Masjid Al Jabbar juga bakal mempunyai museum Rasulullah dan museum Al Quran di lantai dasar.
5. Kritikan
Kritik terhadap Masjid Al Jabbar muncul lantaran tingginya biaya yang harus dikeluarkan dalam pembangunannya.
"Bayangin, bertrilyun-trilyun APBD dipake bikin Mesjid di tengah sawah..bukannya dipake utk kepentingan semua orang seperti Angkutan Massal," kata @outsxxxxxx.
"Selalu bertanya urgensinya bikin masjid besar2 tuh untuk apa? kayanya di Bandung hampir tiap kelurahan ada 1masjid. Dan masjid kan tempat ibadah sedangkan rata-rata yg ke masjid viral gini cuma buat piknik bukan ibadah buktinya kemaren baru diresmiin udah penuh sama sampah pengunjung," ungkap @friaxxxxxx.
6. Disalahgunakan pengunjung

Baru beberapa hari diresmikan, fasilitas Masjid Al Jabbar sudah disalahgunakan oleh pengunjung. Kolam disekitar masjid berubah fungsi menjadi kolam renang tempat bermain air anak-anak.
Kejadian ini disebarluaskan videonya oleh akun akun Instagram @lambe_turah, Senin (2/1/2023). Dalam video viral itu terlihat beberapa bocah asik berenang dan main air di kolam sekitar masjid.
Dalam caption video tersebut tertulis, "Waterboom dadakan di Masjid Raya Al Jabbar."
![Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. [ANTARA/HO-Humas Pemda Jawa Barat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/29/31341-masjid-al-jabbar.jpg)
Masjid Al Jabbar juga disebut sebagai Masjid Terapung. Sebab pembangunannya dikelilingi danau retensi sebagai penyerap air yang datang dari utara menuju selatan kawasan Kota Bandung.
Dikutip dari bandung.go.id, infrastruktur ini juga sejalan dengan upaya penanganan banjir di kawasan timur Kota Bandung, khususnya wilayah Gedebage. Di saat pembangunan kolam retensi menjadi salah satu upaya yang sedang digencarkan Pemkot Bandung.
8. Lamanya Proses Pembangunan
Proses groundbreaking Masjid Al Jabbar dimulai pada era Gubernur Ahmad Heryawan. Sejak 2017, masjid ikon Jawa Barat ini mulai dibangun. Lalu sempat tertunda karena pandemi covid-19. Sehingga baru bisa diresmikan setelah 5 tahun kemudian.
9. Museum digital Rasulullah
Berdasar postingan yang diunggah Ridwan Kamil, Museum digital Rasulullah yang ada di Masjid Al Jabbar akan seluruhnya dibuat berteknologi tinggi. Berisi sejarah Nabi Muhammad SAW hingga sejarah Islam di Indonesia.
Termasuk menunjukkan kutipan-kutipan Al Quran dan menunjukkan video interaktif di dinding layar. Kang Emil menjanjikan kecanggihan digital yang berpadu dengan futuristik untuk museum ini.
10. Filosofi Masjid Al Jabbar
![Sejumlah warga melihat sebuah karya pada pameran foto Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/12/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/30/34463-pameran-di-masjid-al-jabbar.jpg)
Masjid yang disebut terbesar di Provinsi Jawa Barat ini mengusung filosofi Asmaul Husna Al Jabbar seperti namanya.
Al Jabbar adalah salah satu nama dari asmaul husna yang dituliskan di bagian mihrab masjid. Arti Al Jabbar adalah agung.
“Bukan kebetulan, masjid ini memiliki latar belakang matematis (Aljabar atau Al Jabbar), dan juga Jabbar, bisa dikaitkan dengan singkatan dari Jawa Barat. Mari, kita makmurkan masjid ini,” kata Ridwan Kamil dalam pidato peresmian masjid tersebut.
Terdapat 27 pintu yang menyimbolkan 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat yang disimbolkan oleh desain batik setiap Kota dan Kabupatennya.
Itulah deretan fakta Masjid Al Jabbar yang baru saja diresmikan Ridwan Kamil.