Tak Maju di Pilpres 2014, Megawati Pernah Marahi Panda Nababan karena Calonkan Jokowi

Dany Garjito, Sekar Anindyah Lamase

Selasa, 17 Januari 2023 | 17:28 WIB
Tak Maju di Pilpres 2014, Megawati Pernah Marahi Panda Nababan karena Calonkan Jokowi
saat berpidato dalam acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

Suara.com - Politisi senior Zulfan Lindan membeberkan bahwa kader PDIP Panda Nababan pernah dimarahi oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada tahun 2013 lalu.

Zulfan mengatakan bahwa Megawati memarahi Panda karena mencalonkan Jokowi untuk Pilpres 2014 silam.

"Opung Panda menjelaskan 2013 dia dimarahi mbak Mega di Batu Tulis. Apa alasan kau mencalonkan Jokowi? Nah kan artinya dimarahin dia," ungkap Zulfan Lindan dikutip dari kanal YouTube Total Politik, Selasa (17/01/2023).

Mantan elite Partai NasDem itu menyampaikan bahwa Megawati bukannya tidak mau maju untuk Pilpres 2014, namun Megawati disebut menjaga internal PDIP supaya tetap utuh.

Usai memutuskan untuk tak maju Pilpres, Megawati lalu disebut memilih mendukung Jokowi untuk menjadi capres PDIP di pemilu 2014 silam.

"Jangan diadu domba oleh pihak lain, maka ibu Mega mundur, dukung Jokowi sebagai calon presiden," jelasnya.

Lebih lanjut, Zulfan menyebut ada sejumlah gerakan yang membuat Megawati tak maju Pilpres 2014.

Salah satunya adalah kader PDIP Jenderal Polisi (Purn) Sidarto Danusubroto, yakni pada saat itu Darto mengumumkan terlebih dahulu bahwa calon presiden mereka adalah Jokowi.

Selain itu, adapula Panda yang menyebut Jokowi sebagai capres PDIP saat berpidato di atas podium.

baca juga

"Opung Panda naik podium dengan membaca berpidato mendukung Jokowi juga, jadi calon presiden PDIP," tutur Zulfan.

Selain itu, Zulfan yang pernah menjadi orang dekat Megawati menyebut sang Ketum PDIP masih mungkin untuk maju kembali.

Megawati dia sebut masih pantas buat maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau kita lihat, ketika Mbak Mega menanyakan dirinya kharismatik, cantik, pintar cerdas, kalau kita lihat dari situ nampaknya masih pantas memang untuk maju sebagai calon presiden," kata Zulfan Lindan dalam perbincangannya di kanal YouTube Total Politik.

"Calon presiden ini tidak boleh dilihat dari faktor usia, tapi kemampuan berpikir kemampuan menangkap persoalan bangsa ini dengan baik, kemudian kearifan, nah kalau kita lihat dari dalam diri Bu Mega ada semua itu," imbuhnya.

Menurut Zulfan Lindan, orang dengan usia di atas 70 tahun yang berkcimpung di dunia politik sejak lama pasti unggul dalam hal pengalaman dan kearifan.

"Seorang orang tua jangan diajak adu lari dong, seorang sudah berusia di atas 70 tahun kalu diajak lari kalah, tapi kalau diajak berpikir kearifan pasti dia lebih unggul dengan pengalaman yang ada," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rakornas Kepala Daerah 2023, IPDN Dukung Penuh Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Rakornas Kepala Daerah 2023, IPDN Dukung Penuh Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Purwasuka | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:51 WIB

Syarat Pembangunan Rumah Ibadah di Indonesia, Sesulit Apa Sampai Jokowi Sentil Kepala Daerah?

Syarat Pembangunan Rumah Ibadah di Indonesia, Sesulit Apa Sampai Jokowi Sentil Kepala Daerah?

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:44 WIB

Heboh Video Ceramah Sebut Jokowi Firaun, Luqman PKB Minta Cak Nun Tak Perlu Dipolisikan

Heboh Video Ceramah Sebut Jokowi Firaun, Luqman PKB Minta Cak Nun Tak Perlu Dipolisikan

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:15 WIB

Ganjar Pranowo, Gitu Aja Kok Repot! Jokowi Sepakat Tidak Grasa-Grusu

Ganjar Pranowo, Gitu Aja Kok Repot! Jokowi Sepakat Tidak Grasa-Grusu

Denpasar | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:13 WIB

Jokowi Jengkel Hingga Semprot Bulog: 79 Daerah Harga Beras Mahal

Jokowi Jengkel Hingga Semprot Bulog: 79 Daerah Harga Beras Mahal

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:25 WIB

Inflasi Bikin Jokowi Ketar-ketir, Minta Bupati Hingga Gubernur Sat-set ke Pasar

Inflasi Bikin Jokowi Ketar-ketir, Minta Bupati Hingga Gubernur Sat-set ke Pasar

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:24 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×