Bola Liar Panda Nababan Remehkan Gibran: PSI, Gerindra, dan Relawan Tak Tinggal Diam

Farah Nabilla

Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:45 WIB
Bola Liar Panda Nababan Remehkan Gibran: PSI, Gerindra, dan Relawan Tak Tinggal Diam
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka [Suara.com/Alfian Winanto] - Politikus senior PDIP Panda Nababan (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pernyataan politikus senior PDIP Panda Nababan yang menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming sebagai anak ingusan sehingga belum pantas maju Pilpres 2024 berbuntut panjang. Panda mendapat kecaman dari berbagai pihak terkait pernyataannya soal putra sulung Presiden Jokowi itu.

Padahal Gibran sendiri mengaku santai dengan pernyataan senior partainya itu dengan mengucapkan terima kasih dan menganggap sebagai masukan. Simak penjelasan tentang 'bola liar' Panda Nababan remehkan Gibran berikut ini.

1. PSI Kritik Tak Etis

Pernyataan Panda Nababan yang menyebut Gibran sebagai anak ingusan itu mendapat tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satunya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memberikan pembelaan dengan mengklaim Solo berkembang dengan baik di tangan Gibran.

"Mas Gibran sudah membuktikan dia mampu menjadi wali kota. Ditangannya Solo berkembang jadi kota kreatif dan ekonominya tumbuh," ungkap Ketua DPP PSI, Ariyo Bimmo pada Rabu (28/6/2023).

Ariyo mengatakan apa yang dilakukan Gibran di Solo seperti elevated rel, revitalisasi Solo Technopark Park, Taman Balekambang dan IKM Mebel Gilingan merupakan hal luar biasa.

"Mungkin jauh melebihi prestasi politisi-politisi senior lainnya," ucapnya.

Selain itu Ariyo merasa politisi-politisi senior Indonesia harusnya malah malu kepada politisi muda seperti Gibran yang disebut anak ingusan. Menurut PSI, pernyataan Panda itu tidak etis. 

"Tidak pantas politisi senior menyebut Gibran anak ingusan. Kalau PDIP tidak menghargai anak muda berprestasi seperti Gibran, PSI siap menerima Gibran," pungkas Ariyo.

baca juga

2. Gerindra Ingatkan Jangan Asal Bicara

Ketua DPD Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno ikut memberi tanggapan soal pernyataan Panda yang terkesan meremehkan Gibran. Dia menilai pernyataan politisi senior itu tidak pas.

"Ya kalau itu men-judge, tidak pas, harusnya dia yang sudah senior, Pak Nababan melihat dulu sebelum bicara," kata Ardianto pada Kamis (29/6/2023).  

Menurut Ardianto, Panda selayaknya melihat atau berkunjung ke Solo dulu baru berkomentar tentang kepemimpinan Gibran. Dia pun  menyarankan Panda sebaiknya memberi ruang kepada anak muda untuk bisa tampil di level nasional, bukan malah menyebut Gibran masih terlalu muda untuk ikut kompetisi kepala negara.

"Ke Solo, dolan dulu ke Solo, melihat. Oh iya Solo dipegang anak muda hebat. Solo dulu sempat tidur ekonominya sekarang sudah bangkit," katanya.

"Seharusnya selaku orang politik memberi ruang untuk anak muda berkreatif, memberi tempat untuk menunjukkan anak muda juga bisa berperan untuk negara. Jangan di-judge seperti 'anak ingusan'. Nyatanya sekarang Solo sudah berubah 90 derajat," sambungnya.

Menurut Ardianto, pernyataan meremehkan Panda pada Gibran sangat aneh karena keduanya sama-sama kader PDIP. Atas dasar itu, pihaknya membuka ruang lebar untuk Gibran jika berminat bergabung dengan Gerindra Solo.

"Nah itu satu partai, boleh nanti kalau memang itu nanti partai sebelah tidak mau menerima anak muda saya selaku ketua DPC Solo siap menerima mas Gibran bergabung dengan Gerindra," ucap Ardianto.

3. Relawan Jokowi Sebut Tak Pantas

Senada dengan PSI dan Gerindra, Ketum DPN Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina menyebut pernyataan Panda itu menunjukkan arogansi dan merendahkan Gibran. Pernyataan Panda itu dinilai tak pantas ditunjukkan pada Gibran karena sebagai senior harusnya membimbing bukan melecehkan dan merendahkan.

"Pernyataan Bang Panda itu menunjukkan arogansi dan merendahkan Gibran, sangat tidak pantas dan merendahkan banyak anak muda yang sarat prestasi dan bekerja keras untuk rakyat," kata Silfester dalam keterangannya pada Kamis (29/6/2023).

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Anak Ingusan Oleh Politisi Senior PDI Perjuangan, Gibran Beri Jawaban Berkelas

Disebut Anak Ingusan Oleh Politisi Senior PDI Perjuangan, Gibran Beri Jawaban Berkelas

Joglo | Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:22 WIB

Jan Ethes Hibahkan Kura-kura Lucu untuk Koleksi Satwa Solo Safari

Jan Ethes Hibahkan Kura-kura Lucu untuk Koleksi Satwa Solo Safari

Surakarta | Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:05 WIB

Disebut Anak Ingusan oleh Sesepuh PDI Perjuangan, Gibran: Saya Ngga Tersinggung

Disebut Anak Ingusan oleh Sesepuh PDI Perjuangan, Gibran: Saya Ngga Tersinggung

Joglo | Jum'at, 30 Juni 2023 | 13:31 WIB

Gibran vs Panda: Dari Anak Ingusan hingga Singgung Dinasti Politik Jokowi

Gibran vs Panda: Dari Anak Ingusan hingga Singgung Dinasti Politik Jokowi

Linimasa | Jum'at, 30 Juni 2023 | 11:37 WIB

Profil Panda Nababan: Politikus Senior PDIP Sebut Gibran Anak Ingusan, Pernah Terjerat Kasus Suap

Profil Panda Nababan: Politikus Senior PDIP Sebut Gibran Anak Ingusan, Pernah Terjerat Kasus Suap

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 11:06 WIB

Rekam Jejak Panda Nababan 30 Tahun di PDIP, Tega Sebut Gibran Anak Ingusan

Rekam Jejak Panda Nababan 30 Tahun di PDIP, Tega Sebut Gibran Anak Ingusan

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:56 WIB

Duduk Perkara Gibran vs Panda Nababan, Ketika Putra Presiden Dibilang Anak Ingusan

Duduk Perkara Gibran vs Panda Nababan, Ketika Putra Presiden Dibilang Anak Ingusan

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:47 WIB

Terkini

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

×