Terungkap! Konspirasi Perusahaan Prancis Kirim Uang Ke Kelompok Teroris ISIS

Bangun Santoso

Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:35 WIB
Terungkap! Konspirasi Perusahaan Prancis Kirim Uang Ke Kelompok Teroris ISIS
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Dalam kasus pertama yang pernah tercatat, sebuah perusahaan industri Prancis dan anak perusahaannya di Suriah pada hari Selasa (18/10) mengaku bersalah karena berkonspirasi untuk memberikan dukungan materi kepada ISIS dan Front al-Nusra.

Lafarge S.A., produsen bahan bangunan dunia yang bermarkas di Paris, dan Lafarge Cement Syria, yang bermarkas di Damaskus, diduga membayar hampir $6 juta kepada dua kelompok teroris tersebut untuk mendapatkan izin mengoperasikan pabrik semen di Suriah dari 2013 hingga 2014, menurut dokumen pengadilan.

Skema tersebut memungkinkan perusahaan Suriah itu untuk memperoleh pendapatan senilai $70 juta, tuntut jaksa dalam dokumen pengadilan.

Seorang hakim federal di New York menghukum para terdakwa dengan masa percobaan. Mereka diperintahkan untuk membayar denda sebesar $777,78 juta.

Departemen Kehakiman menggambarkan kasus itu sebagai “tuntutan hukum pertama terkait dukungan materiil perusahaan kepada aksi terorisme.”

“Tindak kejahatan terorisme yang diakui oleh Lafarge dan anak perusahaannya merupakan pengingat yang jelas tentang betapa kejahatan korporasi bisa bersinggungan dengan keamanan nasional,” kata Wakil Jaksa Agung Lisa Monaco dalam konferensi pers di New York sebagaimana dilansir VOA.

“Kasus ini mengirimkan pesan yang jelas kepada semua perusahaan, khususnya mereka yang beroperasi di lingkungan yang berisiko tinggi, agar menginvestasikan sumber dayanya pada program kepatuhan yang kuat, memperhatikan risiko kepatuhan keamanan nasional, dan melakukan uji kelayakan yang cermat saat melakukan merger dan akuisisi,” kata Monaco.

Dalam sebuah pernyataan, Lafarge mengatakan bahwa tak satu pun tindakan yang dituduhkan Departemen Kehakiman melibatkan “operasional maupun pegawainya di AS dan tak satu pun pejabat eksekutif yang terlibat dalam tindakan itu kini masih bekerja untuk Lafarge atau entitas terkait lainnya.”

Lafarge mengoperasikan pabrik semen yang dibangun dengan biaya $680 juta itu dari tahun 2010 hingga 2014. Setelah dimulainya konflik Suriah pada 2011, menurut Departemen Kehakiman, Lafarge dan anak perusahaannya di Suriah “menegosiasikan kesepakatan untuk membayar faksi bersenjata dalam perang sipil itu untuk melindungi pegawai LCS, untuk memastikan keberlanjutan operasional pabrik semen Jalabiyeh, dan untuk memperoleh keuntungan ekonomi atas pesaing mereka di pasar semen Suriah.”

baca juga

Matthew Olsen, asisten jaksa agung bidang keamanan nasional, mengetahui Lafarge dan anak perusahaannya melakukan pengiriman uang secara ilegal kepada dua kelompok teroris itu, ketika para teroris “menyerang warga sipil di Suriah dan secara aktif berencana untuk menyakiti warga Amerika.”

Lafarge, salah satu perusahaan terbesar Prancis, telah lama menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan pendanaan terorisme sehubungan dengan usahanya di Suriah. Tahun lalu, Mahkamah Agung Prancis memutuskan bahwa perusahaan itu dapat didakwa dengan kejahatan terhadap kemanusiaan. Perusahaan itu membantah tuduhan tersebut. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Pasukan Rusia Tewaskan 20 Anggota ISIS

Serangan Pasukan Rusia Tewaskan 20 Anggota ISIS

Sumbar | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:13 WIB

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:05 WIB

BNPT: Waspada Propaganda Kelompok Teror Lahirkan Sel-sel Teroris Baru

BNPT: Waspada Propaganda Kelompok Teror Lahirkan Sel-sel Teroris Baru

News | Selasa, 20 September 2022 | 05:20 WIB

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Libya Temukan 15 Jasad di Dua Kuburan Massal Sirte

Jogja | Kamis, 01 September 2022 | 20:56 WIB

Dua Kuburan Massal Berisi 15 Jasad Ditemukan di Kebun Rumah Sakit di Libya, Negara Islam yang Pernah Sangat Kaya

Dua Kuburan Massal Berisi 15 Jasad Ditemukan di Kebun Rumah Sakit di Libya, Negara Islam yang Pernah Sangat Kaya

Jatim | Kamis, 01 September 2022 | 12:35 WIB

Politikus NasDem Tasyakuran HUT ke-77 RI Bersama Mantan Tokoh ISIS dengan Nasi Tumpeng Berbendera Merah Putih

Politikus NasDem Tasyakuran HUT ke-77 RI Bersama Mantan Tokoh ISIS dengan Nasi Tumpeng Berbendera Merah Putih

Bogor | Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Anggota ISIS Ledakkan Diri di Suriah dan Afghanistan, Ulama Taliban Jadi Korban

Anggota ISIS Ledakkan Diri di Suriah dan Afghanistan, Ulama Taliban Jadi Korban

Jatim | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

×