Momen Afung Bos CCTV Dikenalkan AKP Irfan ke Satpam Kompek Rumah Dinas Ferdy Sambo: Ini Teknisi Saya Mau Ganti DVR

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Momen Afung Bos CCTV Dikenalkan AKP Irfan ke Satpam Kompek Rumah Dinas Ferdy Sambo: Ini Teknisi Saya Mau Ganti DVR
Terdakwa kasus merintangi penyidikan atau 'obstruction of justice' pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Irfan Widyanto. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

Suara.com - Tjong Djiu Fung a.k.a Afung menerima pesan singkat melalui sambungan WhatsApp pada Sabtu 9 Juli 2022. "Izin Pak Afung, saya Irfan", demikian pesan tersebut.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 15.00 WIB, ponsel Afung berdering. Sosok yang mengirim pesan atas Nama Irfan Widyanto memesan dua unit DVR CCTV dan bertanya soal model dan merek benda tersebut.

Irfan merupakan anggota Polri yang mendapat perintah untuk mengganti DVR CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia juga menjadi terdakwa dalam kasus obstruction of justice pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Saya Irfan mau ganti DVR," kata Afung menurikan ucapan Irfan ketika hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022).

"Terus saya tanya model dan size apa," lanjut dia.

Afung mengatakan, saat itu Irfan memesan dua unit DVR CCTV model lama. Namun pesanan Irfan sedang kosong di pasaran, sehingga Afung menawarkan DVR CCTV yang kualitasnya lebih bagus.

"Merek baru apa lama?" tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Lama," jawab Afung.

"Spek yang diminta terdakwa?" tanya JPU.

"Karena yang dipasaran lagi kosong. Lalu saya kasih menu DVR sama dan kualitas lebih bagus," ucap Afung.

Saat itu, Irfan melakukan pembayaran melalui transfer di aplikasi m banking. Namun, Afung menyebut pihak yang melakukan pembayaran bukan atas nama Irfan -- meski nilai pembayarannya sama.

"Atas nama beda. Tapi nilainya benar. Yang penting saya jual barang," beber Afung.

Afung lebih dulu mengirim dua unit DVR CCTV tersebut melalui ojek online. Sekitar pukul 17.50 WIB, Afung baru tiba di dekat Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, tepatnya di tempat cuci mobil.

"Dia tidak bilang di mana, cuma dia ada kirim lokasi dekat Duren Tiga ada tempat cuci mobil di situ. Saya suruh tunggu sana. Saya datang, Irfan sudah di sana," papar Afung.

Sependek ingatan Afung, Irfan sudah menunggu bersama dua sampai tiga orang. Tidak lama berselang, Irfan masuk ke dalam Komplek Polri Duren Tiga dan bertemu Abdul Zapar, satpam yang berjaga di sana pada saat itu.

"Ini teknisi saya mau ganti DVR," kata Afung yang menirukan percakapan Irfan kepada Zapar.

"Saat itu terdakwa ngapain?" tanya JPU.

"Di situ saya lihat channel nomor 1 sama hitam. Hitam dalam arti antara tidak kecolok dengan benar atau mati. Tapi saya mikir kok ada dua recorder. Kata Irfan ya sudah pasang saja," ucap Afung.

Afung mengatakan, DVR CCTV lama yang hendak diganti masih dalam kondisi bagus. Hanya saja, dia tidak melihat lebih rinci terkait apa yang terlihat di layar monitor.

"Artinya DVR lama masih bagus, cuma ganti yang baru?" papar JPU.

"Siap," ucap Afung.

"Tampilan layar monitor bagus?" lanjut JPU.

"Saya tidak lihat rekaman karena saya cuma diminta ganti saja," ucap Afung.

"Apa alasan terdakwa suruh saksi ganti DVR?" tanya JPU.

Aparat Brimob bersenjata lengkap jaga rumah dinas Ferdy Sambo jelang rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022). (Suara.com/Yasir)
Aparat Brimob bersenjata lengkap jaga rumah dinas Ferdy Sambo. (Suara.com/Yasir)

"Tidak tahu. Saya kan pekerja dapet order semua bukan urusan saya," pungkas Afung.

Peran Irfan

Irfan merupakan anak buah dari tim CCTV kasus KM. 50, Agus Cahya a.k.a Acay mendapat tugas untuk mengganti CCTV yang berada di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dia berkoordinasi dengan Agus Nurpatria Adi Purnama, eks Kaden A Biro Paminal Divisi Propam Polri terkait jumlah CCTV yang ada di lokasi.

Dalam hal ini, Irfan mendapat perintah dari Agus untuk mengganti DVR CCTV yang berada di pos security dan di rumah eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Hal itu disampaikan jaksa ketika membacakan surat dakwaan Agus selaku terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J.

Usai menjalankan aksinya, Irfan ditelpon oleh terdakwa Chuck Putranto, eks Korspri Kadiv Propam Polri. Saat itu Chuck kembali menekankan apakah tugas mengganti DVR CCTV itu sudah dilaksanakan atau belum.

"Jangan lupa untuk mengganti dengan DVR yang baru," kata Chuck kepada Irfan sebagaimana dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022).

Irfan lantas menghubungi pemilik usaha CCTV bernama Tjong Djiu Fung alias Afung. Dalam sambungan telepon itu, Irfan memesan dua unit kamera CCTV dan meminta Afung datang ke Komplek Polri Duren Tiga untuk menggantinya.

Afung pun tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung diantar Irfan menuju pos security. Kemudian, Irfan bertemu dengan security berama Abdul Zapar dan menyampaikan hendak mengganti DVR CCTV.

Zapar tidak langsung memberi izin dan menyampaikan kepada Irfan kalau dirinya harus lebih dulu melapor ke Ketua RT. 05 RW. 01. Namun Irfan melarang Zapar yang saat itu hendak menghubungi ketua RT.

"Bahkan, saksi Abdul Zapar dihalangi untuk tidak boleh masuk ke pos pengamanan komplek Polri Duren Tiga," lanjut Jaksa.

Pada momen itu, Irfan melihat layar monitor di DVR CCTV masih menyala dan bergerak. Hanya saja, dia tidak ingat soal jumlah channel yang tertera pada monitor tersebut.

Di tempat yang sama, Afung masih menjalankan tugasnya. Dia mengganti dua DVR CCTV yang ada di pos security. Afung juga mengganti DVR CCTV yang ada di rumah Ridwan Soplanit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Banyak Drama, Bibi Brigadir J Menangis Haru Minta Bharada E untuk Jujur dalam Persidangan

Lebih Banyak Drama, Bibi Brigadir J Menangis Haru Minta Bharada E untuk Jujur dalam Persidangan

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:17 WIB

Disuruh Menghadap ke Duren Tiga Usai Brigadir J Dibunuh, Acay Kaget Ferdy Sambo Pasang Muka Marah Sambil Merokok

Disuruh Menghadap ke Duren Tiga Usai Brigadir J Dibunuh, Acay Kaget Ferdy Sambo Pasang Muka Marah Sambil Merokok

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Kuat Maruf Akan Dihadapkan dengan 12 Saksi dan Orangtua Brigadir J Langsung

Kuat Maruf Akan Dihadapkan dengan 12 Saksi dan Orangtua Brigadir J Langsung

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Menanti Pertemuan Ferdy Sambo dengan Orang Tua Brigadir J di Persidangan

Menanti Pertemuan Ferdy Sambo dengan Orang Tua Brigadir J di Persidangan

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Sebut Keterangan dari Keluarga Brigadir J Cuma Asumsi: Kita Ungkap Kebenarannya!

Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Sebut Keterangan dari Keluarga Brigadir J Cuma Asumsi: Kita Ungkap Kebenarannya!

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB