Larang Foto Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS, Satpam ke Jurnalis: dari Mana Mas?

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 06 Juni 2023 | 17:26 WIB
Larang Foto Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS, Satpam ke Jurnalis: dari Mana Mas?
Petugas keamanan Kedubes Amerika Serikat (AS) memberlakukan pengamanan ketat buntut dari polemik blokade trotoar di depan gedung. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Pihak petugas keamanan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) memberlakukan pengamanan ketat buntut dari polemik blokade trotoar di depan gedung. Bahkan, jurnalis diprotes saat hendak mengambil gambar.

Seperti yang dialami jurnalis Suara.com pada Selasa (6/6/2023) siang. Ketika hendak mengambil foto blokade trotoar di perbatasan antara gedung Wapres dengan Kedubes AS, dua orang petugas berpakaian satpam Kedubes AS langsung datang menghampiri.

Salah satu orang petugas langsung mengambil foto jurnalis yang sedang meliput. Ia juga memfoto kendaraan jurnalis serta bertanya soal identitasnya.

"Dari mana mas? Media mana? Boleh lihat id cardnya," ujar petugas itu.

Petugas lainnya menyebut tidak boleh sembarangan mengambil foto blokade trotoar. Ia bahkan menyebut ada aturan khusus yang tak mengizinkan gedung Kedubes AS difoto sembarangan.

"Kenapa nggak boleh? Kan ini di jalan raya, saya foto fasilitas publik," kata jurnalis Suara.com.

"Nggak boleh memang, ada aturannya," jawab petugas itu.

Ditanya lebih lanjut soal aturan yang dimaksud, petugas itu tak bisa memberi jawaban. Ia kemudian meminta jurnalis memotret blokade itu tanpa terlihat bagian gedung Kedubes AS.

"Ya sudah saya nggak mau debat kusir, mas foto dari samping saja, jangan kelihatan gedungnya" tuturnya.

baca juga

Akhirnya, ia pun mempersilahkan jurnalis Suara.com pergi setelah mendata identitas dan mengambil gambar.

Blokade sudah dilakukan pada sisi arah Jalan Ridwan Rais menuju patung kuda Arjuna Wijaya. Penutupan dilakukan dengan menggunakan pembatas beton besar.

Pejalan kaki yang ingin menuju ke arah Balai Kota DKI pun tak bisa melewati trotoar itu dan terpaksa harus berjalan lewat pinggir jalan raya.

Blokade lebih parah lagi dilakukan di trotoar depan Kedubes AS yang berbatasan dengan kantor Wapres RI. Trotoar ditutup sepenuhnya menggunakan pagar besi yang dililit kawat berduri.

Dikritik

Sebelumnya Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus menyesalkan blokade trotoar ini. Pasalnya, trotoar merupakan fasilitas publik yang bebas diakses masyarakat.

"Padahal AS kan menganut kota yang workable city ramah bagi pejalan kaki kenapa sih seeksklusif itu trotoarnya padahal itu ruang publik loh," ujar Alfred saat dikonfirmasi, Selasa (6/6/2023).

Trotoar di depan Kedubes Amerika Serikat di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan diblokade sejak zaman Jokowi menjadi Gubernur DKI. Koalisi Pejalan Kaki memprotes kebijakan tersebut hingga kini. [Suara.com/Fakhri]
Trotoar di depan Kedubes Amerika Serikat di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan diblokade sejak zaman Jokowi menjadi Gubernur DKI. Koalisi Pejalan Kaki memprotes kebijakan tersebut hingga kini. [Suara.com/Fakhri]

Alfred mengaku sudah sejak lama pada era eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Joko Widodo memprotes blokade pada trotoar ini. Namun, sampai sekarang penutup jalur pedesterian itu belum juga dicopot.

"Supaya ini bukan semata-mata baru hari ini rame tapi ini prosesnya sudah sangat lama dan kami melihat ini ada komunikasi yang terputus," ucapnya.

Ia pun menyesalkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang belum juga mengambil tindakan mencari solusi atas permasalahan ini. Alfred menganggap Pemprov telah gagal mengedepankan hak para pejalan kaki.

"Kalaupun Pj Gubernur tidak sanggup sampaikan ke Kemenlu biar kemenlu yang berkomunikasi apa iya juga harus presiden yang turun tangan ngurusin begini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trotoar di Depan Kedubes AS Diblokade Sejak Jokowi Gubernur DKI, Koalisi Pejalan Kaki Meradang: Ini Ruang Publik!

Trotoar di Depan Kedubes AS Diblokade Sejak Jokowi Gubernur DKI, Koalisi Pejalan Kaki Meradang: Ini Ruang Publik!

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:21 WIB

Viral Diprotes, 5 Fakta Trotoar Kedubes AS di Jakarta Ditutup

Viral Diprotes, 5 Fakta Trotoar Kedubes AS di Jakarta Ditutup

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 19:36 WIB

Kedubes AS Beri Hibah Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Pada Medco Energi

Kedubes AS Beri Hibah Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Pada Medco Energi

Tantrum | Senin, 29 Mei 2023 | 13:18 WIB

Heru Budi Aspal Trotoar dan Jalur Sepeda di Simpang Santa, PDIP: Penggunanya Sedikit

Heru Budi Aspal Trotoar dan Jalur Sepeda di Simpang Santa, PDIP: Penggunanya Sedikit

News | Kamis, 20 April 2023 | 18:57 WIB

Dishub DKI Jakarta akan Mulai Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas Simpang Santa Pada 26 April

Dishub DKI Jakarta akan Mulai Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas Simpang Santa Pada 26 April

News | Kamis, 20 April 2023 | 09:31 WIB

Terkini

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

×