KBRI di Ankara: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Ledakan di Istanbul

Diana Mariska

Senin, 14 November 2022 | 11:36 WIB
KBRI di Ankara: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Ledakan di Istanbul
Lokasi ledakan di Istanbul pada Minggu (13/11). (Yasin AKGUL / AFP)

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara mengatakan belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan di Istanbul, Turki, yang menewaskan enam orang.

Seperti dilaporkan, sebuah bom meledak di Istiklal Avenue, Istanbul, pada Minggu (13/11). Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa enam orang meninggal dunia serta 81 orang lainnya terluka dalam serangan itu.

Belum ada konfirmasi mengenai pelaku dan motif serangan.

"Hingga saat ini tidak terdapat informasi mengenai WNI yg menjadi korban," ungkap KBRI Ankara dalam keterangannya pada Senin, seperti dikutip dari Antara.

KBRI Ankara dan KJRI Istanbul saat ini terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas masyarakat Indonesia yang ada di sekitar lokasi.

Berdasarkan catatan KJRI Istanbul, jumlah WNI yang menetap di Istanbul sekitar 500 orang.

Lokasi kejadian sendiri merupakan salah satu tujuan favorit wisatawan asing, termasuk WNI, yang melakukan perjalanan wisata ke Istanbul.

Terkait peristiwa ledakan bom itu, pihak KBRI Ankara dan KJRI Istanbul mengimbau masyarakat Indonesia di Istanbul dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian jika tidak ada keperluan mendesak. WNI yang berada di Istanbul dan wilayah sekitarnya juga diminta segera menghubungi otoritas setempat dan perwakilan RI jika berada dalam keadaan darurat.

Pemerintah Indonesia juga mengecam aksi serangan bom yang terjadi di Istanbul dan menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dan luka-luka.

Sementara itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memutuskan untuk tetap menghadiri KTT G20 di Bali usai kejadian ini.

Ia sebelumnya berjanji akan menghukum para pelaku yang terlibat.

Pemimpin Turki itu belum mengungkap siapa yang berada di balik serangan itu tetapi menambahkan bahwa ia mengendus “aroma teror”. Menurutnya, pihak kepolisian dan kantor gubernur masih melakukan penyelidikan, termasuk meninjau rekaman di sekitar lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Turki Janji Hukum Pelaku Ledakan di Istanbul, Sebut Ada 'Aroma Teror'

Presiden Turki Janji Hukum Pelaku Ledakan di Istanbul, Sebut Ada 'Aroma Teror'

News | Senin, 14 November 2022 | 10:58 WIB

Jumlah Korban Ledakan di Istanbul Bertambah, Enam Orang Tewas dan 53 Orang Terluka

Jumlah Korban Ledakan di Istanbul Bertambah, Enam Orang Tewas dan 53 Orang Terluka

News | Minggu, 13 November 2022 | 23:43 WIB

Empat Orang Tewas dan 38 Orang Lainnya Terluka Akibat Ledakan di Istanbul

Empat Orang Tewas dan 38 Orang Lainnya Terluka Akibat Ledakan di Istanbul

News | Minggu, 13 November 2022 | 22:13 WIB

Menhan Israel: Kerja Sama Pertahanan dengan Turki akan Diperkuat

Menhan Israel: Kerja Sama Pertahanan dengan Turki akan Diperkuat

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 11:28 WIB

41 Orang Pekerja Tewas dalam Insiden Ledakan Tambang Batu Bara di Turki

41 Orang Pekerja Tewas dalam Insiden Ledakan Tambang Batu Bara di Turki

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 12:18 WIB

Coast Guard Yunani Tembaki Kapal Kargo Turki yang "Mencurigakan" di Laut Aegea

Coast Guard Yunani Tembaki Kapal Kargo Turki yang "Mencurigakan" di Laut Aegea

News | Senin, 12 September 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×