Puan Mau Sukses Jadi Presiden 2024? Bisa Asal Berani Tolak Kenaikan Harga BBM

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 08 September 2022 | 10:50 WIB
Puan Mau Sukses Jadi Presiden 2024? Bisa Asal Berani Tolak Kenaikan Harga BBM
Gaya Puan Maharani kenakan kebaya Kutubaru di sidang tahunan MPR 2022. (Ist)

Suara.com - Aksi buruh berdemo di depan Gedung DPR sambil membawa foto Ketua DPR RI Puan Maharani yang sedang menangis turut menjadi perhatian. Momen Puan menangis itu sendiri terjadi saat kenaikan harga BBM di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai jika aksi buruh membawa foto Puan menangis merupakan bukti ingatan publik yang tidak akan hilang begitu saja.

Menurutnya, foto itu sengaja dibawa peserta aksi unjuk rasa untuk mengingatkan kinerja Puan agar konsisten dalam merespons permasalahan yang sama.

"Foto itu tampaknya sengaja dibawa para pendemo untuk mengingatkan Puan agar konsisten dalam merespons persoalan yang sama," kata Jamiludin dalam keterangan persnya, Kamis (8/9/2022).

"Puan ditantang pendemo untuk juga menentang kebijakan Joko Widodo menaikkan harga BBM dengan tetesan air mata sebagaimana ia menentang yang kebijakan Susilo Bambang Yodhoyono," lanjutnya.

Jamil mengatakan bahwa tuntutan pendemo yang menolak BBM sambil membawa foto Puan itu sangat wajar. Apalagi, Puan menjabat sebagai Ketua DPR yang bertugas menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawasi kebijakan yang diambil eksekutif.

"Untuk itu, Puan seharusnya mendengarkan sungguh-sungguh aspirasi rakyat terkait kebijakan yang diambil eksekutif. Kalau rakyat menolak kebijakan eksekutif, sudah seharusnya Puan memperjuangkannya untuk membatalkan kebijakan eksekutif tersebut," ujarnya.

Jamil menilai tidak seharusnya Puan memahami kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM/ Pasalnya, mayoritas rakyat menolak kenaikan harga BBM, sehingga peran dinilainya sangat tidak aspiratif ataupun tidak melaksanakan fungsi pengawasan.

Lebih lanjut, situasi itu justru akan semakin menurunkan elektabilitas Puan Maharani jika maju sebagai capres 2024. Rakyat malah akan sulit percaya kepada Puan yang dinilai bisa mengabaikan suara mereka jika sampai menjadi presiden.

baca juga

"Kalau saat ini saja Puan sudah tidak aspiratif, tentu rakyat akan sulit menilainya layak menjadi presiden. Rakyat akan khawatir Puan akan mengabaikan suara rakyat bila nantinya menjadi presiden," ujarnya.

Maka jika Puan ingin terpilih menjadi presiden, Jamil menyebut bahwa peristiwa ini menjadi momen yang tepat bagi Puan untuk unjuk gigi dengan menolak kenaikan garga BBM.

"Karena itu, bila Puan ingin sukses menjadi capres dan kelak akan terpilih, maka saat inilah momen yang tepat menunjukkan dirinya sebagai pemimpin yang aspiratif. Puan harus berani melakukan fungsi pengawasan dengan menolak kebijakan menaikkan harga BBM," sarannya.

"Jadi, momen kenaikan harga BBM akan menguji kelayakan Puan sebagai pemimpin yang sesungguhnya. Kalau Puan berani menolak kenaikkan harga BBM, maka ia layak menjadi capres pada Pilpres 2024," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Berlanjut, Ini Kata Polisi Soal Pengalihan Arus Lalu Lintas

Aksi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Berlanjut, Ini Kata Polisi Soal Pengalihan Arus Lalu Lintas

Depok | Kamis, 08 September 2022 | 10:40 WIB

Dinsos Catat Sebanyak 340.921 Keluarga di DIY Dapat BLT BBM

Dinsos Catat Sebanyak 340.921 Keluarga di DIY Dapat BLT BBM

Jogja | Kamis, 08 September 2022 | 10:35 WIB

Petugas SPBU Marahi Pemotor Gegara Diduga Tak Sabar dan Serobot Antrean, Publik: Harga BBM naik Semua Emosi

Petugas SPBU Marahi Pemotor Gegara Diduga Tak Sabar dan Serobot Antrean, Publik: Harga BBM naik Semua Emosi

Hits | Kamis, 08 September 2022 | 10:41 WIB

Terpopuler: Demo Pengemudi Ojol di Cirebon, Pembunuh Calon Mubalig LDII Terancam Hukuman Mati

Terpopuler: Demo Pengemudi Ojol di Cirebon, Pembunuh Calon Mubalig LDII Terancam Hukuman Mati

Jabar | Kamis, 08 September 2022 | 10:05 WIB

Respons Kenaikan Harga BBM: BEM SI akan Demo di Jakarta Hari Ini, Polisi Berharap Mereka Tertib

Respons Kenaikan Harga BBM: BEM SI akan Demo di Jakarta Hari Ini, Polisi Berharap Mereka Tertib

News | Kamis, 08 September 2022 | 09:57 WIB

Geger Massa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Bawa Poster dengan Tulisan Cabul, Banjir Kritikan

Geger Massa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Bawa Poster dengan Tulisan Cabul, Banjir Kritikan

Hits | Kamis, 08 September 2022 | 10:36 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×