin ekonomi yang berkembang adalah ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati Edukasi Pentingnya Pemahaman Literasi Sejak Dini

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati Edukasi Pentingnya Pemahaman Literasi Sejak Dini

News | Senin, 18 Juli 2022 | 13:30 WIB

Bahas Satu Data, Bupati Mojokerto: Pengolahan Data Jadi Bagian Penting untuk Membuat Kebijakan yang Tepat

Bahas Satu Data, Bupati Mojokerto: Pengolahan Data Jadi Bagian Penting untuk Membuat Kebijakan yang Tepat

News | Senin, 18 Juli 2022 | 12:26 WIB

Pemkab Mojokerto Gelar Job Fair untuk Mengurangi Jumlah Pengangguran

Pemkab Mojokerto Gelar Job Fair untuk Mengurangi Jumlah Pengangguran

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 16:12 WIB

Bupati Ikfina Teken Komitmen Pengentasan Stunting di Mojokerto

Bupati Ikfina Teken Komitmen Pengentasan Stunting di Mojokerto

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:02 WIB

Pelepasan Calon Jamaah Haji Mojokerto, Bupati Ikfina Imbau Soal Mutasi Omicron

Pelepasan Calon Jamaah Haji Mojokerto, Bupati Ikfina Imbau Soal Mutasi Omicron

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 09:55 WIB

Buka Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, Bupati Ikfina: Kompetisi Ini Berpotensi untuk Membina Sepak Bola Generasi Muda

Buka Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, Bupati Ikfina: Kompetisi Ini Berpotensi untuk Membina Sepak Bola Generasi Muda

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 09:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×