Terungkap! Perjanjian Utang Piutang Anies-Sandiaga Saat Pilkada DKI

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:27 WIB
Terungkap! Perjanjian Utang Piutang Anies-Sandiaga Saat Pilkada DKI
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat masih menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Ummi Saleh/Suara.com)

Suara.com - Anies Baswedan melalui perwakilan atau tim kecilnya membantah ada perjanjian politik dengan Prabowo Subianto terkait pilpres. Namun, yang ada adalah perjanjian Anies dengan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI 2017 lalu.

Perwakilan tim kecil Anies Baswedan, Sudirman Said mengatakan, dirinya tidak pernah mendengar tentang adanya pernjanjian antara Anies dengam Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagaimana dikemukakan Sandiaga Uno.

"Saya tidak mendengar ada perjanjian tersebut," kata Sudirman di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (30/1/2023) malam.

Menurut Sudirman, yang ia tahu dan memang terbukti, adalah perjanjian antara Anies dengan Sandiaga Uno saat mengikuti Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

"Dan dalam perjanjian itu antara lain kemudian ada juga perjanjian utang piutang dengan Pak Sandi dan Pak Anies karena waktu itu Pak Anies tidak punya uang ya," ungkap Sudirman.

Tetapi, kata Sudirman, perjanjian utang piutang itu dianggap selesai apabila keduanya berhasil memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI saat itu.

Dan diketahui, Anies dan Sandiaga memang memenangkan Pilgub DKI. Tidak berselang lama menjabat sebagai wagub, Sandiaga kemudian memutuskan maju Pilpres 2019 dengan menjadi cawapres Prabowo.

"Kalau pilkadanya menang utang-piutang selesai dan dianggap sebagai perjuangan bersama," kata Sudirman.

Kembali ke perjanjian Anies dan Prabowo, Sudirman menegaskan tidak pernah ada. Apalagi perjanjian berkaitan dengan Pilpres 2019.

"Yang ada adalah saya ini membantu Pak Prabowo ikut membicarakan kepada Pak Anies kemungkinan Pak Anies bersedia menjadi cawapres atau tidak dan berkali-kali saya diskusi jawaban beliau saya akan fokus mengurus Jakarta karena itu di Pemilu ini saya tidak ikut," papar Sudirman.

baca juga

Sudirman juga menjawab video viral Anies ketika diwawancarai di acara Mata Najwa.

"Waktu itu wawancara dengan mata Najwa bahwa dia tidak akan menjadi penghalang Pak Prabowo akan terus duduk menyelesaikan tugas di Jakarta dan itu sudah ditunaikan. Jadi saya tidak tahu perjanjian yanf dimaksud Pak Sandi, mudah-mudahan beliau keliru," tutur Sudirman.

Sudirman menegaskan ulang bahwa sepengetahuan dirinya memang tidak ada perjanjian antara Anies dan Prabowo. Ia bahkan meminta Sandiaga mengecek ulang perjanjian yang dimaksud.

"Menurut saya nggak ada. Ya mungkin Pak Sandi perlu cek lagi ya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno sempat mengungkap adanya perjanjian tertulis antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan perihal pemilihan presiden atau pilpres. Ia hanya menyebut kalau isi perjanjian tersebut berkaitan dengan masa depan bangsa.

Sandiaga menuturkan kalau perjanjian tertulis itu dibuat pada September 2016 lalu, tepatnya sebelum pendaftaran Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Perjanjian Prabowo-Anies-Sandiaga ditulis, ditandatangani serta dibubuhkan materai.

"Jadi perjanjian itu perjanjian yang menurut saya memikirkan kepentingan bangsa dan negara, kepentingan saat itu kita mencalonkan, kepentingan apa yang pak Prabowo harapkan kepada kita berdua dan poinnya," tutur Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/1/2023).

Sandiaga tidak menjawab apakah dalam isi perjanjian tersebut ada larangan bagi Anies untuk maju di Pilpres 2024. Ia hanya menegaskan kalau dalam perjanjian tertulis itu terkait dengan Pilgub DKI Jakarta 2017 di mana dirinya bersama Anies maju sebagai kandidat.

Lebih lanjut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) tersebut menyebut kalau perjanjian Prabowo, Anies dan dirinya itu masih berlaku hingga saat ini. Ia sendiri mengaku masih komit memegang perjanjian tersebut.

"Saya sih komit. Saya sampai saat ini karena saya tanda tangan komit dan mungkin yang lain bisa ditanyakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Perjanjian Politik Dengan Prabowo, Tim Anies: Yang Ada Perjanjian Dengan Sandiaga

Bantah Perjanjian Politik Dengan Prabowo, Tim Anies: Yang Ada Perjanjian Dengan Sandiaga

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 10:18 WIB

Tanpa Nasdem, PKS-Demokrat Resmi 'Sumbang Kursi' Demi Usung Anies Sebagai Capres 2024

Tanpa Nasdem, PKS-Demokrat Resmi 'Sumbang Kursi' Demi Usung Anies Sebagai Capres 2024

Cianjur | Selasa, 31 Januari 2023 | 10:13 WIB

Anies Genggam Tiket Nyapres, Koalisi Perubahan Ancang-ancang Bikin Piagam Koalisi Cegah Partai Manuver Ubah Arah

Anies Genggam Tiket Nyapres, Koalisi Perubahan Ancang-ancang Bikin Piagam Koalisi Cegah Partai Manuver Ubah Arah

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 09:25 WIB

NasDem, Demokrat Dan PKS Nyatakan Dukungan, Anies Akhirnya Genggam Tiket Capres 2024!

NasDem, Demokrat Dan PKS Nyatakan Dukungan, Anies Akhirnya Genggam Tiket Capres 2024!

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 07:59 WIB

Anies Baswedan Safari Politik ke Lombok, NTB, Disambut Tokoh Agama Islam Paling Berpengaruh di Bumi Gora, Ini Sosoknya

Anies Baswedan Safari Politik ke Lombok, NTB, Disambut Tokoh Agama Islam Paling Berpengaruh di Bumi Gora, Ini Sosoknya

Denpasar | Selasa, 31 Januari 2023 | 05:09 WIB

Pascapencabutan PPKM, Sektor Pariwisata Indonesia Meningkat : Begini Klaim Menparekraf

Pascapencabutan PPKM, Sektor Pariwisata Indonesia Meningkat : Begini Klaim Menparekraf

Purwokerto | Senin, 30 Januari 2023 | 23:32 WIB

PKS Akan Serahkan Penentuan Bacapres ke Tangan Anies Baswedan, Tidak Harus Kader Partai

PKS Akan Serahkan Penentuan Bacapres ke Tangan Anies Baswedan, Tidak Harus Kader Partai

Metro | Senin, 30 Januari 2023 | 22:51 WIB

Terkini

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

×