'Bicara Politik Cuma Sampai Dagu Bukan Hati', Hubungan SBY-Megawati Ternyata Baik Saja Sejak Dulu

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Sabtu, 19 November 2022 | 12:43 WIB
'Bicara Politik Cuma Sampai Dagu Bukan Hati', Hubungan SBY-Megawati Ternyata Baik Saja Sejak Dulu
Megawati dan SBY (Kolase)

Suara.com - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden Keenam Susilo Bambangan Yudhoyono (SBY) sering kali dianggap tak akur.

Hubungan kedua tokoh tersebut dianggap mengalami panas dingin sejak bertahun-tahun silam. Kendati demikian, pakar komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat.

Hal ini dinyakan oleh hensat saat dimintai tanggapan tentang Megawati dan SBY yang duduk satu meja di gala dinner KTT G20.

Menurut Hensat, dia menduga bahwa Megawati dan SBY memang sebenarnya menjalin hubungan yang baik-baik saja.

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri duduk satu meja dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara agenda welcoming dinner KTT G20 yang berlangsung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Selasa (15/11/2022). (Twitter @/jansen_jsp)
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri duduk satu meja dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara agenda welcoming dinner KTT G20 yang berlangsung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Selasa (15/11/2022). (Twitter @/jansen_jsp)

"Saya yakin sebetulnya Bu Megawati dan Pak SBY sejak dulu memang baik-baik saja,” ujar Hensat seperti yang dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com.

Menurutnya hubungan baik-baik itu terlihat di mana Megawati memberikan izin pada SBY untuk meju Pemilihan Presdien (Pilpres) melawan dirinya sendiri pada 2004 lalu.

"Buktinya, Bu Mega mengizinkan Pak SBY maju dalam pilpres untuk melawan dia," imbuhnya.

Jika tak berhubungan baik, Hensat menyebut Megawati mungkin tak akan membiarkan SBY maju melawannya.

"Pak SBY enggak mungkin diizinkan untuk maju waktu itu jika keduanya berseteru," kata Hensat.

baca juga
Megawati dan SBY (Kolase)
Megawati dan SBY (Kolase)

Hensat menuturkan bahwa izin Megawati adalah bentuk sikap demokratis orang nomor satu di PDIP itu.

"Itulah kenegarawanan dan demokrasi yang sesungguhnya," ujar Hensat.

"Mereka bicara politik hanya sampai dagu saja, tidak sampai hati."

Dengan begitu, Hensat mengklaim bahwa duduknya dua tokoh besar tersebut dalam satu meja adalah pemandangan yang wajar sebagai tokoh bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hobinya Ngejek Termasuk ke Jokowi, Ruhut Sitompul ke Partai Demokrat: Jangan Begitulah...

Hobinya Ngejek Termasuk ke Jokowi, Ruhut Sitompul ke Partai Demokrat: Jangan Begitulah...

News | Jum'at, 18 November 2022 | 19:52 WIB

Megawati Satu Meja Dengan SBY Akankah Koalisi? Pengamat: Dalam Politik Semua Bisa Terjadi

Megawati Satu Meja Dengan SBY Akankah Koalisi? Pengamat: Dalam Politik Semua Bisa Terjadi

Mamagini | Jum'at, 18 November 2022 | 18:32 WIB

Megawati dan SBY Duduk Bersaman, PKB: Engga Ada Lagi Black Campaign atau Isu SARA Digoreng

Megawati dan SBY Duduk Bersaman, PKB: Engga Ada Lagi Black Campaign atau Isu SARA Digoreng

Video | Jum'at, 18 November 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×