Profil Maher Zein, Penyanyi Religi Asal Swedia Kecam Pembakaran Al-Quran

Rifan Aditya

Kamis, 26 Januari 2023 | 07:53 WIB
Profil Maher Zein, Penyanyi Religi Asal Swedia Kecam Pembakaran Al-Quran
Potret Maher Zein - Profil Maher Zein (Instagram/@maherzeinofficial)

Suara.com - Profil Maher Zain baru-baru ini sedang menarik perhatian publik. Sebab, penyanyi religi ini buka suara atas aksi pembakaran Al-quran di Stockholm dalam demonstrasi anti-Turki serta upaya Swedia untuk turut bergabung dengan NATO.

Kecaman terhadap pembakaran Al-quran di Swedia ini diketahui dari unggahan foto dirinya yang memegang kitab suci agama Islam di akun Instagram resmi Maher Zein @maherzainoffial pada hari Senin (23/01/2023). Melalui unggahannya, Maher Zain mengecam atas aksi pembakaran Alquran tersebut.

Bahkan jika Anda membakar semua Quran di seluruh dunia, tidak mungkin untuk menghapus Alquran dari hati kami!

Dengan segala hormat terhadap kebebasan berbicara, tetapi bagaimana bisa rasisme, kebencian, dan perilaku kebencian berada di bawah hukum kebebasan berbicara?” tulisnya.

Maher Zain menambahkan, "Aku suka Swedia, tapi ini sudah terlalu jauh. Di mana rasa hormat dan kepedulian terhadap sesama manusia? Ini benar-benar menyedihkan. Saya juga berharap bisa melihat perubahan segera."

Unggahan Maher Zein yang mengecam atas aksi pembakaran Alquran tersebut mendapatkan dukungan dari rekan penyanyi religi dan para fans dari berbagai negara.

Nah, bagi yang ingin mengenal lebih dekat sosok Maher Zein, berikut ini profil Maher Zein.

Profil Maher Zein

Diketahui, Maher Zain merupakan seorang penyanyi Swedia sekaligus produser musik dari Lebanon. Maher Zein lahir pada tanggal 16 Maret 1982 di Lebanon. Saat usianya 8 tahun, dia dan keluarganya hijrah ke Swedia. Maher Zein pun melanjutkan sekolahnya disana.

baca juga

Saat usia 10 tahun, Maher Zain sudah mampu menguasai keyboard. Bakat bermusiknya memang sudah terlihat sejak dia masih kecil.

Selama masa remajanya, Maher kerap menghabiskan malam hingga larut bersama teman-teman sekolahnya dengan menulis, bernyanyi, rap, serta bereksperimen dengan musik.

Hingga akhirnya, Maher memutuskan untuk menekuni musim. Musik yang di bawakannya terinspirasi dari sang ayah yang kebetulan seorang musisi terkemukal di kota Tripoli (Lebanon). Kini, dia menjadi penyanyi sekaligus produser musik Swedia. 

Pada awal tahun 2009, Maher melakukan kerja sama dengan Awakening Records yakni perusahaan musik religi. Lalu, Maher Zein mengeluarkan album perdanya berjudul "Thank You Allah" yang terdiri dari 13 lagu serta dua lagu bonus yang rilis pada 1 November 2009. 

Demikian ulasan mengenai profil Maher Zein, penyanyi di Swedia sekaligus produser Musik asal Lebanon yang baru-baru ini mengecam aksi pembakaran Alquran di Swedia. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merespon Pembakaran Al-quran di Swedia, Demonstran Turki Membakar Bendera Swedia

Merespon Pembakaran Al-quran di Swedia, Demonstran Turki Membakar Bendera Swedia

Bandung | Minggu, 22 Januari 2023 | 18:28 WIB

Rasmus Paludan, Sosok Anti-Islam Bukan Sekali Ini Saja Bakar Al-Qur'an, Pernah Dipenjara Hingga Dicekal

Rasmus Paludan, Sosok Anti-Islam Bukan Sekali Ini Saja Bakar Al-Qur'an, Pernah Dipenjara Hingga Dicekal

News | Kamis, 21 April 2022 | 09:25 WIB

China Kecam Pembakaran Al-Quran di Swedia

China Kecam Pembakaran Al-Quran di Swedia

Sumbar | Kamis, 21 April 2022 | 09:15 WIB

MUI Kecam Keras Pembakaran Al-Quran di Swedia

MUI Kecam Keras Pembakaran Al-Quran di Swedia

Sumbar | Rabu, 20 April 2022 | 21:08 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×