Gaduh Ulah Ormas Copot Label Gereja Di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Polisi Periksa Anggota Garis

Bangun Santoso

Senin, 28 November 2022 | 06:15 WIB
Gaduh Ulah Ormas Copot Label Gereja Di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Polisi Periksa Anggota Garis
Tangkapan tenda bantuan kemanusian gempa Cianjur label gereja dicopot [Instagram]

Suara.com - Proses penanganan dan distribusi bantuan gempa Cianjur dibuat gaduh gegara video viral ulah anggota ormas mencopot label gereja di tenda bantuan. Gegara peristiwa ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sampai dibuat kesal.

Mulanya, beredar sebuah video viral pencopotan labeh sebuah gereja di tenda bantuan yang diberikan untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur. Dalam video itu, sejumlah orang tampak membongkar tulisan 'Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia'. Mereka tampak mencabut label dari tenda berwarna biru.

Mendapati video itu viral hingga bikin gaduh, Gubernur Ridwan Kamil amat menyesalkan.

"Sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi. Pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian Cianjur," ujar Ridwan Kamil sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (27/11/2022).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil itu, sejatinya bencana alam dapat menimpa siapa saja. Bencana alam yang terjadi di Cianjur datang tidak pilih-pilih. "Bencana ini datang tidak pilih-pilih dan pastinya mendampaki semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini," katanya.

Begitu pula di sisi pemberi bantuan. Ridwan Kamil menyebut pemberi bantuan datang tidak pilih-pilih. Mereka membantu dari berbagai golongan, kelompok apa pun keyakinan atau agamanya.

"Yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apa pun keyakinan atau agamanya," ujarnya.

Kata dia, simbol atau tanda yang dituliskan si pemberi bantuan adalah hal yang wajar. Sebab, pemberi bantuan memiliki beban tanggung jawab kepada para donatur yang menitipkan bantuan.

"Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka," tuturnya.

baca juga

Perihal kasus itu, Ridwan Kamil telah meminta Kapolda Jabar untuk menindaklanjuti hal tersebut. Selain itu, dia berpesan bahwa semua dari kita adalah saudara sebangsa dan kemanusiaan.

"Saya sudah meminta kepolisian, khususnya Kapolda Jawa Barat, untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur Nuhun," tegas Kang Emil.

"Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," imbuhnya.

Polisi Ungkap Ormas Pencopot Label Gereja

Warga Kampung Rawa Cina, Kecamatan Nagrak, Cianjur, mendirikan tenda pengungsian di lahan kuburan pasca gempa, Rabu (23/11/2022). [ANTARA]
Warga Kampung Rawa Cina, Kecamatan Nagrak, Cianjur, mendirikan tenda pengungsian di lahan kuburan pasca gempa, Rabu (23/11/2022). [ANTARA]

Di sisi lain, Polres Cianjur telah memeriksa sejumlah pihak dari ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) yang melakukan aksi pencopotan label pada tenda yang diberikan tim dari sebuah gereja untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Kepad awak media, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, sejumlah orang dari ormas tersebut mencopot label lantaran khawatir adanya motivasi lain yang masuk melalui penyaluran bantuan korban gempa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Resah Warga Cianjur, Penyidik Polres Cianjur Periksa Pimpinan Ormas

Bikin Resah Warga Cianjur, Penyidik Polres Cianjur Periksa Pimpinan Ormas

Serang | Senin, 28 November 2022 | 00:01 WIB

Ormas yang Cabut Label Pemberi Bantuan Tenda Pengungsi di Cianjur Janji Tidak  Ulangi Perbuatan

Ormas yang Cabut Label Pemberi Bantuan Tenda Pengungsi di Cianjur Janji Tidak Ulangi Perbuatan

Bekaci | Minggu, 27 November 2022 | 23:08 WIB

Prediksi Cuaca 28 November 2022, Bogor, Depok dan Cianjur Hari Ini Hujan

Prediksi Cuaca 28 November 2022, Bogor, Depok dan Cianjur Hari Ini Hujan

Bogor | Senin, 28 November 2022 | 05:30 WIB

Polisi Periksa Orang yang Cabut Label Pemberi Bantuan Tenda Pengungsi Korban Gempa Cianjur

Polisi Periksa Orang yang Cabut Label Pemberi Bantuan Tenda Pengungsi Korban Gempa Cianjur

Bekaci | Minggu, 27 November 2022 | 21:24 WIB

Korban Meninggal Gempa Cianjur Terus Bertambah, Data BNPB Terbaru Tercatat 321 Orang

Korban Meninggal Gempa Cianjur Terus Bertambah, Data BNPB Terbaru Tercatat 321 Orang

Purwokerto | Minggu, 27 November 2022 | 21:19 WIB

Kapolda Jabar Sebut Segelintir Oknum Ormas yang Cabut Label di Tenda Bantuan Korban Gempa Cianjur Diperiksa

Kapolda Jabar Sebut Segelintir Oknum Ormas yang Cabut Label di Tenda Bantuan Korban Gempa Cianjur Diperiksa

Cianjur | Minggu, 27 November 2022 | 21:10 WIB

Terkini

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

×