Mengenal Apa itu Pig Butchering, Penipuan Cryptocurrency yang Marak Terjadi

Rifan Aditya

Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:55 WIB
Mengenal Apa itu Pig Butchering, Penipuan Cryptocurrency yang Marak Terjadi
Ilustrasi Apa itu Pig Butchering. (Pexels)

Suara.com - Baru-baru ini ada modus penipuan dengan istilah pig butchering scam tengah menjadi sorotan masyarakat luas, terlebih ada satu korban yang berasal dari Indonesia. Korban tersebut merupakan seorang perempuan dari Jawa Barat yang mengaku mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Diketahui, korban tersebut tergiur mengikuti investasi bodong tersebut setelah mendapatkan pesan dari direct message (DM) Instagram dari seseorang yang mengaku berasal dari Korea Selatan. Ia kemudian kehilangan aset finansial mencapai Rp550 juta. Lantas apa itu Pig Butchering? Simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Pig Butchering

Pig Butchering adalah salah satu modus penipuan yang kini sedang marak di dunia investasi kripto (cryptocurrency). Modus ini dimulai oleh pelaku yang mengiming-imingi sang korban atau investor dengan keuntungan yang besar.

Biasanya sang pelaku terlebih dahulu membangun kepercayaan kepada korban. Setelah korban merasa yakin, pelaku akan mempengaruhi korban hingga mengalami kerugian yang sangat besar.

Istilah Pig Butchering memiliki arti “potong babi” yang mana seperti seorang peternak yang menggemukkan babinya sebelum disembelih untuk mendapatkan daging yang banyak. Apabila dalam kasus investasi kripto, korban akan dibangun kepercayaannya terlebih dahulu sebelum ditipu melalui investasi tersebut.

Mereka dibuat percaya dengan dijanjikan keuntungan besar dari uang yang telah dikeluarkan untuk berinvestasi melalui platform palsu yang diberikan oleh penipu.

Kenali Ciri-ciri Pig Butchering

Adapun beberapa ciri-ciri pelaku yang melakukan Pig Butchering yang harus Anda waspadai:

baca juga

1. Menggunakan identitas palsu

Orang yang harus Anda waspadai sebagai penipu adalah orang yang tidak menggunakan identitas asli di media sosial.

Dengan ini, korban tidak akan mengenali wajah dan identitas penipu serta sulit untuk diidentifikasi. Biasanya, pelaku akan memperlihatkan gaya hidup mewah untuk menipu para korbannya.

2. Membangun kepercayaan

Pelaku akan mengajak berkenalan kepada korban dan mencoba untuk memulai percakapan yang bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan.

Biasanya penipu akan menanyakan banyak hal personal seperti pekerjaan, keluarga dan lain sebagainya. Pelaku ingin mengumpulkan informasi untuk memanipulasi para korbannya.

3. Mengajak berinvestasi korban

Apabila pelaku sudah cukup mengenal korban dengan baik, maka selanjutnya pelaku memulai untuk mengajak korban untuk berinvestasi.

Pelaku akan memberikan bukti bahwa pelaku telah sukses berinvestasi dengan mendapatkan banyak uang. Bahkan pelaku akan mendorong korban untuk menjual asetnya guna berinvestasi dengan pelaku.

4. Kabur dan hilang kontak

Setelah rencana penipuan berhasil, pelaku akan memblokir media sosial maupun kontak pribadi Anda dan kabur. Korban tidak bisa lagi mengajukan penarikan dana yang telah diinvestasikan dan bahkan menyadari bahwa website yang digunakan merupakan penipuan.

Lantas bagaimana agar terhindar dari metode Pig Butchering Scam ini? 

  • Pastikan untuk selalu memverifikasi validitas terhadap orang yang mengajak melakukan investasi
  • Selalu waspada terhadap nama domain pada website investasi yang akan digunakan
  • Tidak mengunduh dan menggunakan aplikasi yang tampaknya merugikan sebagai alat untuk berinvestasi

Demikian informasi seputar Pig Butchering Scam yang berkedok mendekati korban hingga mengalami kerugian yang sangat besar. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan dapat terhindar dari segala jenis penipuan dengan kedok investasi.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duhh! PNS Satpol PP di Ngawi Terlibat Penipuan Tekrutmen Tenaga Kerja di PT Pertamina

Duhh! PNS Satpol PP di Ngawi Terlibat Penipuan Tekrutmen Tenaga Kerja di PT Pertamina

Jatim | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:08 WIB

Terduga Pelaku Penipuan Wartawan di Bandar Lampung Ditangkap di Jakarta, Modus Jual Beli Mobil

Terduga Pelaku Penipuan Wartawan di Bandar Lampung Ditangkap di Jakarta, Modus Jual Beli Mobil

Lampung | Rabu, 12 Oktober 2022 | 10:55 WIB

Nyesek! Bapak-bapak Jadi Korban Penipuan, Tetap Full Senyum Padahal Kena PHP Pas Beli HP

Nyesek! Bapak-bapak Jadi Korban Penipuan, Tetap Full Senyum Padahal Kena PHP Pas Beli HP

Your Say | Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×