CCEP Indonesia Gandeng Komunitas Kelola Sampah Lakukan Aksi Upaya Pengendalian Perubahan Iklim

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 07 Maret 2023 | 09:05 WIB
CCEP Indonesia Gandeng Komunitas Kelola Sampah Lakukan Aksi Upaya Pengendalian Perubahan Iklim
Aksi kelola sampah anorganik oleh warga sekitar pabrik CCEP Indonesia di Kabupaten Sumedang dalam program Desa Bestari. (Dok: CCEP Indonesia)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap tanggal 21 Februari. Peringatan ini sebagai upaya mencegah terjadinya kembali tragedi longsor yang terjadi di TPA Leuwigajah di Kota Cimahi pada 21 Februari 2005.

Menurut data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, dalam satu hari volume sampah perorang mencapai 0,7 kg, di mana akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Perlu kesadaran dan peran serta masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya, terutama dari skala rumah tangga.

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) sebagai perusahaan minuman terkemuka, berupaya untuk selalu memberikan kontribusi positif di pada komunitas dan lingkungan yang bersama-sama dengan warga di area sekitar pabrik, antara lain yang berada di Kabupaten Bekasi dan Sumedang, mendukung penanganan pengurangan sampah dari sumbernya dengan melakukan kegiatan kelola sampah dan perubahan perilaku masyarakat.

Dalam peringatan HPSN tahun ini, melalui program Desa Bestari CCEP Indonesia, perusahaan bersama warga sekitar pabrik di Kabupaten Bekasi melakukan panen kompos sejumlah 825 kilogram melalui kegiatan pendampingan pengelolaan sampah organik dengan sistem komposting. Kegiatan ini juga dirangkai dengan lomba bercerita pengelolaan sampah dari sumbernya dalam kehidupan sehari-hari, untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan warga akan pengelolaan sampah.

Selain itu penimbangan sampah anorganik juga dilakukan, dari warga sekitar pabrik Bekasi dan Sumedang berhasil mengumpulkan sampah anorganik total 602,6 kg, minyak jelantah 9,4 liter dan sampah organik 27,4 dari kawasan wisata Desa Taman Limo.

CCEP Indonesia juga menyelenggarakan webinar Fun Learning Studio Coca-Cola Forest, pada Rabu, (1/3/2023) dalam rangka memperingati HPSN tahun ini yang bertemakan “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Hadir memberikan kata sambutan, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina yang menyampaikan komitmen perusahaan untuk mengambil bagian berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan yang hal tersebut merupakan “DNA” dari pengelolaan sampah di Indonesia secara komprehensif dan holistik melalui konsep Nona-Helix.

Selain melakukan pengembangan masyarakat untuk pengelolaan sampah di beberapa wilayah operasional perusahaan, komitmen pengelolaan sampah dilakukan CCEP Indonesia melalui langkah membangun pabrik daur ulang PET, PT Amandina Bumi Nusantara di Bekasi, Jawa Barat bersama Dynapack Asia dengan investasi senilai Rp 556,2 miliar. Amandina mampu memproduksi 25.000 ton rPET per tahun sesuai dengan kebijakan pemerintah dan standar keamanan pangan internasional, dimana hal ini akan memberikan kontribusi yang nyata dalam mengatasi persoalan sampah plastik di Indonesia.

Di saat yang bersamaan pada 8 Februari lalu, juga turut diresmikan Yayasan Mahija Parahita Nusantara (Mahija Foundation), yang akan membantu dalam hal pengadaan bahan baku plastik daur ulang lokal bagi Amandina serta memberikan dukungan penting bagi peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup komunitas pengumpul sampah informal.

Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar memberikan apresiasi kepada CCEP Indonesia yang telah mengambil bagian dalam skenario pengelolaan sampah jangka panjang Indonesia. Peringatan HPSN 2023 menjadi sangat strategis untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia sekaligus manifestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular dan sampah menjadi sumber energi. HPSN 2023, babak baru pengelolaan sampah di Indonesia menuju Zero Waste, Zero Emission.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Bukan Perang, Hal Lebih Mengerikan Ditakuti Semua Negara Adalah Perubahan Iklim

Jokowi: Bukan Perang, Hal Lebih Mengerikan Ditakuti Semua Negara Adalah Perubahan Iklim

Moots | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:24 WIB

IBEA 2023 Perangi Perubahan Iklim Akibat Faktor Energi

IBEA 2023 Perangi Perubahan Iklim Akibat Faktor Energi

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 16:02 WIB

Petani Pengukur Hujan: Menjadi Peneliti Mandiri di Sawah Sendiri

Petani Pengukur Hujan: Menjadi Peneliti Mandiri di Sawah Sendiri

Video | Minggu, 19 Februari 2023 | 15:05 WIB

Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Puan Maharani Tegaskan Komitmen RI Atasi Perubahan Iklim

Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Puan Maharani Tegaskan Komitmen RI Atasi Perubahan Iklim

DPR | Jum'at, 17 Februari 2023 | 08:01 WIB

Momentum Peringatan Hari Protokol Kyoto dalam Pengurangan Emisi Karbon

Momentum Peringatan Hari Protokol Kyoto dalam Pengurangan Emisi Karbon

Your Say | Kamis, 16 Februari 2023 | 10:54 WIB

Indonesia Telah Terima Rp 718 Miliar Dari Program Pengurangan Emisi

Indonesia Telah Terima Rp 718 Miliar Dari Program Pengurangan Emisi

Tantrum | Rabu, 08 Februari 2023 | 18:45 WIB

Terkini

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×