Hasil Audit Kementerian PUPR Terkait Stadion Kanjuruhan Dikritik Pedas Warganet

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:29 WIB
Hasil Audit Kementerian PUPR Terkait Stadion Kanjuruhan Dikritik Pedas Warganet
Suasana stadion Kanjuruhan usai tragedi Kanjuruhan yang sebabkan 132 jiwa melayang. (Suara.com/Dimas Angga)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini telah mengumpulkan sejumlah hasil audit terkait gedung dan sarana prasarana Stadion Kanjuruhan sebagai respons terhadap insiden berdarah yang terjadi di lokasi tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan jajarannya sebelumnya telah menyambangi Stadion Kanjuruhan pada Kamis (13/10/2022) kemarin dan menemukan beberapa hal yang perlu dibenahi terkait sarana dan prasarana.

Melalui kunjungan tersebut, Kementerian PUPR merumuskan beberapa hasil audit yang memuat rekomendasi. Beberapa dari rekomendasi tersebut terkait dengan Insiden Kanjuruhan yang terjadi pada awal Oktober lalu.

Sayangnya, publik merasa tak dipuaskan oleh hasil audit tersebut. Hal tersebut terbukti dari beberapa warganet yang melayangkan kritik mereka terhadap hasil audit tersebut.

Berikut 4 poin hasil audit Kementerian PUPR terhadap Stadion Kanjuruhan.

Empat poin hasil audit Kementerian PUPR

  1. Tidak ditemukannya tangga akses penonton di Tribun Ekonomi, tribun tersebut hanya terdiri atas tempat duduk tanpa single seat,
  2. Ada dua jenis pintu masuk Stadion Kanjuruhan, yakni pintu dorong atau pintu harmonika dan pintu mengayun. Pintu tersebut terletak terlalu dekat dengan akses tangga dari tribun,
  3. Tidak ada pintu darurat yang dapat diakses penonton dalam kondisi kedaruratan. Pintu sejenis pintu darurat hanya berupa pintu servis untuk akses masuk pemadam kebakaran dan ambulans,
  4. Penerangan dan kamar kecil penonton memiliki kondisi yang tidak layak. Pagar pembatas lapangan dapat dengan mudah dipanjat penonton.

Basuki menilai bahwa letak tangga yang langsung menyentuh pintu menyimpan bahaya yakni penonton berisiko terjatuh.

“Untuk pintu, pada saat orang turun dari tangga itu langsung menuju pintu. Sehingga, dalam kondisi panik dan mungkin gelap, kemungkinan jatuh karena curam dengan anak tangga yang tidak standar,” terang Basuki saat ditemui usai evaluasi teknis tentang kondisi bangunan Stadion Kanjuruhan Kamis (13/10/2022).

Adapun hasil audit tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung sekaligus Peraturan Menerin Pemuda dan Olahraga Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Standar Prasarana dan Sarana Stadion dan Lapangan Sepak Bola.

baca juga

Warganet kritik hasil audit

Hasil audit tersebut tak diterima dengan positif oleh publik. Beberapa warganet turut mengkritisi beberapa poin yang hasil audit itu.

Seorang warganet menyoroti soal audit terhadap kondisi tangga yang menjadi 'kambing hitam' meninggalnya ratusan orang di Stadion Kanjuruhan.

"Orang jatuh dari tangga mah mentok patah tulang, yakali 130 orang mati gara-gara jatuh dari tangga, cari-cari kambing hitam terus," tulis seorang warganet.

"Mereka mati sesak karena gas air mata kadalursa, bukan karena terinjak-injak. Jadi statemen yang dikatakan pak kepala PUPR itu omong kosong. Lebih ke arah cari aman doang," kritik warganet.

Warganet lain tak puas terhadap audit tersebut lantaran tak memuat kesimpulan layak atau tidaknya stadion.

"Lebih tepat hasil monitoring aja si ini kayaknya. Evaluasi biasanya menyebut simpulan layak/gak si, apalagi audit," tulis lainnya.

Warganet lain menyayangkan bahwa kementerian baru melakukan audit setelah ratusan jiwa meninggal dunia di stadion tersebut.

"Yah namanya juga Indonesia, nungggu orang mati dulu baru di audit," sindir warganet lain.

"Seluruh bangunan yang berada di dalam stadion salah semua, hingga lupa dengan air mata," sentil lainnya.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seni Mural Tragedi Kanjuruhan di Malang, Ada Gambar Tembakan Gas Air Mata Polisi

Seni Mural Tragedi Kanjuruhan di Malang, Ada Gambar Tembakan Gas Air Mata Polisi

Foto | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:09 WIB

Staf Dispora Malang Trauma Tragedi Kanjuruhan: Takut ke Kamar Mandi, Ngeri Sholat di Musala, Ingat Jenazah Berjejer

Staf Dispora Malang Trauma Tragedi Kanjuruhan: Takut ke Kamar Mandi, Ngeri Sholat di Musala, Ingat Jenazah Berjejer

Bola | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:56 WIB

Repons Jokowi Soal Laporan TGIPF Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang

Repons Jokowi Soal Laporan TGIPF Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang

Cianjur | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Anggota Exco PSSI Minta Iwan Bule Acuhkan Permintaan Warganet: Kalau Anda Mundur, Itu Tidak Jantan

Anggota Exco PSSI Minta Iwan Bule Acuhkan Permintaan Warganet: Kalau Anda Mundur, Itu Tidak Jantan

Depok | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:39 WIB

Anggota TNI Serda BTW jadi Tersangka! Aniaya Aremania Pakai Tendangan Kungfu saat Tragedi Kanjuruhan

Anggota TNI Serda BTW jadi Tersangka! Aniaya Aremania Pakai Tendangan Kungfu saat Tragedi Kanjuruhan

Dexcon | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:28 WIB

Kasus Tendangan Kungfu Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan, Serda BTW Resmi Tersangka!

Kasus Tendangan Kungfu Anggota TNI di Tragedi Kanjuruhan, Serda BTW Resmi Tersangka!

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×