Apa itu Paris Baguette? Pabrik Roti Diboikot, Gegara Karyawan Tewas Terjepit Mesin Pengaduk Saus

Rifan Aditya

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Apa itu Paris Baguette? Pabrik Roti Diboikot, Gegara Karyawan Tewas Terjepit Mesin Pengaduk Saus
apa itu Paris Baguette (Ist)

Suara.com - Banyak yang bertanya-tanya mengenai apa itu Paris BaguetteToko roti terkenal asal Korea Selatan, Paris Baguette baru-baru ini tengah ramai diperbincangkan warganet setelah karyawannya dilaporkan tewas saat bekerja di pabrik roti perusahaan itu pada 15 Oktober 2022 lalu.

Bahkan pabrik yang memiliki perusahaan induk bernama SPC ini diboikot oleh warga setempat. Maka dari itu, mari mengenal lebih dekat dengan apa itu Paris Baguette.

Kemarahan warga Korea Selatan dipicu karena toko roti ternama tersebut dianggap tidak peduli dengan nasib serta keselamatan para karyawannya. Hal ini lantaran perusahaan itu memerintahkan karyawan yang lain untuk tetap bekerja kembali setelah penemuan jasad dari salah satu rekan kerjanya itu. 

Berdasarkan laporan yang beredar, karyawan yang ada di sana tetap diperintahkan untuk bekerja selang beberapa jam dari insiden maut tersebut. Hal itulah yang kemudian memicu kemarahan dari warganet terutama warga Korea Selatan. Mereka ramai-ramai mendesak pihak Paris Baugette untuk meminta maaf kepada warga Korea. 

Setelah didesak, CEO dari perusahaan induk itu pun akhirnya meminta maaf kepada warga Korea. Meskipun sudah meminta maaf, warga masih melakukan boikot terhadap produk dari Paris Baguette dan perusahaan induknya. 

Kronologi Kejadian

Melansir dari Korea Times, seorang pekerja wanita yang berusia 23 tahun ditemukan meninggal dunia di pabrik di Pyeongtaek, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Wanita itu mengalami kecelakaan kerja dan ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan karena bagian atas tubuhnya terjepit mesin pengaduk saus. 

Akan tetapi, pihak pabrik terus mengoperasikan dua mesin di lokasi kecelakaan beberapa jam setelah karyawan tersebut ditemukan meninggal. Padahal sebelumnya, menurut laporan pabrik toko roti Paris Baguette Korea juga mengalami kecelakaan lain.

Dimana tangan seorang karyawan tersangkut di dalam mesin produksi lain. Karyawan itu tidak dilarikan ke rumah sakit oleh pihak perusahaan karena statusnya sebagai pekerja tidak tetap. 

baca juga

Atas kejadian tersebut, kelompok serikat pekerja dan juga anggota masyarakat sipil menggelar upacara peringatan yang berlokasi di depan kantor pusat perusahaan. Selian itu, mereka juga melayangkan protes di depan 1000 toko Paris Baguette, pada Kamis 27 Oktober 2022 waktu setempat. 

Gerai Paris Baguette. (Instagram/ parisbaguette_cwunicity)
Gerai Paris Baguette. (Instagram/ parisbaguette_cwunicity)

Apa itu Paris Baguette? 

Paris Baguette merupakan sebuah perusahaan roti atau pastry dan bakery yang cukup terkenal di Korea Selatan dan beberapa negara lain. Mereka membuka gerainya di mana-mana bahkan ada cabang Paris Baguette di Indonesia pun sudah ada. 

Meskipun memiliki nama Paris Baguette, namun sejatinya perusahaan ini bukan berasal dari Paris. Pastry dan bakery ini merupakan perusahaan asli dari Korea Selatan yang sudah ada sejak 1945. Namanya sendiri sebelumnya bukan Paris Baguette melainkan Sangmidang. 

Adapun produk bread dan pastry yang dibuat oleh toko roti Paris Baguette memang terinspirasi dari roti-roti dan kue di Eropa. Namun, yang membedakannya adalah terdapat unsur elemen asia serta cita rasa lokalnya yang masih melekat dalam roti bergaya ala Perancis tersebut. 

Sebagai informasi, toko roti Paris Baguette Korea dilaporkan memiliki lebih dari 3.400 cabang di Korea Selatan. Di Indonesia sendiri saat ini sudah mempunyai tujuh cabang Paris Baguette dan salah satu cabang terbarunya ada di PIK Avenue-Pantai Indah Kapuk, Jakarta. 

Memiliki lebih dari empat ribu gerai di seluruh dunia, Paris Baguette menjadi bisnis yang berkembang sangat pesat. Berdasarkan publikasi bisnis Amerika Franchise Times, waralaba AS. Paris Baguette berada pada peringkat ke-25 dari peringkat 500 sistem waralaba terbesar di AS yang dihitung berdasarkan penjualan global. 

Belakangan diketahui perusahaan berencana akan membuka 1.000 lokasi di Amerika Serikat pada 2030 mendatang. Dan tepat di hari kematian karyawannya itu, SPC Group mengumumkan akan membuka gerai roti Paris Baguette pertamanya di Inggris. Di Korea Selatan, SPC Group juga mengoperasikan beberapa merek internasional seperti Shake Shack, Baskin Robbins, Dunkin Donuts, Baskin Robbins dan lainnya. 

Demikian tadi ulasan mengenai apa itu Paris Baguette? Hingga kini kemarahan publik terus meningkat. Tidak hanya toko roti Paris baguette saja, namun boikot juga terjadi pada beberapa merek makanan serta minuman yang berafiliasi dengan SPC.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega! Toko Roti Tetap Jualan Setelah Ada Karyawan Tewas Dalam Mesin, Warganet Kecam dan Ancam Boikot

Tega! Toko Roti Tetap Jualan Setelah Ada Karyawan Tewas Dalam Mesin, Warganet Kecam dan Ancam Boikot

Lifestyle | Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:32 WIB

Paris Baguette Diboikot Usai Karyawan Tewas dalam Mesin Pengaduk

Paris Baguette Diboikot Usai Karyawan Tewas dalam Mesin Pengaduk

Video | Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Tragedi Karyawan Meninggal di Mesin Pengaduk, Pabrik Roti Paris Baguette Beri Klarifikasi

Tragedi Karyawan Meninggal di Mesin Pengaduk, Pabrik Roti Paris Baguette Beri Klarifikasi

Your Say | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:41 WIB

Pekerja Tewas Dalam Mesin, Seruan Boikot Gerai Paris Baguette Menguat di Media Sosial

Pekerja Tewas Dalam Mesin, Seruan Boikot Gerai Paris Baguette Menguat di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:50 WIB

Terkini

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 08:04 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

×