Kronologi Konvoi Pejabat ASEAN Bawa Bantuan Kemanusiaan Diserang di Myanmar

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 10 Mei 2023 | 15:39 WIB
Kronologi Konvoi Pejabat ASEAN Bawa Bantuan Kemanusiaan Diserang di Myanmar
Peta Myanmar (Unsplash.com/yorkfoto)

Suara.com - Rombongan pejabat ASEAN yang akan memberikan bantuan kemanusiaan di Myanmar diserang pada Senin (8/4/2023) lalu.

Hingga kini belum diketahui pasti siapa pihak yang ada di belakang insiden yang terjadi di Kotapraja Hsi Hseng di Negara Bagian Shan Barat tersebut.

Sejumlah negara di Asia Tenggara ikut mengecam peristiwa tersebut, di antaranya Indonesia dan Singapura. Presiden Jokowi menyebut tak akan menyurutkan tekad ASEAN untuk menyuarakan penghentian kekerasan di Myanmar.

Diketahui, sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pada 2021 lalu, Myanmar kerap kali terjebak dalam pusaran kekerasan dan kekacauan ekonomi.

Pihak militer Myanmar juga tak segan untuk mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang berbeda pendapat dan berseberangan.

Tindakan tegas tersebut juga termasukuntuk negara tetangga Myanmar di ASEAN yang mencoba untuk mengakhiri konflik dan membolehkan akses bantuan kemanusiaan.

Lantas seperti apa kronologi penyerangan terhadap konvoi ASEAN di Myanmar? Berikut ulasannya.

Penyerangan terhadap konvoi ASEAN terjadi pada Senin (8/4/2023) Idi bu Kota Negara Bagian Shan, Taunggyi dan Kotapraja Hsihseng di selatan.

Adapun Kotapraja berjarak sekitar 128 kilometer di sebelah timur laut ibu kota Myanmar Naypyitaw. Daerah itu dikenal sebagai bagian dari zona yang dikelola sendiri oleh etnis minoritas Pa-O.

Menurut laporan yang beredar, sebelum penyerangan, konvoi ASEAN sedang dalam perjalanan menuju pertemuan dengan Tentara Pembebasan Nasional Pa-O (PNLA). Adapun PNLA merupakan organisasi etnis bersenjata dan berbasis di daerah tersebut.

Dsalam laporan televisi milik pemerintah disebutkan kalau serangan terhadap konvoi ASEAN dilakukan oleh kelompok ‘teroris’.

Dalam laporan itu tidak disebutkan dengan jelas, siapa atau kelompok mana yang disebut sebagai ‘teroris’ tersebut.

Namun, secara umum diketahui bahwa pemerintah militer Myanmar menggunakan istilah ‘teroris’ kepada siapa pun yang menentang pemerintahan militer.

Dalam laporan televisi Myanmar itu juga disebutkan bahwa kelompok ‘teroris’ yang menyerang konvoi ASEAN melepaskan tembakan dengan senjata ringan.

Sempat terjadi aksi tembak menembak, sebab tim keamanan yang mengawal konvoi tersebut membalas tembakan yang diarahkan kepada mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Ruang Digital untuk ASEAN

Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Ruang Digital untuk ASEAN

| Rabu, 10 Mei 2023 | 15:17 WIB

Jokowi Minta Anak Muda ASEAN Jadikan Wilayahnya Pusat Pertumbuhan

Jokowi Minta Anak Muda ASEAN Jadikan Wilayahnya Pusat Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:18 WIB

Jokowi Buka KTT Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo

Jokowi Buka KTT Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo

Foto | Rabu, 10 Mei 2023 | 14:37 WIB

Laga Pamungkas Grup A Sea Games: Kamboja Terjepit, Myanmar di Atas Angin

Laga Pamungkas Grup A Sea Games: Kamboja Terjepit, Myanmar di Atas Angin

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 14:30 WIB

Rumah Dua Tersangka Kasus TPPO 20 WNI di Bekasi Digeledah Polisi

Rumah Dua Tersangka Kasus TPPO 20 WNI di Bekasi Digeledah Polisi

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 13:49 WIB

Terkini

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:25 WIB

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:15 WIB

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:14 WIB