Kasus Brigadir J Sudah Berlarut-larut, Pengamat Sebut Menteri Hukum dan HAM Tak Bersuara: Mana Yasonna Laoly?

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:21 WIB
Kasus Brigadir J Sudah Berlarut-larut, Pengamat Sebut Menteri Hukum dan HAM Tak Bersuara: Mana Yasonna Laoly?
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di kompleks parlemen, Rabu (16/2/2022). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat politik sekaligus pegiat media sosial Jhon Sitorus mempertanyakan tanggapan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Menurutnya, Yasonna Laoly yang merupakan Menteri Hukum dan HAM sama sekali tak bersuara pada kasus pembunuhan Brigadir J.

Pernyataan tersebut disampaikan Jhon Sitorus melalui akun Twitternya pada Selasa (23/8/2022).

"45 hari sudah Brigadir Josua masih berlarut-larut menghadirkan sejumlah drama, tapi Menteri Hukum dan HAM RI ini tak pernah bersuara tentang kasus ini," tulis Jhon Sitorus.

Terlebih menurut dia kasus Brigadir J dikaitkan dengan kasus-kasus lain.

"Apalagi Sambo banyak dikaitkan dengan kasus Pencucian uang, Narkoba hingga LGBT. Dimana kau hei @LaolyYasonna? Jangan sembunyi," tambahnya.

Cuitan John Sitorus (twitter.com/Miduk17)
Cuitan John Sitorus (twitter.com/Miduk17)

Menurutnya, sebagai seorang Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly harusnya vokal dalam perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J.

"Harusnya beliau yang paling vokal dan update perkembangan kasus ini, karena pelaku dan korbannya sama-sama anggota Polri," tulis Jhon Sitorus membalas kometar warganet.

"Mestinya menteri ini paling keras bersuara, karena dia yang kerjasama langsung dengan urusan hukum Indonesia. Mahfud MD cuma koordinator beliau," tambahnya.

baca juga

Cuitannya tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022). (Suara.com/Novian)
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022). (Suara.com/Novian)

"Eh, iya yah, bapak ini kok gak sepatah kata pun apa apa tentang kasus ini, kok sunyi senyap," komentar warganet.

"Cuma Pak Mahfud yang update, Pal Laoly blas enggak kelihatan," imbuh warganet lain.

"Mau jadi apa ya Indonesia dimpimpin pejabat yang malah mingkem begini," tambah lainnya.

"Untuk menghindarkan diri dari sembarang berbicara buruk terkait orang lain, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Seperti gak lekas termakan omongan orang tentangnya dan mengutamakan berpikir positif," tulis warganet di kolom komentar.

"Beliau saja menteri urusan hukum dan HAM memilih diam, mungkin belum saatnya bersuara," timpal lainnya.

Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut telah disukai puluhan warganet dengan berbagai komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap IPK Brigadir J, Rektor UT Apresiasi Pencapaian Akademiknya yang Luar Biasa

Ungkap IPK Brigadir J, Rektor UT Apresiasi Pencapaian Akademiknya yang Luar Biasa

Jogja | Selasa, 23 Agustus 2022 | 17:58 WIB

Orang Ini Alami Pengalaman Menjijikan, Tetiba Hewan Tak Terduga Muncul: Pasti Gak Bakalan Lupa Bertahun-tahun

Orang Ini Alami Pengalaman Menjijikan, Tetiba Hewan Tak Terduga Muncul: Pasti Gak Bakalan Lupa Bertahun-tahun

Bogor | Selasa, 23 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Video Maria Vania Joget di Pinggir Kolam Renang Kenakan Pakaian Ketat Bikin Netizen Heboh

Video Maria Vania Joget di Pinggir Kolam Renang Kenakan Pakaian Ketat Bikin Netizen Heboh

Bogor | Selasa, 23 Agustus 2022 | 17:53 WIB

Terkini

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

×