Bupati Ikfina: Kegiatan P2L oleh KWT Bisa Atasi Masalah Ketahanan Pangan di Mojokerto

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 15:36 WIB
Bupati Ikfina: Kegiatan P2L oleh KWT Bisa Atasi Masalah Ketahanan Pangan di Mojokerto
Dok: Pemkab Mojokerto

Suara.com - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dilaksanakan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dapat memberikan pengaruh yang sangat luas diantarranya adalah mengatasi masalah ketahanan pangan dan inflasi di daerah.

Ikfina menjelaskan, selain kenaikan harga BBM, salah satu faktor terjadinya inflasi adalah harga bahan makanan pokok (volatile foods) yang fluktuasinya tinggi, seperti cabe rawit.

"Jadi cabe rawit merupakan komponen pembentuk angka inflasi yang sangat besar karena pas murah bisa murah sekali kalau lagi mahal bisa lebih mahal dari daging sapi," jelas Ikfina saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan KWT dalam rangka peningkatan pasca panen dan pengolahan hasil, yang diinisiasi oleh Dinas Pangan Dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto.

Asal tahu saja, acara tersebut diikuti sedikitnya 250 peserta KWT. Pada momen itu, Ikfina mengungkapkan, mulai Maret tahun 2022, Presiden Joko Widodo sudah mengingatkan seluruh kepala daerah se-Indonesia terkait dengan ancaman inflasi. Kekhawatiran terkait ancaman inflasi tidak hanya di Indonesia, tetapi secara global.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. (Dok: Pemkab Mojokerto)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. (Dok: Pemkab Mojokerto)

"Sekarang sudah bukan November tinggal satu bulan lagi tahun 2022 berakhir. Ternyata inflasi khususnya di Kabupaten Mojokerto mengalami inflasi lebih dari 5 persen, itu adalah pada akhir bulan September dan tentunya faktor utamanya adalah kenaikan harga BBM. Tetapi alhamdulillah ternyata akhir Oktober Inflasi kita turun menjadi 4 persen, artinya bahwa kita masih dalam kondisi yang bisa dikatakan stabil," imbuh Ikfina saat berada di Pasar Rakyat Mojo Kembangsore Park.

Pada kesempatan tersebut, Ikfina mengapresiasi kepada para petani, para KWT, serta kelompok-kelompok tani lainnya yang telah berpartisipasi melakukan kegiatan penanaman dan terus memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah dengan program P2L maupun pemanfaatan lahan kosong. Dimana itu dijadikan tempat penanaman bahan pangan, hal tersebut akan menjadi suatu support sistem yang sangat baik terhadap ketahanan pangan.

Untuk mendukung pemberdayaan para kelompok KWT dalam menyukseskan program P2L, Maka, Bupati Ikfina meminta kepada seluruh kepala desa untuk mendukung hal tersebut dengan penggunaan 20 persen dari dana desa yang harus digunakan untuk ketahanan pangan.

"Karena sampai saat ini penerjemahan pemanfaatan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan ini masih sangat bervariasi. Maka saya minta tolong fokusnya untuk ketahan pangan ini memanfaatkan lahan-lahan diluar lahan pertanian," ucapnya.

Contohnya, lanjut Ikfina, di Kabupaten Mojokerto fluktuasi harga cabai sangat tinggi. Ketika 50 persen masyarakat menanam cabe sendiri, tentu ini akan memberikan support yang sangat baik. Sehingga ini akan membantu menurunkan harga cabe ketika harga cabai lagi naik maupun turun.

"Jadi masalah inflasi ini tidak hanya tergantung pada ketersediaan barang secara fresh tetapi juga bagaimana sosial budaya masyarakat dalam memanfaatkan komoditi tersebut di dalam konsumsi sehari-hari," bebernya.

Lebih jauh Ikfina menjelaskan, salah satu faktor terkendalinya inflasi di Indonesia karena memiliki tanah yang subur sehingga bisa ditanami bahan-bahan pangan yang butuhkan.

"Makanya kita syukuri, disyukurinya tidak cukup dengan alhamdulillah tetapi harus dengan tindakan nyata yang produktif bagaimana betul-betul kita memanfaatkan karena kalau pekarangan rumah dimanfaatkan betul untuk ditanami bahan-bahan pangan maka tidak hanya masalah ketersediaan bahan pangan yang bisa kita wujudkan tetapi juga keindahan bisa kita wujudkan," ujarnya.

Ikfina juga mengajak agar masyarakat menjadikan makanan-makanan yang dihasilkan oleh tanah Mojokerto sebagai primadona kembali, seperti makanan olahan dari dari beras, ketan, serta singkong yang dapat menjadi tepung beras, tepung ketan, tepung maizena, dan tepung tapioka.

Karena dapat mempertahankan dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah masing-masing serta pada saat ini Indonesia masih mengimpor gandum sebagai bahan utama dari tepung terigu.

"Nah silahkan menjadikan makanan-makanan yang bahan dasar ini asli tumbuh dari tanah kita ini untuk menjadi favorit," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malang hingga Sidoarjo Alami Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Mojokerto Turut Antisipasi

Malang hingga Sidoarjo Alami Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Mojokerto Turut Antisipasi

Malang | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:31 WIB

Penutupan Majafest 2022 Tampilkan Pagelaran Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif

Penutupan Majafest 2022 Tampilkan Pagelaran Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 15:45 WIB

Kelompok Wanita Tani Lampung Tengah Ekspor 10.500 Tanaman Hias ke Turki

Kelompok Wanita Tani Lampung Tengah Ekspor 10.500 Tanaman Hias ke Turki

Lampung | Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:04 WIB

Lestarikan Adat Istiadat, Bupati Mojokerto Hadiri Ruwat Agung Patirtan Jolotundo

Lestarikan Adat Istiadat, Bupati Mojokerto Hadiri Ruwat Agung Patirtan Jolotundo

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:26 WIB

Pemkab Mojokerto Jaga Tradisi Ruwat Agung Nuswantara, Ikfina: Pusaka Banyak Mengandung Makna Filosofi

Pemkab Mojokerto Jaga Tradisi Ruwat Agung Nuswantara, Ikfina: Pusaka Banyak Mengandung Makna Filosofi

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 15:13 WIB

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati Edukasi Pentingnya Pemahaman Literasi Sejak Dini

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati Edukasi Pentingnya Pemahaman Literasi Sejak Dini

News | Senin, 18 Juli 2022 | 13:30 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB