Gegara Usung Anies, Relawan Jokowi Minta Presiden Copot Menteri dari NasDem: Tidak Mau Bangsa Kacau Balau

Dany Garjito, Fita Nofiana

Senin, 10 Oktober 2022 | 22:29 WIB
Gegara Usung Anies, Relawan Jokowi Minta Presiden Copot Menteri dari NasDem: Tidak Mau Bangsa Kacau Balau
Konferensi pers Relawan Jokowi (tangkapan layar/ YouTube)

Suara.com - Relawan Jokowi melayangkan surat terbuka pada Presiden Joko Widodo untuk memecat menteri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Para relawan menganggap bahwa NasDem yang mengusung Anies Baswedan sudah tak sejalan lagi dengan pemerintahan Jokowi.

"Sehubungan dengan pemeberitaan di media massa, mengenai deklarasi Partai NasDem tentang Anies Baswedan yang diusung jadi presiden 2024," kata salah satu relawan Jokowi, Fredi Moses Ulemlem dalam konferensi pers yang tayang di Youtube.

"Apa yang dilakukan NasDem sungguh membuat publik memanas bahkan dianggap tidak memikirkan sama sekali bangsa, karena deklarasi tersebut dilakukan saat Indonesia berduka," imbuhnya. 

Lebih lanjut Fredi menyayangkan NasDem yang merupakan koalisi pemerintah dengan tiga menteri malah mengusung Anies di mana sedang diusur KPK terkait Formula E. Apalagi Anies sering kali direkatkan dengan politik identitas.

Konferensi pers Relawan Jokowi (tangkapan layar/ YouTube)
Konferensi pers Relawan Jokowi (tangkapan layar/ YouTube)

Diketahui tiga menteri NasDem yang kini menjabat di kabinet yakni Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Dengan berbagai tersebut, Relawan Jokowi memberikan rincian surat terbuka kepada Presiden Jokowi, antara lain:

1. Meminta Presiden Jokowi untuk mempertimbangakan aspirasi relawan.

2. Meminta Presiden untuk segera memberhentikan para menteri yang berasal dari partai NasDem.

baca juga

3. Meminta visi misi presiden salah satunya adalah pemberantasan korupsi, agar kasus Formula E dapat dituntaskan.

4. Relawan akan terus mengawal kepentingan presiden sebagai kepala negara hingga selesai prisode.

5. Relawan tidak ingin bangsa dibuat kacau balau oleh para kelompok intoleran, radikalisme, dan pengusung khilafah.

Surat terbuka tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dilakukan di sebuah di Jakarta pada Senin (10/10/2022)

Hubungan NasDem-Jokowi Usai Usung Anies

Politikus Partai NasDem, Zulfan Lindan menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan deklarasi Anies Baswedan.

"Bagaimana hubungan NasDem atau Pak Surya Paloh dengan Presiden Jokowi? enggak ada masalah, kalau mau deklarasi ini pun Pak Surya lapor ke presiden," ujar Zulfan di kanal YouTube Total Politik.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan dalam pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan dalam pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Tidak ada kata jangan atau apa, jalan saja. Karena kita kan punya tanggung jawab mengawal pemerintahan ini sampai 2024. Jadi apapun selama sampai 2024 ini pasti NasDem bersama presiden," imbuhnya.

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh membeberkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi terkait pencalonan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan diusung NasDem di Pilpres 2024.

"Ketika ditanya apakah saya sudah membicarakan apakah tanggapan beliau (Jokowi) terhadap pencalonan Anies. Beliau ucapkan 'baik bagus saya menghargai itu'. Jadi saya pikir itu lebih dari cukup," kata Surya di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Menurut Surya Paloh, bahwa komunikasinya dengan Jokowi selama ini intens dilakukan. Ia mengungkapkan bertemu Jokowi kurang lebih 10 hari lalu. Namun belakangan kondisi Surya sendiri sedang tidak fit.

Ke depan menurutnya, Surya akan menjalin lagi pertemuannya dengan Jokowi.

"Jadi memang waktu singkat saya juga akan bertemu kembali, karena memang komunikasi yang terjalin selama hampir 7 tahun lebih, 8,5 tahun itu berjalannya intens hampir rutin pertemuan saya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Rizky Billar di Depan Lesti Kejora, Ivan Gunawan: Beli Apa-apa Semua Harus Pake Nama Lu

Singgung Rizky Billar di Depan Lesti Kejora, Ivan Gunawan: Beli Apa-apa Semua Harus Pake Nama Lu

Kaltim | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:34 WIB

Parah, Alasan Pamungkas Gesekkan HP ke Alat Vital saat Manggung Demi Senangkan Penggemar

Parah, Alasan Pamungkas Gesekkan HP ke Alat Vital saat Manggung Demi Senangkan Penggemar

Purwokerto | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:27 WIB

Terkait Isu Ijazah Palsu Presiden Jokowi, Gibran: Bosen Nanggepi Aku

Terkait Isu Ijazah Palsu Presiden Jokowi, Gibran: Bosen Nanggepi Aku

Kalbar | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:27 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×