Sikap Presiden Berpotensi Ciderai Demokrasi, Demokrat Ke Jokowi: Setop Kode-kode Sosok Capres!

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 28 November 2022 | 09:37 WIB
Sikap Presiden Berpotensi Ciderai Demokrasi, Demokrat Ke Jokowi: Setop Kode-kode Sosok Capres!
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)

Suara.com - Demokrat mempertanyakan sikap Presiden Joko Widodo yang justru terkesan ikut campur dalam urusan pencalonan presiden 2024. Jokowi kekinian kerap dianggap memberikan sinyal terkait siapa figur yang ia dukung.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani bertanya apakah sikap demikian itu dilakukan Jokowi secara sadar atau tidak.

"Jika ini dilakukan secara sadar sebagai bentuk endorsment terhadap calon presiden yang dipersiapkan dan dikehendakinya pada Pilpres 2024 mendatang, ini tidak etis dan berpotensi besar mencederai demokrasi," kata Kamhar kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Menurut Kamhar sikap Jokowi memberikan sinyal dukungan tidak dapat dibenarkan. Ia menilai Jokpwi tetap berperilaku tidak etis, sekalipun pernyataan atau sinyal yang diberikan ditujukan untuk internal.

"Meskipun misalnya kode-kode Pak Jokowi ini hanya untuk kepentingan internal partainya yang tengah diperhadapkan pada dua pilihan kader terbaiknya untuk mempengaruhi pengambil keputusan terhadap siapa yang nantinya akan diajukan sebagai capres, tetap saja ini terlalu berlebihan effort dan sumber daya yang digunakannya," tutur Kamhar.

'Nggak Usah Sibuk Kasih Kode'

Partai Demokrat meminta Presiden Jokowi tidak perlu repot-repot mengurus persoalan calon presiden sampai harus mengerahkan atau memobilisasi relawan.

Apalagi membuat penyataan yang kemudian ditafsirkan sebagai sinyal dukungan atau kode Jokowi untuk figur tertentu. Teranyar pernyataan yang ditafsirkan sebagai kode ialah terkait pemimpinan rambut bewarna putih semua yang memandakan pemimpinan yang memikirkan rakyat.

Menurut Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara, Herzaky Mahendra Putra, Jokowi seharusnya tidak perlu menyibukan diri ke hal-hal tersebut.

baca juga

"Tak perlulah sibuk kasih kode sana-sini untuk urusan capres 2024. Apalagi mengumpulkan relawan. Memangnya ini musim kampanye?" kata Herzaky, Minggu (27/11/2022).

Herzaky menyarankan agar anggaran atau logistik acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno pada Sabtu (26/11) dialihkan kepada yang lebih membutuhkan, yakni korban gempa Cianjur.

"Lebih baik uang buat mobilisasi relawan kemarin, dipakai buat bantu korban bencana Cianjur. Bakal jauh lebih bermanfaat dan bermartabat," kata Herzaky.

Sementara itu, terkait pernyataan Jokowi tentang ciri-ciri fisik pemimpin yang memikirkan rakyat, mulai dari banyak kerutan di wajah hingga rambut bewarna putih semua, menurut Demokrat terpenting buat pemimpin ialah bukan mengenai fisik semata.

Herzaky mengatakan pemimpin yang memikirkan rakyat itu dilihat dari rekam jejak, gagasan, ide serta karya untuk bangsa dan negara.

"Punya visi besar untuk negara ini. Sering berbagi pemikiran dan memberikan usulan solusi untuk permasalahan-permasalahan bangsa di berbagai forum ilmiah ataupun forum publik," kata Herzaky.

Menurut Herzaky pemimpin yang memikirkan rakyat juga seharusnya merupakan sosok yang berani menyuarakan harapan dan aspirasi rakyat di ruang publik dan membantu memperjuangkan nasib mereka. Pemimpin, lanjut dia juga harus mau duduk bareng dengan rakyat untuk mendengarkan keluhan mereka langsung.

"Bukan dari penampilan fisik ataupun jadi artis di medsos. Pencitraan joget sana sini seakan-akan dekat dengan rakyat. Tapi, saat rakyatnya ditindas, diintimidasi, ditekan, malah diam seribu bahasa," kata Herzaky.

"Bukan sibuk rekaman bagi bantuan ataupun foto-foto sendiri di lokasi bencana, tapi tak pernah mau dialog ataupun dengarkan keluhan rakyat yang sedang susah atau tertimpa bencana," ujar Herzaky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Hitamkan Rambut, Usai Jokowi Beri Kode 'Pemimpin Merakyat Berambut Putih'

Ganjar Pranowo Hitamkan Rambut, Usai Jokowi Beri Kode 'Pemimpin Merakyat Berambut Putih'

Bali | Senin, 28 November 2022 | 09:32 WIB

Kaesang Pangarep Minta Doa Restu Unggah Potret Latar Biru, Publik: Ada Orjen Tunggal Nggak Mas?

Kaesang Pangarep Minta Doa Restu Unggah Potret Latar Biru, Publik: Ada Orjen Tunggal Nggak Mas?

Mamagini | Senin, 28 November 2022 | 09:27 WIB

Pro Jokowi Tak Segan Jika Diminta Bantai Para Musuh Pemerintah: Kalau Mau Tempur Lapangan Kita Lebih Banyak

Pro Jokowi Tak Segan Jika Diminta Bantai Para Musuh Pemerintah: Kalau Mau Tempur Lapangan Kita Lebih Banyak

Manado | Senin, 28 November 2022 | 09:24 WIB

Momen Ganjar Dikepung Teriakan 'Ganjar Presiden Rambut Putih', Efek 'Nyanyian' Jokowi?

Momen Ganjar Dikepung Teriakan 'Ganjar Presiden Rambut Putih', Efek 'Nyanyian' Jokowi?

News | Senin, 28 November 2022 | 09:22 WIB

Elite Demokrat Nilai Presiden Jokowi Pertontonkan Kebodohan: Rambut Keriput Bukan Tanda Kepemimpinan, tetapi Penuaan

Elite Demokrat Nilai Presiden Jokowi Pertontonkan Kebodohan: Rambut Keriput Bukan Tanda Kepemimpinan, tetapi Penuaan

Depok | Senin, 28 November 2022 | 09:13 WIB

Beberapa Relawan Jokowi Kritik Acara GBK: Sebaiknya Fokus Hadapi Resesi

Beberapa Relawan Jokowi Kritik Acara GBK: Sebaiknya Fokus Hadapi Resesi

News | Senin, 28 November 2022 | 09:08 WIB

Hati-Hati! Ini Pesan Presiden dalam acara Silaturahmi Akbar bersama Relawan Jokowi di GBK

Hati-Hati! Ini Pesan Presiden dalam acara Silaturahmi Akbar bersama Relawan Jokowi di GBK

Surabaya | Senin, 28 November 2022 | 09:07 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×