Banjir Kiriman Bogor Luber ke Jalan Hek Kramat Jati, Kadis SDA Jaktim: Air Sudah Lewati Tanggul

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Juni 2023 | 12:52 WIB
Banjir Kiriman Bogor Luber ke Jalan Hek Kramat Jati, Kadis SDA Jaktim: Air Sudah Lewati Tanggul
Banjir Kiriman Bogor Luber ke Jalan Hek Kramat Jati, Kadis SDA Jaktim: Air Sudah Lewati Tanggul (ist)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjelaskan penyebab banjir di kawasan Jalan Raya Bogor, simpang Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur yang terjadi pada Senin (18/6/2023) pagi. Air meluap hingga ke jalan raya karena air kiriman dari daerah hulu alias Bogor, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Yusmada Faizal. Yusmada menyebut hujan deras di kawasan Bogor membuat derasnya air yang datang hingga ke Kali Baru, Kramat Jati.

"(Penyebabnya) hujan di hulu," ujar Yusmada saat dikonfirmasi, Senin (19/6/2023).

Yusmada menjelaskan, sebenarnya sudah ada tanggul di Kali Baru untuk menahan laju air agar tidak sampai tumpah ke jalan dan permukiman. Namun, volume air yang datang terlalu deras hingga melebihi kapasitas tanggul.

"Air sudah melewati tanggul," tuturnya.

Saat ini, Yusmada menyebut pihaknya sudah melakukan penanganan. Banjir yang menggenang kawasan Hek sudah berangsur surut sejak pukul 11.00 WIB.

"Luapan di Jalan Raya Bogor depan halte Pasar Induk sudah berangsur surut," pungkasnya.

Sebelumnya, ruas jalan di Jalan Hek Kramat Jati, Jakarta Timur, tergenang pada Senin (19/6/2023). Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor berputar arah dan mengalami mogok.

Seorang saksi yang melintas di lokasi bernama Fahmi (28) mengatakan air menggenangi ruas jalan setinggi 30 Cm. Titik genangan air tepatnya berada di depan Pasar Induk Kramat Jati hingga persimpangan Jalan Hek Kramat Jati.

baca juga

"Yang di depan pasar itu lebih dalan daripada di simpang lampu merah Hek," kata Fahmi kepada wartawan, Senin.

Fahmi menjelaskan banyak kendaraan roda dua yang mengalami mogok akibat genangan air. Para pemotor juga tampak berputar arah.

"Banyak yang mogok juga, terus makin macet karena banyak yang balik arah," ujar Fahmi.

Di lokasi, kata Fahmi, terpantau mengalami kemacetan di dua arah baik dari arah Pasar Rebo maupun dari arah Cililitan. Air yang menggenang di lokasi berwarna coklat dan keruh.

"Kayaknya karena ada tanggul yang jebol dari sisi jalan, terus menggenang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir di Jalan Hek Kramat Jati Kiriman Bogor, Pemprov DKI Kerahkan Mobil Pompa ke Lokasi

Banjir di Jalan Hek Kramat Jati Kiriman Bogor, Pemprov DKI Kerahkan Mobil Pompa ke Lokasi

News | Senin, 19 Juni 2023 | 12:33 WIB

Jalan Hek Kramat Jati Jaktim Tergenang, Banyak Motor Mogok

Jalan Hek Kramat Jati Jaktim Tergenang, Banyak Motor Mogok

News | Senin, 19 Juni 2023 | 11:26 WIB

Jalan Hek Kramat Jati Jaktim Banjir, Banyak Motor Mogok dan Putar Balik

Jalan Hek Kramat Jati Jaktim Banjir, Banyak Motor Mogok dan Putar Balik

News | Senin, 19 Juni 2023 | 11:20 WIB

BPBD DKI Jakarta Sebut Status Pintu Air Pasar Ikan Naik Jadi Siaga 3

BPBD DKI Jakarta Sebut Status Pintu Air Pasar Ikan Naik Jadi Siaga 3

News | Senin, 19 Juni 2023 | 06:32 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB