Diteror Usai Bedah Kasus Ferdy Sambo, Siapa Susno Duadji?

Rifan Aditya

Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:37 WIB
Diteror Usai Bedah Kasus Ferdy Sambo, Siapa Susno Duadji?
Susno Duadji - siapa Susno Duadji. (Facebook)

Suara.com - Mantan Kabareskrim Susno Duadji mengaku diteror setelah mengemukakan pandangannya terkait kasus Ferdy Sambo. Dalam sebuah stasiun TV, ia mengatakan ini adalah kasus pertama di mana perwira tinggi kepolisian terlibat pembunuhan. Lalu siapa Susno Duadji?

"Sampai dengan saat ini seingat saya benar demikian (pertama kali kasus pembunuhan dilakukan perwira tinggi Polri) termasuk diumumkan oleh pejabat yang paling tinggi di Polri juga baru kali ini," ujar Susno yang dikutip di acara Kompas TV, Selasa (9/8/2022).

Ia juga mengapresiasi kinerja Polri karena berani membuka kasus ini hingga menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka bersama anak buah lainnya.

"Kita apresiasi kepada bapak Kapolri dan lembaga Polri atas kinerja Polri yang telah berhasil mengungkap kasus ini, yaitu pembunuhan berencana atau pembunuhan yang direncanakan," tutur Susno.

Mantan Kabareskrim ini juga menduga masih ada tersangka selain empat orang yang ditetapkan dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J karena pasal yang disangkakan adalah Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana.

"Pasal yang dituduhkan, kita lihat bahwa pasal yang sangat subsidernya 338 yaitu pasal pembunuhan berencana dan diuntungkan kepada (Pasal)55, 56 berarti tidak seorang diri. Artinya, masih ada kemungkinan lagi selain empat orang ini ada yang lain lagi bisa jadi tersangka," papar Susno.

Siapa Susno Duadji

Merangkum pustakaarsip.kamparkab.go.id, Komjen Pol Drs. Susno Duadji, S.H, M.Sc. lahir di Pagar Alam, Sumatera Selatan pada 1 Juli 1954. Jabatannya terakhirnya adalah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri  yang dijabat sejak 24 Oktober 2008 hingga 24 November 2009. 

Sebelumnya Susno Duadji menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kapolda Jawa Barat. Untuk menempati posisi ini ia menempuh pendidikan dan karir yang tak mudah.

baca juga

Riwayat Pendidikan Susno Duadji

Susno Duadji adalah lulusan Akabri Kepolisian dan mengisi ilmunya dengan berbagai pendidikan seperti PTIK, S-1 Hukum, S-2 Manajemen, dan Sespati Polri. Ia juga mengikuti kursus dan pelatihan lain yaitu:

  • Senior Investigator of Crime Course tahun 1988
  • Hostage Negotiation Course (Antiteror) di Universitas Louisiana AS tahun 2000
  • Studi Perbandingan Sistem Kriminal di Kuala Lumpur Malaysia tahun 2001
  • Studi Perbandingan Sistem Polisi di Seoul, Korea Selatan tahun 2003
  • Training Anti Money Laundering Counterpart di Washington, DC, AS.

Dilahirkan sebagai anak kedua dari delapan bersaudara, ayah Susno adalah seorang sopir bernama Duadji dan ibunya, Siti Amah merupakan seorang pedagang kecil. Istrinya bernama Herawati dan memiliki dua orang putri.

Lulus dari Akademi Kepolisian 1977, Susno menghabiskan sebagian karirnya sebagai perwira polisi lalu lintas dan sudah belajar menguak kasus korupsi di 90 negara di dunia. 

Perjalanan Karier Susno Duadji

Karirnya meroket ketika ia dilantik jadi Wakapolres Yogyakarta dan setelah itu berturut-turut menjadi Kapolres Maluku Utara, Madiun, dan Malang. 

Susno Duadji mulai ke Ibu Kota Negara ketika ditugaskan jadi kepala pelaksana hukum di Mabes Polri dan mewakili institusinya membentuk KPK tahun 2003 dan pada tahun 2004 dia ditugaskan di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ). 

Menghabiskan tiga tahun di PPATK, Susno lalu dilantik menjadi Kapolda Jabar dan sejak 24 Oktober 2008, ia menjabat Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri menggantikan Bambang Hendarso Danuri.

Sejak saat itu, kode Susno dikenal sebagai Truno 3 yang artinya orang paling berpengaruh nomor tiga di Polri setelah Kapolri dan Wakapolri.

Kontroversi Susno Duadji

Susno Duadji menuai kontroversi setelah melempar pernyataan yang berbunyi “Ibaratnya di sini buaya disitu cicak. Cicak kok melawan buaya”. Pernyataan ini langsung booming seiring dengan ucapan Susno lainnya yang didapat dari sadapan KPK dalam kasus bank Century.

Kode “Truno 3″ disebut dalam percakapan itu dan pernyataan Susno yang berbunyi ”Jangan Pernah Setori Saya” juga sangat terkenal kala ia menjabat Kapolda Jabar.

Pada tanggal 5 November 2009, Susno Duadji menyatakan mundur namun pada 9 November 2009 ia kembali aktif sebagai Kabareskrim Polri. Pada 24 November 2009, Kapolri resmi memberhentikannya dari jabatan Kabareskrim. Demikian penjelasan tentang siapa Susno Duadji.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Susno Duadji, Eks Kabareskrim Polri yang Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Brigadir J

Profil Susno Duadji, Eks Kabareskrim Polri yang Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Brigadir J

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Mantan Kabareskim Susno Duadji Mewanti-wanti Keselamatan Bharada E: Makanan Hingga AC

Mantan Kabareskim Susno Duadji Mewanti-wanti Keselamatan Bharada E: Makanan Hingga AC

Depok | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:30 WIB

Irjen Ferdy Sambo Tersangka, Susno Duadji: Jadi Perwira Tinggi Pertama yang Terlibat Pembunuhan

Irjen Ferdy Sambo Tersangka, Susno Duadji: Jadi Perwira Tinggi Pertama yang Terlibat Pembunuhan

Batam | Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:39 WIB

Terkini

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:51 WIB

×