Detik-detik Tim SAR Temukan Jenazah Ibu dan Anak yang Tertimbun Longsor Gempa Cianjur

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 25 November 2022 | 17:58 WIB
Detik-detik Tim SAR Temukan Jenazah Ibu dan Anak yang Tertimbun Longsor Gempa Cianjur
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah ibu dan anak yang ditemukan di Kampung Cugenang, Desa Cijedil, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty.

Suara.com - Dua jenazah korban gempa Cianjur yang tertimbun material longsor di Desa Cijedil, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditemukan oleh tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas dan Korp Brimob pada Jumat (25/11/2022).

Komandan Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Popri Ipda I Nyoman Sudiarta mengatakan bahwa dua jenazah korban yang ditemukan merupakan ibu dan anak.

"Ditemukan pukul 15.30 WIB," kata Nyoman.

Kedua jenazah yang ditemukan adalah seorang ibu bernama Ekawari dan anaknya Azura yang berusia tiga tahun, demikian informasi dari pihak keluarga.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap jenazah korban sejak Selasa (21/11/2022) lalu. Namun, alat berat tidak dapat masuk sehingga harus menggunakan peralatan seadanya, seperti sekop, cangkul, linggis, dan sinso.

Anjing pelacak K-9 dari Polri dan Dog SAR Indonesia serta milik TNI pun turut dikerahkan untuk melakukan pencarian jenazah.

Hingga pada Kamis (24/11/2022), bau amis sudah tercium di lokasi dua jenazah ditemukan. Pencarian baru membuahkan hasil setelah alat berat masuk ke lokasi gempa yang tertutup longsor pada Kamis kemarin.

Paman korban, Zainudin (46) menyebutkan bahwa keponakannya sedang tidur siang bersama anaknya di kamar saat gempa.

Informasi itu diperolehnya dari suami dari keponakannya yang selamat dari gempa.

baca juga

"Posisinya waktu kejadian di kamar lagi nidurin anaknya," ujar Nazarudin.

Keluarga pun kini lega bisa memakamkan jenazah Eka dan Azura secara keagamaan. Sesuai dengan harapan keluarga agar ibu dan anak itu segera ditemukan dalam kondisi apapun.

Eka dan Azurra merupakan dua dari 31 warga Desa Cijedil yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan hingga Kamis (24/11). Kedua jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemulasaran.

Berdasarkan data DVI Polri, pada hari ini telah menerima 13 kantong jenazah sehingga sejak kejadian gempa hingga hari ini sudah ada 145 kantong jenazah yang diterima.

Dari 145 kantong jenazah itu, berisi 144 kantong jenazah utuh dan satu kantong jenazah berisi body part. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Korban Gempa Cianjur: 310 Meninggal, 24 Orang Masih Hilang

Update Korban Gempa Cianjur: 310 Meninggal, 24 Orang Masih Hilang

News | Jum'at, 25 November 2022 | 17:45 WIB

Alumni Akpol 1996 Wirasatya Bantu Korban Gempa Cianjur: Kirim Tenda, Sembako hingga Obat-obatan

Alumni Akpol 1996 Wirasatya Bantu Korban Gempa Cianjur: Kirim Tenda, Sembako hingga Obat-obatan

Jabar | Jum'at, 25 November 2022 | 17:32 WIB

Curhat Pilu Wanita Korban Gempa Cianjur, Pernikahan Ditunda gegara Rumah Hancur

Curhat Pilu Wanita Korban Gempa Cianjur, Pernikahan Ditunda gegara Rumah Hancur

Riau | Jum'at, 25 November 2022 | 17:21 WIB

Sebut Lebih Aman, Puluhan Penyintas Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba

Sebut Lebih Aman, Puluhan Penyintas Gempa Cianjur Mengungsi di Kandang Domba

Jakarta | Jum'at, 25 November 2022 | 17:16 WIB

CSR BRI Peduli Pro-Aktif Bantu Warga Terdampak dengan Membangun Posko BRI Peduli Bencana

CSR BRI Peduli Pro-Aktif Bantu Warga Terdampak dengan Membangun Posko BRI Peduli Bencana

Bali | Jum'at, 25 November 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×