Mengenal Profil Bambang Subianto, Menkeu Era BJ Habibie dan Komisaris Unilever Meninggal Dunia

Rifan Aditya

Minggu, 06 November 2022 | 10:45 WIB
Mengenal Profil Bambang Subianto, Menkeu Era BJ Habibie dan Komisaris Unilever Meninggal Dunia
Bambang Subianto - Profil Bambang Subianto (Instagram/@smindrawati)

Suara.com - Mantan Menteri Keuangan era reformasi, Bambang Subianto meninggal dunia pada Jumat (4/11/2022) kemarin. Untuk mengenangnya, publik perlu tahu profil Bambang Subianto.

Menteri Keuangan kabinet Reformasi Pembangunan periode 1998 - 1999 di era Presiden BJ Habibie tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan pada pukul 16.54 WIB. Simak profil Bambang Subianto berikut. 

Diketahui bambang meninggal diusianya yang ke 77 tahun. Mendiang meninggalkan seorang istri yang bernama Sri Wahyuni Subianto bersama empat orang putri, yakni Sri Saraswati, Sri Sulistiowati, Dewi Damayanti, dan juga Dewi Damayani. 

Profil Bambang Subianto 

Bambang Subianto lahir pada 10 Januari 1945, di Madiun, Jawa Timur. Pria lulusan Fakultas Teknik Kimia (Institut Teknologi Bandung - ITB) pada tahun 1973 ini mendapat gelar insinyur.

Lalu pada tahun 1975 Bambang gabung dengab jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UI sebagai peneliti dan staf pengajar. 

Kemudian pada tahun 1975, Bambang Subianto bergabung dengan jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UI sebagai peneliti serta staf pengajar. 

Tiga tahun kemudian, Bambang melanjutkan pendidikannya di Universitas Katolik Leuven, Belgia pada tahun 1978. Bambang pun berhasil lulus tahun 1981 dengan mandapatkan gelar Master keuangan perusahaan dan bisnis ekonomi.

Tak hanya itu, Bambang juga mendapatkan gelar Ph.d Organisasi Industri di tahun 1984. Selesai menempuh pendidikannya ia menyatakan pulang ke Indonesia. 

baca juga

Perjalanan Karier Bambang Subianto

Setelah kepulangannya di Indonesia, Bambang pun kembali bekerja di manajemen fakultas ekonomi UI (LMUI) sampai pada akhirnya ia diangkat menjadi Direktur Departemen Keuangan dan Akuntasi di Menteri Keuangan pada tahun 1988.  

Karirnya yang cemerlang, membuat Bambang naik jabatan sebagai Direktur Jenderal Lembaga Keuangan tahun 1992. Selama manjabat, Bambang aktif dalam mengembangkan sejumlah peraturan hukum seperti hukum pasar modal (1995), UU Penerimaan Negara Bukan Pajak (1997), dan lain sebagainya. 

Kala itu ada peraturan untuk semua perusahaan di Indonesia yang menuntut agar mereka secara transparansi mendaftarkan hasil audit keuangan pada perwakilan pemerintah. Kepiawaiannya dalam berbagai bidang, membuat Bambang ditunjuk sebagai ketua Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) atau Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) di pertengahan krisis moneter yang terjadi pada Januari 1998. 

Kemudian, di masa krisis moneter pada April 1998, Bambang diangkat menjadi Menteri Keuangan RI periode 1998-1999 di era Kabinet Reformasi Pembangunan oleh Presiden B,J, Habibie. Presiden menunjuk Bambang karena dipercaya mampu membantu negara dalam menyehatkan perbankan. 

Setelah menjabat sebagai Menteri Keuangan RI, Bambang diketahui bergabung dengan Ernst and Young sebagai partner di tahun 2000, dan kemudian ia pensiun lima tahun kemudian, tepatnya pada 2005. 

Daftar Riwayat Karir Bambang Subianto 

Berikut daftar riwayat karir Bambang Subianto selama masa hidupnya: 

  • Peneliti dan Staf Pengajar Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UI atau LMUI pada tahun 1975 
  • Staff Menteri Keuangan sebagai Direktur Departemen Keuangan dan Akuntansi pada tahun 1988 
  • Dirjen Departemen Keuangan pada tahun 1992 
  • Ketua Indonesian Bank Restructuring Agency atau IBRA pada tahun January 1988 
  • Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan pada tahun 1998-1999 
  • Ernst and Young sebagai partner pada Juli 2000 
  • Presiden Komisaris PT. Star Energy Investments pada tahun 2005 
  • Komisaris Independen PT. Unilever Indonesia Tbk pada tahun 2005

Demikian tadi ulasan mengenai profil Bambang Subianto, mantan Menteri Keuangan kabinet Reformasi Pembangunan periode 1998 - 1999 di era Presiden BJ Habibie. Bambang meninggal diusianya yang ke-77 tahun. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Dunia, Ini Profil Bambang Subianto Menteri Keuangan Era Habibie

Meninggal Dunia, Ini Profil Bambang Subianto Menteri Keuangan Era Habibie

News | Sabtu, 05 November 2022 | 12:06 WIB

Bobby Nasution Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan atas Laporan Keuangan Pemkot Medan Baik dan Jelas

Bobby Nasution Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan atas Laporan Keuangan Pemkot Medan Baik dan Jelas

Sumut | Jum'at, 04 November 2022 | 11:49 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Optimis Ekonomi RI Tumbuh Lebih Dari 5,4% Pada Triwulan III

Menteri Keuangan Sri Mulyani Optimis Ekonomi RI Tumbuh Lebih Dari 5,4% Pada Triwulan III

Surabaya | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Kasus BLBI, Mantan Menkeu Akui Berikan Release and Discharge

Kasus BLBI, Mantan Menkeu Akui Berikan Release and Discharge

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 17:04 WIB

Terkini

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:56 WIB

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:55 WIB

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 10:54 WIB

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:50 WIB

Tips Liburan ke Swiss: Pakai Danamon LEBIH PRO dengan 13 Mata Uang Termasuk CHF

Tips Liburan ke Swiss: Pakai Danamon LEBIH PRO dengan 13 Mata Uang Termasuk CHF

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:45 WIB

Mengapa Petir Lebih Dulu Terlihat daripada Suara Guruh Halilintar? Ini Alasannya

Mengapa Petir Lebih Dulu Terlihat daripada Suara Guruh Halilintar? Ini Alasannya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 10:40 WIB

Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?

Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 10:39 WIB

John Herdman Sesumbar Timnas Indonesia Punya Peluang Besar Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

John Herdman Sesumbar Timnas Indonesia Punya Peluang Besar Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:30 WIB

×