Sejarah Tragedi Bom Atom Hiroshima 6 Agustus 1945

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 18:44 WIB
Sejarah Tragedi Bom Atom Hiroshima 6 Agustus 1945
Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)

Pada tanggal 6 Agustus 1945, tepat pada 77 tahun yang lalu, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom di kota Hiroshima Jepang. Bom tersebut menyebabkan sebanyak 140.000 orang tewas dan memberikan efek radiasi yang bertahan selama bertahun-tahun.

Pada saat itu, negara Amerika Serikat dan Jepang terlibat sebuah konflik dalam Perang Dunia II dengan mengikuti kubu yang berbeda. Dalam peristiwa Perang Dunia ke-II tersebut, terdapat dua kubu, yaitu blok sekutu dan blok sentral.

Blok sekutu terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Uni Soviet, dan China. Sedangkan dalam blok sentral, terdiri dari Jepang, Jerman, dan Italia.

Bom atom yang jatuh di kota Hiroshima Jepang tersebut tidak membuat Jepang menyerah, dan kemudian Amerika Serikat kembali menjatuhkan bom atom di Jepang tepatnya di Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945 yang akhirnya membuat Jepang menyerah kepada pihak sekutu.

Pada 15 Agustus 1945, Kaisar Jepang, Hirohito, mengumumkan penyerahan tanpa syarat negaranya dalam Perang Dunia ke-II.

Sebelum terjadinya Perang Dunia Ke-II yang terjadi pada 1939, sekelompok ilmuwan Amerika Serikat prihatin terhadap penelitian senjata nuklir yang dilakukan oleh Nazi, Jerman. Kemudian, pada 1940, AS mulai mendanai program pengembangan senjata atomnya sendiri setelah masuk ke dalam Perang Dunia Ke-II.

Proyek tersebut merupakan proyek rahasia yang diberi nama kode “Proyek Manhattan” dengan dipelopori oleh Korps Insinyur Angkatan Darat Amerika Serikat.

Beberapa tahun berikutnya, para ilmuwan yang dipimpin oleh J. Robert Oppenheimer bekerja untuk mengubah uranium dan plutonium menjadi bom atom.

Kemudian, pada tanggal 16 Juli 1946, Proyek Manhattan tersebut mengadakan uji coba bom pertamanya di Alamogordo, New Mexico. Dalam waktu yang sama, pihak sekutu telah berhasil melumpuhkan Jerman di Eropa.

baca juga

Meskipun Jepang mengetahui bahwa rekannya telah kalah dalam perang, Jepang tetap berjuang mempertahankan wilayahnya di Pasifik.

Pada saat itu, perlawanan Jepang kepada pihak sekutu lebih mematikan. Hal tersebut dibuktikan dengan setengah dari total korban pihak sekutu tewas pada saat tiga tahun terjadi perang di Pasifik.

Pihak sekutu kemudian membujuk Kepang untuk menyerah dengan adanya Deklarasi Potsdam, tetapi Jepang menolak tawaran tersebut. Pihak sekutu pun mengancam Jepang dengan “kehancuran segera dan total”.

Para ilmuwan Proyek Manhattan dan pemerintah AS percaya bahwa bom atom dapat mengakhiri perang dengan cepat. Kemudian, AS memilih kota manufaktur Hiroshima yang memiliki populasi sekitar 350.000 jiwa sebagai target pertama.

Pada 6 Agustus 1945 pukul 08.15 pagi, bom atom uranium yang memiliki berat 9.000 ton dan diberi nama “Little Boy” dibawa oleh pesawat pengebom B-29 dan kemudian dijatuhkan di atas ketinggian 2.000 kaki, kota Hiroshima.

Diketahui, bom tersebut meruntuhkan dan membakar sekitar 70 persen dari semua bangunan di Hiroshima dan membuat sekitar 140.000 warga Hiroshima tewas.

Sisa bom berupa radiasi nuklir membuat peningkatan penyakit kanker dan penyakit kronis lainnya pada warga yang selamat dalam peristiwa tersebut.

Setelah pengeboman di kota tersebut, sekitar 90 persen dokter dan perawat terbunuh dan hanya 3 dari 45 rumah sakit yang masih berfungsi.

Hal tersebut membuat sebagian besar korban yang selamat meninggal tanpa menerima pertolongan dan perawatan. 

Setelah peristiwa tersebut, Jepang masih belum menyerah. AS kemudian menjatuhkan bom atom plutonium “Fat Man” di Nagasaki pada 9 Agustus 1945 pukul 11.02 pagi dan menewaskan sekitar 74.000 orang. Jepang pun menyerah tanpa syarat kepada pihak sekutu.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Oppenheimer, Film Biografi Pencipta Bom Atom

Sinopsis Oppenheimer, Film Biografi Pencipta Bom Atom

Entertainment | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:18 WIB

6 Fakta Menarik Film Oppenheimer, Kisah Pembuat Bom Atom Berpengaruh

6 Fakta Menarik Film Oppenheimer, Kisah Pembuat Bom Atom Berpengaruh

Entertainment | Senin, 01 Agustus 2022 | 10:11 WIB

Presiden Putin Peringati Perang Dunia II, Tentara Rusia Terus Bombardir Pertahanan Ukraina

Presiden Putin Peringati Perang Dunia II, Tentara Rusia Terus Bombardir Pertahanan Ukraina

Sulsel | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:31 WIB

Peluru Mortir dan Granat Tangan Aktif Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Balikpapan

Peluru Mortir dan Granat Tangan Aktif Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Balikpapan

Kaltim | Senin, 13 Juni 2022 | 08:33 WIB

77 Tahun Berlalu, Nenek Ini Mendapatkan Kembali Kue Ulang Tahun yang Dicuri saat Perang Dunia II

77 Tahun Berlalu, Nenek Ini Mendapatkan Kembali Kue Ulang Tahun yang Dicuri saat Perang Dunia II

Lifestyle | Rabu, 04 Mei 2022 | 18:25 WIB

Terkini

Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet

Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:36 WIB

Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat

Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:28 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Disebut Jadi Momentum Merayakan Transformasi Polri

HUT Bhayangkara ke-80, Disebut Jadi Momentum Merayakan Transformasi Polri

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:24 WIB

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:21 WIB

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:19 WIB

Qodari: 1.151 Km Jalan Daerah Dibangun Demi Pastikan Pemerataan Ekonomi

Qodari: 1.151 Km Jalan Daerah Dibangun Demi Pastikan Pemerataan Ekonomi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:13 WIB

Raja Juli Akui Bupati Kuansing Tinggalkan Amplop di Kantornya

Raja Juli Akui Bupati Kuansing Tinggalkan Amplop di Kantornya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:06 WIB

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:49 WIB

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:43 WIB

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:37 WIB

×