Relawan Ganjar Pranowo Mania: Yang Lempar Isu Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP Cuma Adu Domba Kampungan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 01 November 2022 | 12:43 WIB
Relawan Ganjar Pranowo Mania: Yang Lempar Isu Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP Cuma Adu Domba Kampungan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania, Immanuel Ebenezer, menilai pihak yang mendoakan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi agar menjadi Ketua Umum DPP PDIP di 2024, hanya sebuah adu domba belaka. Menurutnya, isu digulirkan secara kampungan dan tak bermutu.

"Adalah adu-domba yang benar-benar 'kampungan'. Isu tidak bermutu, Dan sikap itu tidak mewakili pandangan relawan Ganjar, maka orang yang melontarkan isu tersebut harus dicatat oleh publik," kata pria yang akrab disapa Noel kepada wartawan, Selasa (1/11/2022).

Ia justru meyakini pelontar isu tersebut justru pihak musuh yang berharap agar Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP.

"Saya yakin pelontar isu adalah pihak musuh. Maksud mereka, supaya Ganjar tidak dicalonkan PDI Perjuangan, sehingga mereka tinggal berhadapan dengan calon yang ringan dan dinilai mudah dikalahkan," ungkapnya.

Menurut Noel, Jokowi dan Ganjar adalah kader PDIP yang setia dan tidak perlu diragukan lagi. Ia mengatakan, kedua tokoh sudah teruji dalam perjalanan sebagai kader, hingga mencapai puncak penugasan dari PDIP.

"Saya sangat kecewa, belum lagi ada pendaftaran calon, politik adu-domba kampungan sudah ‘ditayangkan.’ Tetapi saya yakin, masyarakat sudah melek politik, sudah bisa membedakan mana yang kira-kira masuk akal dan benar, mana yang tidak," ungkapnya.

Ia mengatakan, jika memang ada niatan buruk dalam politik, pasti akan terbongkar pada ujungnya.

Untuk itu, ia mengajak, menjagokan calon masing-masing secara positif, bukan dengan merendahkan calon lain, apalagi dengan memecah-belah. Ia mengatakan, pihaknya memiliki prinsip dan keyakinan, meninggikan calon tetapi tidak akan pernah merendahkan calon lain.

"Maka lontarkanlah isu-isu yang benar, baik dan berguna," pungkasnya.

baca juga

Bantah Adu Domba

Sebelumnya, Relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia untuk Ganjar Pranowo (KAMI-Ganjar) meminta maaf usai mendoakan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menjadi ketua umum PDIP di 2024. Mereka mengaku tak bermaksud mengintervensi PDIP atau pun melakukan adu domba.

"Bila statement saya mendoakan itu menjadi salah tafsir seperti yang ramai diberitakan saat ini maka dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf bila ada pihak-pihak yang akhirnya merasa tidak nyaman atau tersinggung dengan doa tersebut dan sekali lagi saya tegaskan doa tersebut aadalah murni aspirasi bukan ingin mengadu domba siapapun," kata Koordinator Nasional KAMI-Ganjar, Joko Priyoski saat dihubungi, Senin (31/10/2022).

Ia mengaku heran mengapa harapan dan doanya tersebut malah jadi buat kegaduhan. Joko mengatakan, sama sekali tak ada niatan untuk mendorong pemilik suara PDIP untuk mewujudkan doanya tersebut.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di peresmian Masjid At Taufiq yang terletak di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, di seberang Gedung Sekolah Partai PDIP,  Rabu (8/6/2022). (Ist/ dok. PDIP)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di peresmian Masjid At Taufiq yang terletak di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, di seberang Gedung Sekolah Partai PDIP, Rabu (8/6/2022). (Ist/ dok. PDIP)

"Saya heran bahasa mendoakan itu kenapa jadi rame jadi bikin saya bingung apa yang salah dari sebuah doa dan malah di anggap adu domba atau relawan siluman? Tuduhan itu seperti fitnah karena tidak ada niatan buruk apapun hanya mendoakan" tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya mendukung Ganjar karena dianggap punya kepribadian yang merakyat. Menurutnya, pihaknya sama sekali tak ada niat untuk melakukan manuver politik.

"Sebagai aktivis saya mendukung sosok mas Ganjar karena kepribadiannya yang merakyat dan bijak dalam melihat segala persoalan di masyarakat oleh karena itu tadinya kami berniat untuk melaksanakan deklarasi Relawan Kami-Ganjar dan tidak ada maksud ingin melakukan manuver politik," pungkasnya.

Jawaban Ganjar

Sebelumnya, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut ada upaya mengadu domba di internal PDI Perjuangan terkait dengan isu dukungan Joko Widodo maju menjadi ketua umum PDI Perjuangan pada 2024.

"Saya meminta semua mewaspadai adanya penumpang gelap yang ingin menciptakan disharmoni hubungan di tubuh PDIP. Agar siapa pun tidak membuat gerakan yang merusak nama baik seseorang," katanya di Semarang, hari ini.

Menurut Ganjar, dia dengan Presiden Jokowi merupakan orang partai politik yang memahami bagaimana aturan dan relasi di parpol.

"(Ide Jokowi Ketum PDIP) itu sebuah 'kengawuran' dan imajinasi dari seorang yang tidak mengerti aturan di PDI Perjuangan, yang tidak mengerti relasi di antara kami di dalam partai, dan sangat sembrono," ujarnya.

Mengenai suksesi ketua umum, kata dia, kongres partai sudah mengaturnya sehingga ide Jokowi merebut tampuk kepemimpinan PDIP itu tidak benar.

Ganjar mengajak agar seluruh pendukung Presiden Jokowi konter isu tersebut, agar tidak menjadi bola liar.

"Saya kira yang seperti ini mesti dicermati, apakah ini ide pribadi atau seruan orang. Kita yang sejak awal mendukung Pak Jokowi di dalam pemerintahan tentu harus segera konter orang-orang semacam ini agar tidak terpancing situasi yang mengadu domba," ucapnya.

Ganjar menilai nuansa penumpang gelap dan adu domba juga tercium pada kejadian beberapa waktu lalu, dimana saat itu ada sekelompok orang mengaku sebagai sukarelawan Ganjar mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut Ketua DPR RI Puan Maharani terkait kasus KTP elektronik.

Dirinya meminta agar sukarelawan manapun tidak menggunakan strategi-strategi politik kotor, terlebih menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024.

"Saya ingin menyampaikan relawan manapun atau siapa pun, satu agar tidak menjelek-jelekkan orang, dua tidak mendiskreditkan orang, tiga juga tidak mendiskreditkan partai-partai," ujarnya.
"Huuuuu," teriak para tamu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022) saat melihat mereka berpelukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi: Pemerintah Jangan Intervensi Kongres Luar Biasa PSSI

Presiden Jokowi: Pemerintah Jangan Intervensi Kongres Luar Biasa PSSI

Sulsel | Selasa, 01 November 2022 | 12:33 WIB

Rumor Jokowi dan Megawati Memanas, 2 Sosok Ini Pantas Bikin Presiden Nyaman, Pengamat Ungkap Faktanya

Rumor Jokowi dan Megawati Memanas, 2 Sosok Ini Pantas Bikin Presiden Nyaman, Pengamat Ungkap Faktanya

Cianjur | Selasa, 01 November 2022 | 12:17 WIB

Johan Budi Mendadak Dicopot PDIP Dari Pimpinan BURT DPR!

Johan Budi Mendadak Dicopot PDIP Dari Pimpinan BURT DPR!

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak

Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:42 WIB

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:05 WIB

Ketimbang Megawati, Luhut dan Ganjar Lebih Bikin Jokowi Nyaman

Ketimbang Megawati, Luhut dan Ganjar Lebih Bikin Jokowi Nyaman

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Mobil China Dominasi Daftar Nominasi Mobil Terbaik Dunia 2027

Mobil China Dominasi Daftar Nominasi Mobil Terbaik Dunia 2027

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Tugas dan Fungsi Resmi Rocky Gerung sebagai Anggota Wantimpres Usai Dilantik Prabowo

Tugas dan Fungsi Resmi Rocky Gerung sebagai Anggota Wantimpres Usai Dilantik Prabowo

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Cara Menyakitkan Timnas Indonesia Gagalkan Malaysia ke Final Dipuji Setinggi Langit Media Eropa

Cara Menyakitkan Timnas Indonesia Gagalkan Malaysia ke Final Dipuji Setinggi Langit Media Eropa

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Rangkap Jabatan, Bahlil Pimpin Koordinasi Hilirisasi dan Transisi Energi

Rangkap Jabatan, Bahlil Pimpin Koordinasi Hilirisasi dan Transisi Energi

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!

Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:55 WIB

4 Shio Yang Bebas dari Masa Sulit pada Sabtu 3 Oktober 2026

4 Shio Yang Bebas dari Masa Sulit pada Sabtu 3 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Harga HP HONOR Terbaru Oktober 2026 di Pasar Indonesia, Mana Pilihanmu?

Harga HP HONOR Terbaru Oktober 2026 di Pasar Indonesia, Mana Pilihanmu?

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Rocky Gerung Masuk Istana:Pengkritik Kekuasaan yang Kini Menjadi Penasihat Presiden

Rocky Gerung Masuk Istana:Pengkritik Kekuasaan yang Kini Menjadi Penasihat Presiden

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Apa Penyebab Tangan Kesemutan dan Kebas Saat Gowes Sepeda Gunung? Ini Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Tangan Kesemutan dan Kebas Saat Gowes Sepeda Gunung? Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:50 WIB

18 Pejabat Kabinet Merah Putih Diganti, Sosiolog UGM: Publik Menunggu Gebrakan Nyata

18 Pejabat Kabinet Merah Putih Diganti, Sosiolog UGM: Publik Menunggu Gebrakan Nyata

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:49 WIB

×