Awal Mula Tante Curiga Soal Kematian Brigadir J, Jemput Jenazah ke Bandara hingga Telepon Media

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 02 November 2022 | 12:11 WIB
Awal Mula Tante Curiga Soal Kematian Brigadir J, Jemput Jenazah ke Bandara hingga Telepon Media
Rohani Simanjuntak turut menjemput jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi pada 9 Juli 2022. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Rohani Simanjuntak turut menjemput jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi pada 9 Juli 2022. Saat itu tante Brigadir J itu sudah mengendus bau janggal di balik kematian sang keponakan.

Rohani sebelumnya telah menerima berita kematian itu dari Mahareza Rizky Hutabarat, adik Yosua. Selain itu, Rohani juga telah melihat foto almarhum Yosua yang dikirim oleh Reza.

"Keraguan kami di sana, kami berusaha live, kami live dari mulai di bandara. Di bandara itu ada polisi yang disiapkan untuk mengantar jenazah alamarhum," kata Rohani ketika hadir sebagai saksi untuk Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Kecurigaan Rohani makin menjadi ketika ambulans yang membawa jenazah Yosua mulai keluar dari bandara. Waktu itu, sirine ambulans tidak berbunyi.

"Sesudah lewat dari 50 meter dari cargo, baru dibunyikan sirine. Di sana kami curiga juga. Ada apa ya? Sesudah itu berjalan lagi 40 kilometer baru ada mobil patwal mengawal kami dari belakang. Di sana kami curiga lagi," sambung Rohani.

Tiba di kediaman Yosua di Sungai Bahar, Jambi, piha keluarga diminta menandatangani surat penyerahan jenazah. Namun hal itu ditolak lantaran Samuel Hutabarat, ayah Yosua belum tiba dari kawasan Sumatera Utara.

"Sesudah itu setengah 11 malam baru orang tua almarhum sampai di Sungai Bahar. Akhirnya kami ceritakan ke Pak Samuel," beber Rohani.

Rohani berusaha keras agar kasus kematian keponakannya yang janggal tidak tenggelam dari permukaan. Dalam pikirannya, Rohani harus menghubungi media untuk meliput kasus ini.

Pertama, Rohani menghubungi media Pelopor News. Singkatnya, sesi wawancara berlangsung dan berita itu tayang di media Youtube.

baca juga

"Saya telepon dan mereka datang. Kami ceritakan semua kejadian itu dan kejanggalan-kejanggalan tadi. Foto juga kami kasih tahu. Mereka bikin berita ini di Youtube," ucap Rohani.

Berita itu seketika ramai. Pasalnya Rohani turut menyebarkan berita itu melalui grup-grup di media sosial.

Dua jam berselang, berita Pelopor News yang tayang sudah tidak ada. Telepon genggam Rohani juga berdering, pihak Pelopor News sempat mewanti-wanti Rohani apabila ada pihak kepolisian yang menghubungi.

"Ibu Rohani, kalau ada nanti polisi yang telpon ibu, bertanya pada ibu, dari mana berita itu tahu, bilang saja ibu nonton di Youtube pelopor news," ucap Rohani menirukan percakapan saat itu.

Rohani yang tidak ingin kasus kematian Yosua menguap begitu saja tak habis akal. Dia menghubungi media Tribun Jambi.

"Saya telpon lagi TribunJambi. Mereka datang, kami diwawancari siang tanggal 11 Juli setelah pemakaman," pungkas dia.

Diketahui, Tribun Jambi merupakan media pertama yang mengabarkan kasus kematian Yosua. Pemberitaan itu mengabarkan adanya satu anggota polisi tewas akibat peristiwa baku tembak.

Cerita Samuel di Sidang Sebelumnya

Telepon Samuel Hutabarat berdering saat dirinya sedang berada di Padang Sidempuan, Sumatera Utara pada 8 Juli 2022. Saat itu, jam menunjukkan pukul 21.30 WIB, ketika Reza mengabarkan kalau Yosua meninggal dunia.

Reza kala itu tidak bercerita secara detail terkait kematian abangnya yang berpangkat Brigadir tersebut. Dalam percakapan itu, Samuel hanya mendapat kabar kalau Yosua telah wafat.

"Di mana abang meninggalnya?" tanya Samuel kepada Reza.

"Saya saja belum tau, Pak," jawab Reza.

Esoknya, 9 Juli 2022, Samuel pulang ke Jambi. Tiba di rumah sekitar pukul 22.30 WIB, Samuel sudah mendapati peti jenazah yang didalamnya terdapat jasad sang anak.

Rumah Samuel malam itu sudah ramai. Banyak orang melayat. Beberapa anggota polisi berpakaian Provost juga telah berjaga di rumahnya. Selain itu, ada seorang polisi berpakangkat Komisaris Besar (Kombes) Leonardo Simatupang.

Semula, Kombes Leonardo enggan bercerita soal kematian Yosua. Samuel terus mendesak Leonardo di hadapan banyak orang yang berkumpul di rumahnya.

"Ini adalah aib," kata Kombes Leonardo saat itu.

"Aib apa?" desak Samuel.

"Ini tidak pantas didengar orang banyak," ucap Leonardo.

"Ceritakanlah Pak," ucap Samuel.

"Tidak pantas Pak diceritakan," ucap Leonardo.

Singkat kata, Leonardo buka suara dan menyebut Yosua masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Yosua disebut Leonardo hendak melakukan tindakan tak senonoh terhadap Putri.

Cerita berlanjut saat Bharada Richard Eliezer yang saat itu juga berada di rumah dinas Ferdy Sambo. Yosua diklaim mengambil senjata dan menembak Richard.

Baku tembak terjadi. Yosua pun tewas tertembus timah panas yang dilepaskan oleh Richard.

Tak berselang lama, Samuel disodorkan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait penyerahan peti jenazah. Namun, Samuel meminta agar peti tersebut dibuka terlebih dahulu.

"Kalau itu bukan anak saya, saya tidak mau terima," ucap Samuel.

Leonardo akhirnya memberi izin. Namun, kemeja yang menempel di tubuh Yosua hanya diizinkan dibuka dua kancing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Pemakaman, Istri dan Semua Ajudan Ferdy Sambo Kompak Blokir Nomor HP Adik Yosua

Usai Pemakaman, Istri dan Semua Ajudan Ferdy Sambo Kompak Blokir Nomor HP Adik Yosua

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:08 WIB

Amankan Senjata Api Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Minta Bantuan Kakak Ipar

Amankan Senjata Api Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Minta Bantuan Kakak Ipar

Deli | Rabu, 02 November 2022 | 11:58 WIB

Analisa Pakar Mikro Ekspresi Yakini Putri Candrawathi Bukan Korban Pelecehan Seksual: Minta Maaf hingga Tidak Terlihat Marah

Analisa Pakar Mikro Ekspresi Yakini Putri Candrawathi Bukan Korban Pelecehan Seksual: Minta Maaf hingga Tidak Terlihat Marah

Depok | Rabu, 02 November 2022 | 11:56 WIB

Sambo dan Putri Kok Gampang Nangis? Pengamat Curiga Itu Bagian dari Rencana untuk Yakinkan Orang

Sambo dan Putri Kok Gampang Nangis? Pengamat Curiga Itu Bagian dari Rencana untuk Yakinkan Orang

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:08 WIB

Kerap Jawab 'Tidak Tahu hingga Lupa' Saat Ditanya Hakim, Pakar Mikro Ekspresi: Sandiwara Susi Kurang Seru

Kerap Jawab 'Tidak Tahu hingga Lupa' Saat Ditanya Hakim, Pakar Mikro Ekspresi: Sandiwara Susi Kurang Seru

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:03 WIB

'Saya Selalu Dibuntuti', Cerita Kamaruddin Soal Rintangan Selama Dampingi Keluarga Brigadir J

'Saya Selalu Dibuntuti', Cerita Kamaruddin Soal Rintangan Selama Dampingi Keluarga Brigadir J

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×