10 November Hari Apa? Pecahnya Pertempuran Besar, Surabaya Hancur Lebur, Ribuan Jiwa Melayang, Hari Pahlawan Ditetapkan

Rifan Aditya

Rabu, 09 November 2022 | 17:30 WIB
10 November Hari Apa? Pecahnya Pertempuran Besar, Surabaya Hancur Lebur, Ribuan Jiwa Melayang, Hari Pahlawan Ditetapkan
10 November hari apa - Ilustrasi Kalender bulan November. (Dok. Envato element)

Mallaby tewas tertembak oleh peluru dari salah satu pejuang pasukan Indonesia. Mayatnya pun susah dikenali lantaran mobil yang dinaikinya terbakar karena dampak ledakan granat.

Kejadian ini membuat Inggris naik pitam, secara Mallaby adalah pemimpin dari 6000 pasukan. Posisi Mallaby lalu diganti oleh Mayor Jenderal Robert Mansergh yang juga Komandan Divisi 5 Inggris.

Robert Mansergh yang geram pun mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya. Dalam buku Indonesia Abad ke-20 (1998), G. Moedjanto, isi ultimatum itu adalah:

  • Seluruh pemimpin Indonesia di Surabaya harus melaporkan diri.
  • Seluruh senjata yang dimiliki pihak Indonesia di Surabaya harus diserahkan kepada Inggris.
  • Para pemimpin Indonesia di Surabaya harus bersedia menandatangani pernyataan menyerah tanpa syarat.

Pihak Indonesia diberikan tenggang waktu sampai pukul 6 pagi, 10 November 1945. Jika ultimatum tersebut tidak diindahkan, maka pihak Inggris akan menyerbu kota Surabaya dari berbagai arah arah (darat, laut, dan udara).

Namun rakyat Indonesia dan arek-arek Surabaya tidak mengindahkan ancaman Inggris. Kemerdekaan Indonesia harus dipertahankan.

Alhasil, terjadilah pertempuran besar di Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Salah satu tokoh yang berperan besar dalam mengobarkan semangat perlawanan rakyat Surabaya dalam pertempuran ini adalah Bung Tomo.

Korban pertempuran tersebut sebanyak 20 ribu pejuang Indonesia gugur. Sedangkan dari pihak sekutu memakan korban jiwa 1.500 orang.

Banyaknya korban jiwa lantaran pertempuran berlangsung selama 3 minggu lamanya. Ini merupakan pertempuran pertama dan terlama pasca proklamasi Kemerdekaan. Pertempuran ini juga menyebabkan kerugian cukup banyak bagi Indonesia.

Satu tahun setelah peristiwa itu, tepatnya pada tanggal 10 November 1946, Presiden Soekarno menetapkan bahwa setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dan diperingati sampai sekarang.

baca juga

Dengan begitu, sekarang Anda sudah tahu 10 November hari apa, yaitu Hari Pahlawan yang didasari dari Pertempuran Surabaya tahun 1945.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Cara Ziarah Kubur ke Makam Pahlawan, Lakukan Pada Tanggal 10 November

Tata Cara Ziarah Kubur ke Makam Pahlawan, Lakukan Pada Tanggal 10 November

News | Rabu, 09 November 2022 | 15:04 WIB

Bung Tomo Pembakar Semangat, Ini Daftar Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945

Bung Tomo Pembakar Semangat, Ini Daftar Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945

News | Rabu, 09 November 2022 | 13:59 WIB

Lirik Lagu Mengheningkan Cipta Hari Pahlawan 2022 Lengkap Link Download MP3

Lirik Lagu Mengheningkan Cipta Hari Pahlawan 2022 Lengkap Link Download MP3

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:28 WIB

Pedoman Upacara Hari Pahlawan 10 November 2022

Pedoman Upacara Hari Pahlawan 10 November 2022

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:14 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×