Pendekar Doa Megawati Deklarasikan Ganjar Jadi Capres, PDIP: Tak Hormat Sama Jokowi

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 13:38 WIB
Pendekar Doa Megawati Deklarasikan Ganjar Jadi Capres, PDIP: Tak Hormat Sama Jokowi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Pendekar sebagai relawan Ganjar Pranowo mendorong agar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendeklarasikan sosok yang didukung mereka sebagai calon presiden atau capres 2024.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pendekar mendoakan agar aspirasi mereka berupa dukungan agar Ganjar jadi capres 2024 mendapatkan lampu hijau dari Megawati.

Kita berdoa bersama, kiranya aspirasi terbaik bisa diserap oleh Ibu Bangsa kita,” kata Ketua Pendekar Mandela Sinaga, Sabtu (12/11/2022).

Menurutnya, kepemimpinan Megawati sebagai Ibu Bangsa sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Apalagi, putri Presiden RI pertama Soekarno itu berhasil menjadi pemimpin perempuan pertama hingga membesarkan partai berlogo banteng tersebut.

Tak hanya itu, Megawati juga dinilai memiliki andil yang besar dalam menciptakan kader top layaknya Ganjar Pranowo. Karena itu, Pendekar mengirim surat ke Megawati agar Ganjar didukung PDIP sebagai capres 2024.

Pendekar sendiri sadar sepenuhnya keputusan PDIP terkait capres 2024 ada di tangan Megawati. Mandela bersama dengan Barisan Ibu-ibu Pendukung Ganjar Pranowo (Binar) pun baru saja mendeklarasikan diri sebagai Relawan Ganjar di Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Dengan segala hormat kami menyampaikan aspirasi dan du­kungan agar Bapak Ganjar dapat dideklarasikan menjadi Capres 2024,” ucap Mandela.

Berdasarkan berbagai kajian ilmiah, kata Mandela, Ganjar dinilai sebagai sosok paling rasional untuk memimpin bangsa Indonesia. Ini dibuktikan dari berbagai prestasi Ganjar selama memimpin Jawa Tengah.

Sosok Gubernur tersebut memiliki pencapaian di bidang reformasi birokrasi, pendidikan dan ekonomi. Pendekar yang didominasi para pemuda juga tak sembarang mengatakan hal tersebut, mengingat sebagian dari mereka merupakan akademisi yang telah mengkaji prestasi Ganjar.

Mandela mencontohkan dari sektor reformasi birokrasi, Ganjar dinilai sukses menerapkannya di Jawa Tengah. Maka tentu ditunggu agar reformasi birokrasi tersebut bisa diadopsi di tingkat nasional.

Diketahui dalam reformasi birokrasi, mantan Wali Kota Semarang tersebut berhasil melakukan prestasi lelang jabatan sebagai implementasi promosi terbuka. Adapun sistem tersebut baru ada di Jateng.

Tak sampai di situ, slogan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di era Ganjar adalah mboten korupsi (tidak korupsi), mboten ngapusi (tidak berbohong). Slogan itu dinilai bisa menjadi budaya baru yang positi dan standar pola pikir birokrat sebagai pelayan masyarakat.

Di jargon ini, Ganjar melaku­kan revolusi mental birokrat dengan menanamkan pola pikir dan prinsip bahwa aparatur Pemerintahan sejatinya adalah pelayan rakyat," jelasnya.

"Hal ini terbukti ampuh untuk menelurkan ke­bijakan dan pelaksanaan kebi­jakan yang pro pada rakyat,” tandas Mandela.

Dukungan Pendekar tersebut kepada Ganjar pun ditanggapi Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kritiyanto dengan tegas. Ia mengingat­kan bahwa relawan politik itu bersifat cair, sehingga berpotensi disusupi berbagai kepentingan dan mengadu domba para tokoh politik.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Bubarkan Paksa Acara lalu Usir Puan Maharani, Cek Faktanya

Megawati Bubarkan Paksa Acara lalu Usir Puan Maharani, Cek Faktanya

Riau | Minggu, 13 November 2022 | 13:08 WIB

Saran Refly Harun Buat Ahok Kalau Mau Berpolitik Lagi Lepas Dulu Jabatan Komisaris Utama PT Pertamina

Saran Refly Harun Buat Ahok Kalau Mau Berpolitik Lagi Lepas Dulu Jabatan Komisaris Utama PT Pertamina

| Minggu, 13 November 2022 | 13:00 WIB

Dokter Tifa Muncul Lagi! Kemarin Ribut Ijazah Palsu, Kini Cibir Habis Kemampuan Bahasa Jokowi, Netizen Auto Ribut

Dokter Tifa Muncul Lagi! Kemarin Ribut Ijazah Palsu, Kini Cibir Habis Kemampuan Bahasa Jokowi, Netizen Auto Ribut

News | Minggu, 13 November 2022 | 12:40 WIB

Tolong Dicatat! Janji Sangar Surya Paloh Kalau NasDem Tak Lolos Parlemen 2024

Tolong Dicatat! Janji Sangar Surya Paloh Kalau NasDem Tak Lolos Parlemen 2024

News | Minggu, 13 November 2022 | 12:39 WIB

G20 Sudah Gagal! Sebatas Angkat Citra Jokowi, di Argentina Cuma di Lapangan Terbuka

G20 Sudah Gagal! Sebatas Angkat Citra Jokowi, di Argentina Cuma di Lapangan Terbuka

| Minggu, 13 November 2022 | 11:51 WIB

Najwa Shihab: Menteri yang Nyalon Presiden Gimana Sih Kok Nggak Mundur! Sindir Siapa ya?

Najwa Shihab: Menteri yang Nyalon Presiden Gimana Sih Kok Nggak Mundur! Sindir Siapa ya?

News | Minggu, 13 November 2022 | 12:25 WIB

Terkini

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:18 WIB