Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Ini Jawaban Kemenkes

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 01 Agustus 2022 | 19:11 WIB
Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Ini Jawaban Kemenkes
Ilustrasi vaksin booster Covid-19 untuk syarat mudik (Foto oleh cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Target vaksinasi booster kedua kini masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa pemberian vaksin booster kedua atau vaksin dosis keempat untuk masyarakat menunggu capaian vaksinasi booster pertama mencapai 50 persen dari target sasaran.

Juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa prioritas Kemenkes saat ini masih pada vaksin booster pertama untuk masyarakat karena baru 26,8 persen dari target 50 persen.

"Untuk masyarakat tunggu dulu, prioritas kita saat ini vaksin booster pertama, saat ini baru 26,8 persen, target kita kan 50 persen. Pak Menteri minta sampai 70 persen. Kepada masyarakat yuk kita sama-sama meningkatkan cakupan," ujarnya pada Senin (1/8/2022).

Diketahui, pemerintah menargetkan pemberian vaksin kepada 208.265.720 juta orang yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Jubir Kemenkes menegaskan bahwa pemberian vaksin booster kedua saat ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, mengingat durasi proteksi booster pertama mulai menurun.

"Tenaga kesehatan sudah 12 bulan dilakukan booster pertama sehingga efektivitas antibodinya sudah menurun," tuturnya.

Ia menambahkan, vaksin booster kedua itu akan diberikan kepada 1,9 juta tenaga kesehatan.

"Sementara orang dengan risiko tinggi seperti usia lanjut dan komorbid akan menyusul," ucapnya.

Terkait pemberian vaksinasiCovid-19 kepada anak di bawah usia enam tahun, Syahril menyampaikan, saat ini masih menunggu kajian dan rekomendasi Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI).

baca juga

"Setiap akan diberikan vaksinasi itu melalui kajian. Nah kajian di Indonesia itu dilakukan oleh ITAGI, tentu saja nanti membutuhkan waktu dan akan ada perkembangan selanjutnya," tuturnya.

 Di sisi lain, lanjut dia, pemberian vaksin pada anak di bawah usia enam tahun itu juga harus mendapatkan rekomendasi dari BPOM untuk jenis vaksinnya.

 Dalam kesempatan sama, Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat ini pandemi belum usai, maka yang paling penting adalah jangan sampai terinfeksi.

 "Tentunya kita harus berusaha sebisa mungkin untuk melindungi diri kita, selain dengan protokol kesehatan tentunya dengan melengkapi vaksinasi," ujarnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efikasi Vaksin Bertahan 4-6 Bulan, Epidemiolog Ungkap Pentingnya Vaksinasi Booster Kedua

Efikasi Vaksin Bertahan 4-6 Bulan, Epidemiolog Ungkap Pentingnya Vaksinasi Booster Kedua

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 17:47 WIB

Ribut Mulut Gegara Belum Vaksin Booster, Emak-emak Diusir Petugas dan Penumpang Kereta

Ribut Mulut Gegara Belum Vaksin Booster, Emak-emak Diusir Petugas dan Penumpang Kereta

Kaltim | Senin, 01 Agustus 2022 | 15:36 WIB

Berapa Jarak Vaksin Booster Pertama dan Kedua? Siap-siap Suntikan Keempat Dimulai

Berapa Jarak Vaksin Booster Pertama dan Kedua? Siap-siap Suntikan Keempat Dimulai

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 15:08 WIB

Fakta-fakta Vaksin Booster Kedua atau Dosis Keempat, Nakes Jadi Prioritas

Fakta-fakta Vaksin Booster Kedua atau Dosis Keempat, Nakes Jadi Prioritas

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:55 WIB

Capaian Masih Minim, Binda DIY Terus Genjot Vaksinasi

Capaian Masih Minim, Binda DIY Terus Genjot Vaksinasi

Jogja | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:32 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×