Kanada Merepatriasi 2 Perempuan dan 2 Anak-anak dari Suriah

Diana Mariska

Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:03 WIB
Kanada Merepatriasi 2 Perempuan dan 2 Anak-anak dari Suriah
Islamic State. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kanada telah merepatriasi empat warganya, yang terdiri dari dua wanita dan dua anak-anak, dari sebuah kamp yang berlokasi di timur laut Suriah.

Kamp itu sendiri disebut diperuntukkan bagi orang-orang yang diduga anggota ISIS beserta keluarga mereka.

Seperti diberitakan oleh Al Jazeera, hal ini dikonfirmasi oleh pemerintah Kanada pada Rabu (26/10) yang mengatakan bahwa empat warga negara mereka telah berhasil dipulangkan.

Kanada juga berterima kasih kepada pihak berwenang di Suriah atas kerja sama mereka dan “upaya untuk merawat orang-orang yang ditahan di tengah situasi keamanan dan keadaan yang sangat sulit”, sebut Kantor Urusan Global Kanada dalam sebuah pernyataan.

Pihak kepolisian di Kanada, yaitu Royal Canadian Mounted Police (RCMP), mengatakan bahwa Oumaima Chouay (27) ditangkap di bandara di Montreal sekembalinya ia dari Suriah pada Selasa malam dan dihukum dengan dugaan pelanggaran "terorisme".

Sementara itu, pengacara Kimberly Polman (50) mengatakan kliennya ditahan untuk waktu singkat ketika ia mendarat pada Rabu pagi dan kemudian dibebaskan.

Tidak ada informasi mengenai kedua WN anak-anak.

Kanada termasuk di antara beberapa negara Barat yang menghadapi tekanan publik untuk memulangkan warga yang bergabung dengan ISIS, yang telah menguasai sebagian besar wilayah di Suriah dan Irak.

Dalam laporan pada Juni 2020, Human Rights Watch Canada mengatakan setidaknya ada 47 warga Kanada, termasuk 26 anak-anak, yang ditahan oleh otoritas pimpinan Kurdi di kamp-kamp yang berbeda.s.

Chouay sendiri telah menjadi subjek penyelidikan sejak 2014 oleh pasukan kontraterorisme Kanada, kata RCMP dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu. Ia menghadapi empat tuduhan kriminal, termasuk berpartisipasi dalam kegiatan "kelompok teroris".

Chouay ditahan pada 2017 oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang merupakan aliansi pejuang Kurdi dan Arab yang didukung oleh Amerika Serikat. Dirinya ditahan di kamp al-Roj di Suriah, kata Inspektur RCMP, David Beaudoin.

Sementara itu, Polman, yang dilaporkan berada dalam kondisi kesehatan yang buruk, menghabiskan tiga tahun di kamp tahanan setelah melakukan perjalanan ke Suriah pada tahun 2015 untuk menikah dengan seorang pejuang ISIS. Ia telah secara terbuka menyatakan penyesalan atas keputusan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab atas Serangan di Kuil Syiah di Iran yang Tewaskan 15 Orang

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab atas Serangan di Kuil Syiah di Iran yang Tewaskan 15 Orang

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:35 WIB

Terungkap! Konspirasi Perusahaan Prancis Kirim Uang Ke Kelompok Teroris ISIS

Terungkap! Konspirasi Perusahaan Prancis Kirim Uang Ke Kelompok Teroris ISIS

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:35 WIB

Serangan Pasukan Rusia Tewaskan 20 Anggota ISIS

Serangan Pasukan Rusia Tewaskan 20 Anggota ISIS

Sumbar | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:13 WIB

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Satu Terduga Pelaku Penikaman di Kanada Ditemukan Tewas

Satu Terduga Pelaku Penikaman di Kanada Ditemukan Tewas

News | Selasa, 06 September 2022 | 10:57 WIB

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Jogja | Kamis, 01 September 2022 | 20:56 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×