Muncul Seruan Sikat Pelaku Politik Identitas Sebelum 'Pecicilan' di Pilpres 2024

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:41 WIB
Muncul Seruan Sikat Pelaku Politik Identitas Sebelum 'Pecicilan' di Pilpres 2024
Ilustrasi Pilpres 2024. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Pemilu 2024 memang masih dua tahun lagi. Namun, kini sejumlah partai politik sudah mulai bergerak dalam berkoalisi hingga menyiapkan calon presiden atau capres yang ingin mereka usung.

Ramainya persiapan Pilpres 2024 pun ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. Ia mengamini jika pergerakan menuju pesta demokrasi terbesar sudah berjalan on the track.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Teddy menilai pergerakan politik mempersiapkan Pemilu 2024 sejauh ini berjalan baik. Ini karena tidak terlihat adanya kelompok yang memainkan politik identitas.

"Ini menggembirakan, karena sampai saat ini belum terlihat kelompok yang memainkan politik identitas mengotori proses demokrasi," sentil Teddy seperti dalam keterangan persnya.

Karena itu, Teddy mengingatkan agar jangan membiarkan kelompok pengusung politik identitas muncul dan bermain. Ia juga mengingatkan bahwa UU Pemilu belum bisa dipakai untuk menghukum pelaku politik identitas.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menunggu atau hanya mengandalkan UU Pemilu. Hal tersebut ditakutkan akan membuat pelaku politik identitas terlanjur bergerak.

"Jika menunggu gunakan UU Pemilu, maka sia-sia nantinya, karena kelompok itu sudah terlanjur menyatu dalam strategi pemenangan," pesannya.

Aturan terkait politik identitas memang tidak ada di UU Pemilu. Namun, Teddy menyebut kelompok yang menjual politik identitas bisa dibersihkan.

"Langsung dibersihkan! Aturan sudah ada tinggal eksekusi. Tidak perlu terbebani oleh kelompok yang mengatasnamakan rakyat, umat dan lainnya. Bersihkan segera," desaknya.

baca juga

Teddy menjelaskan mengapa memberantas politik identitas sulit jika suatu kelompok sudah mengakar dan bahkan sudah menyatu dengan strategi pemenangan.

Pasalnya saat akan memberi sanksi, sudah ada pembelaan besar-besaran yang mengarah pada kerusuhan. Hal itu membuat aparat sulit untuk menerapkan sanksi, karena banyak pertimbangan.

"Makanya sebelum mereka menyatu dalam pergerakan politik, hentikan sejak dini, baik untuk Pemilu maupun Pilkada 2024. Jangan biarkan kelompok-kelompok ini merusak demokrasi dalam Pemilu maupun Pilkada," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani Sebut PDIP Masih Menunggu Momentum Umumkan Capres untuk 2024

Puan Maharani Sebut PDIP Masih Menunggu Momentum Umumkan Capres untuk 2024

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:22 WIB

Enggak Nyangka, PDIP Punya Kans Berjaya Jika Paksa Puan Lawan Anies di Pilpres 2024

Enggak Nyangka, PDIP Punya Kans Berjaya Jika Paksa Puan Lawan Anies di Pilpres 2024

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:14 WIB

Cak Imin Akui Anies Jadi Alasan Kenapa PKB Sulit Koalisi dengan NasDem

Cak Imin Akui Anies Jadi Alasan Kenapa PKB Sulit Koalisi dengan NasDem

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 12:56 WIB

Anies Dituduh Bapak Politik Identitas, NasDem Pasang Badan: Mana Ada Manusia Sempurna

Anies Dituduh Bapak Politik Identitas, NasDem Pasang Badan: Mana Ada Manusia Sempurna

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 12:37 WIB

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Berpotensi Tarik Gerbong KIB Menuju Pilpres 2024, Ini Kata Pengamat

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Berpotensi Tarik Gerbong KIB Menuju Pilpres 2024, Ini Kata Pengamat

Sumut | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 12:30 WIB

Ganjar Pranowo Ogah Diusung PSI Jadi Capres 2024, Abu Janda Beri Komentar Menohok: Tega Banget

Ganjar Pranowo Ogah Diusung PSI Jadi Capres 2024, Abu Janda Beri Komentar Menohok: Tega Banget

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×