Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
Foto udara suasana area persawahan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026). [ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/bar]
baca 10 detik
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam peningkatan produksi pertanian.
  • Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton untuk periode 2026/2027.
  • Pemerintah menargetkan ekspor awal beras sebanyak 1.000 ton pada pekan ini dengan peluang mencapai 200.000 hingga 1 juta ton.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Indonesia paling produktif di sektor pertanian kedua. Indonesia hanya kalah dari negara berkembang lainnya yaitu, Brasil.

"Sekarang kenaikan produksi kita di tingkat dunia nomor dua, nomor satu Brazil kenaikannya, nomor dua Indonesia. Ini kerja keras Bapak sekalian," ujarnya di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Amran memaparkan peningkatan produksi beras Indonesia mendapat pengakuan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Data FAO yang dipublikasikan pada 2026 memproyeksikan produksi beras Indonesia sekitar 38,6 juta ton untuk 2026/2027.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman masih mengejar swasembada bawang putih hingga daging sapi. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan pertanian Indonesia paling produktif. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Amran juga menyebut FAO menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat dunia.

Ia juga menyebut peningkatan produksi pangan membuat Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi mulai kembali membuka peluang ekspor beras.

Amran mengatakan pemerintah menargetkan ekspor awal beras sebanyak 1.000 ton pada pekan ini. Adapun peluang ekspor disebut mencapai 200.000 ton bahkan hingga 1 juta ton.

"Insyaallah kita akan ekspor target kita pertama insyaallah minggu ini 1.000 ton dan peluangnya adalah 200.000 ton bahkan bisa sampai satu juta ton," imbuhnya.

Menurut Amran, peningkatan produksi juga berjalan beriringan dengan membaiknya indikator kesejahteraan petani. Ia menyebut kesejahteraan petani saat ini berada pada level tertinggi dalam 34 tahun, sedangkan Nilai Tukar Petani (NTP) disebut menjadi yang tertinggi dalam 25 tahun.

baca juga

Meski demikian, Amran mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Tiga komoditas yang masih harus dikejar untuk memperkuat swasembada pangan yakni bawang putih, daging, serta kedelai.

Ia menargetkan ketiga komoditas tersebut dapat dikejar dalam tiga hingga lima tahun ke depan melalui kolaborasi seluruh pihak.

"Kami yakin kalau kita kolaborasi, kita kompak, pasti ini bisa kita capai. Moga-moga 3 sampai 5 tahun ini bisa jadi kenyataan," pungkas Amran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras Diekspor, Bawang Putih Hingga Daging Masih Bergantung Impor

Beras Diekspor, Bawang Putih Hingga Daging Masih Bergantung Impor

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×