Apa itu Panic Buying? Begini Definisi, Penyebab dan Contoh Peristiwa

Rifan Aditya

Jum'at, 02 September 2022 | 06:17 WIB
Apa itu Panic Buying? Begini Definisi, Penyebab dan Contoh Peristiwa
Apa itu Panic Buying? Begini Definisi, Penyebab dan Contoh Peristiwa - Situasi SPBU di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Baru-baru ini Pemerintah Indonesia dikabarkan akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar Subsidi. Hal ini menyebabkan Panic Buying di masyarakat. Apa itu Panic Buying?

Kabar kenaikan harga BBM subsidi tersebut membuat sejumlah masyarakat berbondong-bondong menuju ke SPBU untuk membeli BBM sehingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah daerah. Tak sedikit dari mereka membeli dalam jumlah yang banyak karena khawatir akan kenaikan harga, meskipun harganya belum ditetapkan secara resmi sehingga menimbulkan panic buying. 

Untuk tahu tentang apa itu panic buying, simak berikut definisi, penyebab dan contoh peristiwa yang terjadi di Indonesia. 

Definisi Panic Buying 

Panic buying adalah perilaku pembelian secara berlebihan atau penimbunan terhadap suatu barang didasari karena rasa panik dan takut yang berlebih. Tindakan membeli suatu produk atau komoditas tertentu dalam jumlah yang besar ini disebabkan karena ketakutan secara tiba-tiba akan kekurangan ataupun kenaikan harga terhadap barang tersebut. 

Pada umumnya, Panic buying terjadi untuk mengantisipasi terjadinya suatu bencana ataupun setelah terjadinya suatu bencana. Panic buying atau disebut juga dengan pembelian karena panik dapat dikaitkan dengan pendapatan yang cenderung lebij tinggi, adanya anak-anak di rumah tangga, depresi serta kecemasan akan kematian, dan ketidakpercayaan dari orang lain atau paranoia. 

Penimbunan beberapa barang-barang penting belum banyak ditemukan pada awal abad ke-20. Saat flu Spanyol tiba di Inggris dan setelah Perang Dunia Pertama, orang-orang mulau panik dan bergegas untuk membeli kina serta obat-obatan lain sehingha menyebabkan ancaman kekurangan bahan tersebut pada tahun 1918. 

Nah sejak saat itulah, menurut pengamatan berulang kali selama terjadinya krisis, panic buying akan lebih sering terjadi di negara maju dan industri. Di mana orang-orang bersamsumsi jika mereka dapat mengakses makanan dan barang-barang penting dengan mudah di supermarket. 

Penyebab Panic Buying 

baca juga

Terjadinya fenomena panic buying dapat didorong oleh rasa ketakutan dan keinginan untuk berusaha keras untuk memadamkan rasa ketakutan itu. Seperti halnya antrian berjam-jam atau membeli dengan jumlah jauh lebih banyak dari yang Anda butuhkan. Panic buying menolong orang-orang sehingga mereka merasa dapat mengontrol situasi, menutut para ahli. 

Melansir dari BBC, terjadinya panic buying juga dapat dikatakan sebagai suatu mekanisme alami yang dilakukan oleh manusia untuk dapat merespon keadaan darurat yang terjadi disekitarnya. Sehingga daat manusia merasa tidak memiliki kontrol atas apa yang telah terjadi di sekelilingnya, maka mereka akan terus berupaya untuk memiliki kendali. 

Hal ini sejalan dengan apa yang tengah terjadi saat ini. Kabar kenaikan sejumlah barang-barang pokok dan meningkatnya jumlah kebutuhan membuat banyak orang tidak memiliki kendali atas kenaikan ini. Olah karena itu beberapa orang berupaya untuk mendapatkan barang-barang tersebut sebelum harganya naik. 

Contoh Peristiwa Panic Buying 

Fenomena panic buying kerap kali terjadi di Indonesia. Berikut ini beberapa peristiwa panic buying yang pernah terjadi di Indonesia: 

1. Merebaknya virus corona beberapa waktu lalu di sejumlah tempat menyebabkan banyak orang tidak mempunyai kendali untuk menghentikan terjadinya infeksi virus. Oleh karena itu, sejumlah orang berusaha untuk mencegah dengan menggunakan masker dan pemakaian handsanitizer.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Momen 'Kacau' Rencana Kenaikan BBM: Warga Kena Prank, Panic Buying hingga Turunnya Orang-orang Bertopeng

6 Momen 'Kacau' Rencana Kenaikan BBM: Warga Kena Prank, Panic Buying hingga Turunnya Orang-orang Bertopeng

News | Kamis, 01 September 2022 | 14:37 WIB

Bukan 1 September! Presiden Jokowi Sebut Masih Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Secara Hati-hati

Bukan 1 September! Presiden Jokowi Sebut Masih Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Secara Hati-hati

News | Kamis, 01 September 2022 | 12:45 WIB

Harga BBM Subsidi Belum Diumumkan Naik, Tapi yang Nonsubsidi Turun Hari Ini

Harga BBM Subsidi Belum Diumumkan Naik, Tapi yang Nonsubsidi Turun Hari Ini

Jatim | Kamis, 01 September 2022 | 08:34 WIB

Harga BBM Diisukan Bakal Naik, Malam-malam Antrean di SPBU Kota Tegal Mengular

Harga BBM Diisukan Bakal Naik, Malam-malam Antrean di SPBU Kota Tegal Mengular

Jawa Tengah | Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:09 WIB

Terkini

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×