Satu-satunya dari Asia Tenggara, Kenapa Indonesia Bisa Jadi Anggota G20?

Aulia Hafisa

Selasa, 15 November 2022 | 23:34 WIB
Satu-satunya dari Asia Tenggara, Kenapa Indonesia Bisa Jadi Anggota G20?
Kenapa Indonesia Bisa Jadi Anggota G20? (Shutterstock)

Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali resmi dibuka pada hari ini, Selasa (15/11/2022). Diketahui, Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang masuk ke dalam daftar negara G20. Lantas kenapa Indonesia bisa jadi anggota G20

G20 merupakan salah satu forum internasional paling berpengaruh di dunia. Pasalnya, semua anggota G20 merepresentasikan lebih dari dua per tiga penduduk di dunia. Tercatat sebesar 75 persen perdagangan global, dan 80 persen lainnya sebagai sumber produk domestik bruto (PDB) dunia. 

Sebuah forum kerja sama multilateral yang beranggotakan 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) ini mempunyai kelas pendapatan menengah hingga tinggi. G20 sendiei terdiri dari berbagai negara berkembang hingga maju. 

Anggota G20 sendiri adalah Amerika Serikat (AS), Australia, Brasil, Argentina, Afrika Selatan, China, Kanada, Uni Eropa, Perancis, Jerman, Jepang, Italia, India, Indonesia, Meksiko, Arab Saudi, Rusia, Korea Selatan, Turki, dan Inggris. Sebanyak 17 Kepala Negara atau Pemerintahan turut hadir dalam KTT G20 yang tengah dilaksanakan di Bali. 

Lantas mengapa Indonesia bisa jadi anggota G20? Ketahui sejumlah alasan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang bergabung G20. 

Alasan Indonesia Bisa Jadi Anggota G20 

Indonesia resmi bergabung menjadi anggota G20 pada tahun 1999 silam. Saat itu, Indonesia masih dalan tahap pemulihan setelah krisis ekonomi yang terjadi pada 1997-1998. Kondisi Indonesia disebut sebagai emerging economy yang memiliki ukuran dan juga potensi ekonomi sangat besar di wilayah Asia. Selain itu, terdapat beberapa alasan lain kenapa Indonesia bisa jadi anggota G20 seperti berikut: 

1. Indonesia dinilai berpengalaman dalam mengatasi krisis ekonomi yang terjadi di kawasan Asia pada akhir tahun 1990-an. 

2. Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. 

baca juga

3. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk beragama Muslim terbesar di dunia. 

4. Indonesia menduduki peringkat ke 10 dalam daftar paritas daya beli (Purchasing Power Parity) di antara beberapabanggota G20 lainnya. 

5. Indonesia menjadi kekuatan pasar baru (New Established Emerging Market) dengan jumlah PDB di atas US$ 1 Triliun. 

Sebagai informasi, G20 pafa awalnya adalah sebuah forum untuk sejumlah menteri keuangan dan bank sentral untuk membahas berbagai kebijakan dalam penyelesaian krisis ekonomi global yang melanda dunia. 

Dikutip dari laman resmi Sherpa G20 Indonesia, terbentuknya G20 ini tak terlepas dari kekecewaan masyarakat internasional atas kegagalan forum G7 untuk mencari solusi permasalahan ekonomi global pada saat itu.  

Awal Mula Terbentuknya G20 

Pembentukan G20 pada awalnya, menitikberatkan sejumlah upaya reformasi sistem keuangan global sebagai salah satu kunci untuk merespon krisis ekonomi global yang melanda dunia. Seiring dengan membaiknya ekonomi global, KTT G20 lalu mempunyai sebuah tujuan yang lebih jelas, yaitu untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan juga seimbang. 

Khusus untuk Presidensi G20 yang dilaksanakan di Indonesia, hal tersebut dilatarbelakangi atas situasi pandemi Covid-19 yang membawa dampak sangat besar bagi dunia. Atas hal itulah, G20 tahun ini mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger (Pulih Bersama, Pulih Lebih Kuat)". 

Selain tema, Indonesia juga mengusung tiga isu prioritas yang menjadi poin utama dalam forum G20 2022 di Bali. Ketiga isu tersebut anatara lain arsitektur kesehatan global, transformasi digital ekonomi, serta transisi energi berkelanjutan. 

Nah itulah tadi sejumlah alasan kenapa Indonesia bisa jadi anggota G20. Atas dasar itulah Indonesia dipercaya menjadi anggota G20 dan pada tahun ini KTT G20 dilaksanakan di Bali mulai 15 hingga 16 Oktober 2022. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan Filipina untuk Piala AFF 2022: Gelar Uji Coba dan Panggil Pemain Eropa

Persiapan Filipina untuk Piala AFF 2022: Gelar Uji Coba dan Panggil Pemain Eropa

Bola | Selasa, 15 November 2022 | 23:03 WIB

Dihadiri Langsung Presiden Jokowi, 1.500 Peserta Bakal Hadiri Munas Hipmi 2022 di Solo

Dihadiri Langsung Presiden Jokowi, 1.500 Peserta Bakal Hadiri Munas Hipmi 2022 di Solo

Surakarta | Selasa, 15 November 2022 | 21:45 WIB

Profil Landry Chauvin, Pelatih Timnas Prancis U-20 yang Bakal Adu Taktik dengan Shin Tae-yong

Profil Landry Chauvin, Pelatih Timnas Prancis U-20 yang Bakal Adu Taktik dengan Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 15 November 2022 | 21:42 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB