NasDem Koar-Koar Anies Dizalimi, Demokrat Lagi Kena Sentil: Sejak Bergaul sama SBY Jadi Suka Play Victim

Aulia Hafisa, Elvariza Opita

Rabu, 28 Desember 2022 | 13:59 WIB
NasDem Koar-Koar Anies Dizalimi, Demokrat Lagi Kena Sentil: Sejak Bergaul sama SBY Jadi Suka Play Victim
Bacapres Anies Baswedan saat melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi partai politik. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Beberapa waktu belakangan Partai NasDem seolah terus menarasikan pihaknya tengah dizalimi.

Salah satu yang menyebutkannya adalah Ketua DPP Partai NasDem, Effendy Choirie alias Gus Choi, dan mengaitkannya dengan sejumlah kabar penolakan yang dialami Anies Baswedan.

Sebagai informasi, Gus Choi mengklaim bahwa penolakan yang diterima Anies hanyalah rekayasa belaka. "Nggak ada masalah, itu rekayasa semua. Nanti mereka akan capek sendiri. Nggak apa-apa, Mas Anies semakin dizalimi makin bagus," tegas Gus Choi, Selasa (27/12/2022).

Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie (YouTube/Indonesia Lawyers Club)
Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

Hal inilah yang dikomentari oleh Presidium Kongres Rakyat Nasional (KORNAS), Sutrisno Pangaribuan. Terang-terangan Sutrisno menyebut Partai NasDem sedang melakukan strategi play victim yang "ditularkan" oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bahkan Sutrisno juga menyebut strategi play victim itulah yang membuat SBY bisa dua kali memenangkan pemilihan umum.

"Sejak bergaul dengan SBY, Partai Nasdem semakin tertarik menggunakan strategi yang dianggap sukses mengantarkan SBY menjadi Presiden RI dua periode," tutur Sutrisno dalam keterangan resminya kepada WartaEkonomi.co.id, seperti dikutip pada Rabu (28/12/2022).

Sutrisno lalu memaparkan beberapa penolakan yang diterima Anies di sejumlah wilayah. Misalnya Anies yang disambut unjuk rasa penolakan saat hendak memenuhi undangan dari kerabatnya di Solo.

Selain itu, Sutrisno juga menilai pernyataan Gus Choi soal reshuffle kabinet juga makin menunjukkan Partai NasDem menggunakan strategi playing victim.

Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di HUT ke-11 Partai Nasdem di JCC, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (ist/ dok IG @aniesbaswedan)
Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di HUT ke-11 Partai Nasdem di JCC, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (ist/ dok IG @aniesbaswedan)

"Dari rangkaian peristiwa tersebut, Partai Nasdem sedang membangun 'playing victim' bagi Partai Nasdem dan Capres Anies Baswedan," ungkapnya.

baca juga

Lantas apa ujung dari seluruh strategi ini? Menurut politikus PDIP itu, Partai NasDem jelas hanya mengincar kemenangan di Pemilu 2024.

"Strategi ini diyakini untuk melengkapi sejumlah manuver politik dalam rangka memenangkan Pemilu 2024. Bagi Partai Nasdem, kemenangan Pemilu 2024 menjadi tujuan utama, meskipun harus menggunakan berbagai cara," terang Sutrisno.

Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi pemaparan kepada kader Partai Demokrat. (Twitter/SBYudhoyono)
Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi pemaparan kepada kader Partai Demokrat. (Twitter/SBYudhoyono)

Karena itulah Sutrisno juga menyarankan Partai NasDem untuk melaporkan saja ke pihak berwajib apabila merasa Anies Baswedan dan partainya sedang dizalimi lewat berbagai penolakan.

"Jika aksi penolakan dianggap sebagai tindakan 'zalim', harusnya dilaporkan kepada institusi penegak hukum yang dapat menghentikan tindakan zalim, bukan malah disyukuri dan dinikmati," tegas Sutrisno.

DISCLAIMER

Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Didemo Meski Hanya Kondangan, Relawan Ajak Senyum

Anies Baswedan Didemo Meski Hanya Kondangan, Relawan Ajak Senyum

Bestie | Rabu, 28 Desember 2022 | 07:04 WIB

Siswono Yudo Husodo Mengundurkan Diri dari NasDem, Johnny G Plate: Tak Terkait Pencapresan Anies

Siswono Yudo Husodo Mengundurkan Diri dari NasDem, Johnny G Plate: Tak Terkait Pencapresan Anies

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 22:48 WIB

Respon Bambang Pacul Soal Wacana Megawati Turun Gunung di Pemilu 2024, Pengamat: Lebih Baik Tetap Sebagai Ibu Bangsa

Respon Bambang Pacul Soal Wacana Megawati Turun Gunung di Pemilu 2024, Pengamat: Lebih Baik Tetap Sebagai Ibu Bangsa

Semarang | Selasa, 27 Desember 2022 | 18:13 WIB

Bila Menteri-menterinya Dipaksa Angkat Koper, Partai Nasdem Bakal 'Perang Puputan'?

Bila Menteri-menterinya Dipaksa Angkat Koper, Partai Nasdem Bakal 'Perang Puputan'?

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 16:17 WIB

Anies Dinobatkan dengan Nama Yohanes dari Pemuka Agama Papua, Politisi PSI: Gus Dur Saja Tidak Pernah Diberi Nama Itu

Anies Dinobatkan dengan Nama Yohanes dari Pemuka Agama Papua, Politisi PSI: Gus Dur Saja Tidak Pernah Diberi Nama Itu

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 15:40 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×