Elektabilitas PDIP dan Ganjar Merosot Gegara Tolak Timnas Israel U-20, Populi Center: Pejabat Publik Harus Memperhatikan

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 10 April 2023 | 18:15 WIB
Elektabilitas PDIP dan Ganjar Merosot Gegara Tolak Timnas Israel U-20, Populi Center: Pejabat Publik Harus Memperhatikan
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) memperlihatkan elektabilitas PDIP dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merosot. (Tangkap Layar)

Suara.com - Elektabilitas PDIP dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami penurunan usai dengan tegas menolak kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Fenomena itu dinilai Direktur Eksekutif Populi Center Afrimadona bisa menjadi pelajaran bagi pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam melakukan manuver dengan agenda pemerintah.

Afrimadona menerangkan bahwa Indonesia harus menempuh langkah panjang sebelum akhirnya dipilih FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Komitmen bersama ini memiliki dampak panjang, mulai dari menggerakan ekonomi lokal, memberikan asa setelah tragedi Kanjuruhan, serta memberikan citra positif bagi dunia internasional.

Agenda panjang tersebut harus diperhatikan secara matang keberlanjutannya, termasuk dalam memberikan pernyataan publik yang memiliki dampak besar.

"Pejabat publik perlu untuk memperhatikan aspek-aspek yang ada, termasuk kesepakatan-kesepakatan internasional yang telah dibuat, mengingat tidak mudah untuk dapat dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," terang Afridona dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/4/2023).

"Seharusnya semua pihak yang memiliki komitmen sedari awal, turut serta untuk menyukseskan agenda tersebut, salah satunya dengan membangun kesadaran publik. Penurunan elektabilitas Ganjar dan PDIP salah satunya disebabkan hal ini," sambungnya.

Survei LSI memperlihatkan adanya penurunan elektabilitas PDIP dengan Ganjar. Elektabilitas PDIP pada April 2023 mencapai 17,7 persen.

Angka itu jauh lebih kecil ketimbang pada Februari 2023 yang mencapai 19,3 persen.

Survei LSI tersebut diselenggarakan pada 31 Maret hingga 4 April 2023. Sampel survei ini sebanyak 1229 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD), dengan target populasi survei WNI yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok Dalam Dua Bulan Terakhir, Loyalis Anies Baswedan Sentil Akal Sehat hingga PDI Perjuangan

Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok Dalam Dua Bulan Terakhir, Loyalis Anies Baswedan Sentil Akal Sehat hingga PDI Perjuangan

Joglo | Senin, 10 April 2023 | 16:52 WIB

Ganjar dan Presiden Mesra di Pasar Selo, "Mempertegas Bukan Antitesa Jokowi"

Ganjar dan Presiden Mesra di Pasar Selo, "Mempertegas Bukan Antitesa Jokowi"

News | Senin, 10 April 2023 | 16:09 WIB

Momen Presiden Jokowi Kenalkan Mendag Zulhas, Warga Malah Teriak Ganjar

Momen Presiden Jokowi Kenalkan Mendag Zulhas, Warga Malah Teriak Ganjar

Jawa Tengah | Senin, 10 April 2023 | 14:50 WIB

Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo Kembali Mesra Saat Kunjungan ke Jateng

Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo Kembali Mesra Saat Kunjungan ke Jateng

Joglo | Senin, 10 April 2023 | 14:42 WIB

Presiden Jokowi, dan Ganjar Cek Tiga Pasar, Harga Turun, Penjualan Meningkat

Presiden Jokowi, dan Ganjar Cek Tiga Pasar, Harga Turun, Penjualan Meningkat

Jawa Tengah | Senin, 10 April 2023 | 14:33 WIB

Terkini

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

×