Depok.suara.com - Tangis haru datang dari keluarga Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) dalam lanjutan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2022). Bibi Brigadir J menyebut kasus ini lebih banyak drama yang tak kunjung bertemu titik akhirnya.
Bibi Brigadir J dengan tangis histeris dan nada tinggi kemudian meminta agar Bharada Eliezer atau Bharada E yang merupakan saksi untuk bicara sejujurnya. Dirinya berharap jangan ada yang ditutupi demi ketenangan almarhum Brigadir J dan keluarga.
"Jadi sekarang kejujuranmu yang kami minta. Tentang ibu PC, Ferdy sambo, sekarang ini jujur kamu. Biar kami lega, biar almarhum tenang," setidaknya itulah ungkapan perih bibi Brigadir J terhadsp Bharada E, seperti dilansir dari Instagram @insta_julid, Rabu, 26 Oktober 2022.
Diketahui kasus pembunuhan Brigadir J ini telah memasuki tahap persidangan. Mulai dari sidang dakwaan hingga pemanggilan saksi. Namun pada sidang terakhir keluarga Brigadir J datang termasuk bibi dan pacarnya Vera Simanjuntak.
Pernyataan bibi Brigadir J dengan
nada keras dan tinggi tampaknya membuat Bharada Eliezer, merasa bertambah sedih dan luka. Walau sebenarnya dia sudah meminta maaf kepada kedua orang tua Brigadir J sebelum sidang di mulai.
Disebutkan dirinya juga menegaskan akan akan berkata sejujurnya tentang pembunuhan Brigadir J dan membelanya untuk terakhir kali. Namun tuntutan keluarga Brigadir J semakin besar saat persidangan di mulai.
Kuasa Hukum Bharada Eliezer, Rudy, sempat mengelus punggung kliennya untuk ikut menenangkan. Sentuhan itu berarti bagi Bharada E untuk menjaga emosional kliennya tetap tenang.
Mendengar permohonan dari bibi Brigadir J yang emosional dan menyampaikannya dengan nada tinggi pun membuat Bharada E hanya bisa mengangguk tanda setuju. Dia tidak mengatakan sepatah katapun untuk menjawab permintaan itu.
Baca Juga: Persib Bandung Tunggu Kepastian Trofeo Bersama Borussia Dortmund