Program Guru PPPK Didukung Berbagai Pihak

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 21 November 2022 | 07:30 WIB
Program Guru PPPK Didukung Berbagai Pihak
Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-PPPK) banyak didukung sejumlah pemerintah daerah (Pemda). (Dok: Kemendikbud)

Suara.com - Dukungan sejumlah pemerintah daerah (Pemda) terhadap proses seleksi guru aparatur sipil negara melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-PPPK) terus mengalir. Keberadaan guru PPPK dinilai sebagai jalan keluar bagi peningkatan kesejahteraan guru honorer sekaligus memperbaiki ketimpangan kualitas pendidikan di daerah.

Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur menegaskan akan mendukung penuh pemenuhan kebutuhan guru PPPK. Program ini diyakini mampu menjadi jembatan bagi penciptaan anak-anak berkualitas yang kelak menjadi pemimpin bangsa.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan guru sangat dibutuhkan untuk mendidik calon-calon pemimpin masa depan. Sayangnya, saat ini terjadi kekurangan jumlah guru termasuk di Kota Surabaya. “Ketika jumlah guru ini kurang maka untuk menciptakan anak-anak bangsa akan terkendala, karena itulah di pemerintahan kota surabaya untuk pemenuhan kebutuhan guru kami melakukan melalui PPPK,” tegas Eri di Surabaya.

Ia pun berharap pemenuhan kebutuhan guru PPPK akan bermanfaat bagi semua khususnya Kota Surabaya. Berdasarkan Pengumuman Pemerintah Kota Surabaya Nomor 810 Tahun 2022, tahun ini jumlah kebutuhan guru PPPK yang dibuka di wilayah tersebut mencapai 1.513 formasi. Sebelumnya, Walikota Surabaya juga telah mengangkat 883 guru PPPK hasil seleksi tahun 2021.

Dukungan terhadap Program Guru PPPK juga datang dari pemda lain. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan 1.750 Guru PPPK hasil seleksi 2021 tahap 2 tahun 2021 pada Hari Guru Nasional 25 November mendatang. Sebelumnya, sebanyak 1.669 guru PPPK hasil seleksi 2021 tahap 1 telah menerima SK pengangkatan.

Pemerintah Papua Barat juga akan segera mengangkat 1.261 guru PPPK yang lulus seleksi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat, Barnabas Dowansiba menyatakan kekurangan guru merupakan masalah penting. Sebab, untuk membangun pendidikan yang berkualitas di Papua Barat membutuhkan keterlibatan dan peran aktif para guru.

“Kalau tidak ada guru maka sama saja maka tidak mungkin kita wujudkan generasi bangsa yang berkualitas, tidak mungkin satu guru mengajar ke semua anak,” tegas Dowansiba.

Beberapa bulan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat juga mengangkat 1.742 guru PPPK hasil seleksi tahun 2021. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meminta guru PPPK bekerja profesional untuk mencerdaskan anak. Ia juga menyatakan akan kembali mengusulkan formasi guru untuk mengikuti seleksi tahun 2022.

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat, dari total kebutuhan lebih dari 1 juta formasi tahun 2021, terdapat 506.252 formasi guru PPPK yang diajukan Pemda. Proses seleksi tahun 2021 diikuti oleh 925.637 pelamar. Dari jumlah pelamar tersebut, sebanyak 293.860 guru lulus dan mendapatkan formasi, 193.954 guru lulus namun tidak dapat formasi, dan 437.823 pelamar tidak lulus.

baca juga

Tahun 2022, pemerintah kembali membuka seleksi guru PPPK dengan total kebutuhan 781.844 formasi. Hingga Oktober 2022, Pemda baru mengusulkan sebanyak 40,9 persen dari kebutuhan formasi yang ditetapkan. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan pemda adalah anggaran penggajian.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti menyatakan Kemenkeu akan menyiapkan anggaran untuk ASN PPPK sebesar  Rp 25,74 triliun pada tahun 2023. Adapun pemerintah menargetkan pengangkatan tenaga kerja sebanyak 1,3 juta formasi PPPK pada tahun ini dan tahun depan yang meliputi guru, tenaga kesehatan, dan teknis. Penggajian PPPK pada 2023 terbagi atas klaster provinsi dan klaster kabupaten/kota.

“Penggajian formasi PPPK ini selalu menjadi perhatian kita semua bagaimana kita menyelesaikan masalah PPPK di daerah,” ujar Astera saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, September lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah yang Baru

Profil Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah yang Baru

News | Minggu, 20 November 2022 | 17:04 WIB

Nora Alexandra Sudah Lelah Pura-pura Kuat Dibohongi Jerinx: Lepaskan Saya Lah

Nora Alexandra Sudah Lelah Pura-pura Kuat Dibohongi Jerinx: Lepaskan Saya Lah

Selebtek | Minggu, 20 November 2022 | 14:55 WIB

Innalillah Guru Agama Meninggal di Tumpukan Buku, Usai Mengajar Siswa Cara Mengurus Jenazah

Innalillah Guru Agama Meninggal di Tumpukan Buku, Usai Mengajar Siswa Cara Mengurus Jenazah

Sulsel | Minggu, 20 November 2022 | 14:19 WIB

Pengumuman Guru PPPK Pemkot Palembang Lulus Administrasi Diumumkan 17 November 2022

Pengumuman Guru PPPK Pemkot Palembang Lulus Administrasi Diumumkan 17 November 2022

Sumsel | Minggu, 20 November 2022 | 10:53 WIB

Rafael Struick Punya Hubungan Darah dengan Bek Leeds United? Jejak Predator Anak di Bekasi Terendus

Rafael Struick Punya Hubungan Darah dengan Bek Leeds United? Jejak Predator Anak di Bekasi Terendus

Bekaci | Minggu, 20 November 2022 | 10:22 WIB

Istri Diganggu Guru Spiritual hingga Ngotot Minta Cerai, Dedi Mulyadi Bahagia Itu Sederhana, Netizen Berbondong-bondong Minta Dinikahi KDM

Istri Diganggu Guru Spiritual hingga Ngotot Minta Cerai, Dedi Mulyadi Bahagia Itu Sederhana, Netizen Berbondong-bondong Minta Dinikahi KDM

Bandung | Minggu, 20 November 2022 | 10:17 WIB

Terkini

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:49 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

×