AHY Sentil Pemerintah Banyak Bangun Proyek Tak Berdampak ke Wong Cilik, Adian PDIP: Dia Gak Percaya Anak Buahnya di DPR

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 16 Maret 2023 | 15:40 WIB
AHY Sentil Pemerintah Banyak Bangun Proyek Tak Berdampak ke Wong Cilik, Adian PDIP: Dia Gak Percaya Anak Buahnya di DPR
Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku heran dengan pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pidato politiknya yang menyinggung pemerintah era Jokowi banyak membangun proyek yang tak berdampak pada wong cilik.

Adian menilai, pernyataan AHY tersebut disampaikan justru lantaran tak percaya dengan para kader-kader Demokrat yang menjadi anggota DPR RI. Menurutnya, para anggota DPR RI fraksi Demokrat tak bisa memperjuangan aspirasinya.

"Ya kenapa kemudian AHY ngomong begitu?, karena dia tidak percaya kader-kadernya di DPR tak sanggup memperjuangkan itu, itu aja," kata Adian ditemui di Kantor PENA 98, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023).

Ia mempertanyakan kinerja para sejumlah anggota DPR RI dan DPRD dari fraksi Demokrat di sejumlah daerah.

"Kan dia punya anggota DPR di pusat sekian banyak provinsi sekian banyak segala macam dia punya kader-kader partai kenapa dia harus ngomong begitu? Ya dia nggak percaya aja sama anggota DPR Demokrat sendiri," tuturnya.

Menurutnya, soal selama ini Demokrat menjadi oposisi di Senayan lantaran merasa suaranya kecil kurang berpengaruh, hal itu dianggap tak menjadi alasan. Pasalnya, kata dia, anggota DPR punya kewenagan sendiri.

"Masalahnya kenapa nggak bicara-bicara itu dong yang ditanya sampai AHY harus bicara," tuturnya.

"Materi AHY belum tentu benar kita bisa perdebatkan panjang lebar oke. Yang gua bingung itu kenapa harus dia (AHY) 'kok lu nggak percaya sih sama orang-orang lu di DPR itu' itu loh," sambungnya.

Lebih lanjut, Adian pun menganggap kritikan-kritikan yang disampaikan AHY dalam pidatonya hanya sebagai curhatan belaka saja.

"Lho terus ngapain mereka jadi anggota DPR. Kalau menurut gua kalau percaya semua nama anggota DPR RI itu jangan dicalegin lagi oleh Demokrat. Itu kan curhat terbuka ya (AHY)," pungkasnya.

Kritikan AHY

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut jika kekinian pemerintah tidak melakukan pengelolaan keuangan negara dengan baik. Menurutnya, banyak uang negara digunakan hanya untuk proyek tak berguna dan berdampak bagi kehidupan rakyat kecil.

Hal itu disampaikan AHY dalam pidato politiknya yang digelar di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023).

"Masalahnya bukan hanya krisis global, persoalan ekonomi kita semakin rumit karena keuangan tidak dikelola dengan baik. Anggaran terlalu banyak digunakan untuk membiayai proyek-proyek mercusuar yang tidak banyak berdampak pada kehidupan wong cilik," kata AHY.

Ia mengatakan adanya proyek-proyek tersebut justru tidak berdampak pada rakyat yang masuk dalam kategori miskin dan tidak mampu.

Kemudian AHY juga menyingung persoalan utang negara. Menurutnya, utang negara bahkan kekinian dalam 8 tahun terakhir alami kenaikkan 3 kali lipat.

"Sementara itu, defisit anggaran coba ditutupi dengan utang pemerintah. Dalam 8 tahun terakhir ini, kenaikan utang pemeritnah mencapai 3 kali lipat," tuturnya.

Di tengah fakta adanya kenaikkan utang negara tersebut, kata AHY, masih ada pihak-pihak yang coba menutup-nutupinya.

"Lagi-lagi ada pihak yang berdalih bahwa rasio hutang masih aman," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PENA 98 Dukung Perjuangan 90.000 Satpol PP Jadi ASN, Adian Napitupulu: Kami Akan Berjuang Sekeras-kerasnya!

PENA 98 Dukung Perjuangan 90.000 Satpol PP Jadi ASN, Adian Napitupulu: Kami Akan Berjuang Sekeras-kerasnya!

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 15:20 WIB

CEK FAKTA: AHY Ngamuk Sebut Jokowi Tak Becus Urus Negara, Benarkah?

CEK FAKTA: AHY Ngamuk Sebut Jokowi Tak Becus Urus Negara, Benarkah?

Mamagini | Kamis, 16 Maret 2023 | 14:12 WIB

Siap Dipinang Nih! Erick Thohir Mampu Dongkrak Elektabilitas Siapa Pun Capresnya

Siap Dipinang Nih! Erick Thohir Mampu Dongkrak Elektabilitas Siapa Pun Capresnya

Kotak Suara | Kamis, 16 Maret 2023 | 14:23 WIB

Jika Tak Diangkat Jadi ASN Gegara Terdampak Penghapusan Honorer, Puluhan Ribu Satpol PP Ancam Aksi Besar-besaran

Jika Tak Diangkat Jadi ASN Gegara Terdampak Penghapusan Honorer, Puluhan Ribu Satpol PP Ancam Aksi Besar-besaran

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 14:17 WIB

Anies Baswedan Santai Lihat Luhut Bermanuver Temui Surya Paloh Berkali-kali

Anies Baswedan Santai Lihat Luhut Bermanuver Temui Surya Paloh Berkali-kali

Kotak Suara | Kamis, 16 Maret 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB