Wacana Pertemuan Lanjutan Puan-AHY, Benny Demokrat: Buka Ruang Tapi Tak Ada Ajakan Masuk Koalisi Buat Apa?

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 03 Juli 2023 | 22:45 WIB
Wacana Pertemuan Lanjutan Puan-AHY, Benny Demokrat: Buka Ruang Tapi Tak Ada Ajakan Masuk Koalisi Buat Apa?
Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman mengatakan percuma PDI Perjuangan membuka ruang untuk pertemuan lanjutan dengan Demokrat jika tak ada ajakan bekerja sama atau berkoalisi di Pilpres 2024.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan pertemuan dengan Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa waktu lalu.

"Ya membuka ruang tapi tak mengajak masuk untuk apa, ya kan. Membuka ruang itu apa maksudnya?" kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2023).

Benny menilai pertemuan yang telah dilakukan Puan dengan AHY cukup membuat suasana politik lebih adem.

"Pertemuan itu menyegarkan suasana politik nasional kita yang makin sumpek ya kan. Suasana politik kita makin sumpek karena akibat cawe-cawe Presiden Jokowi," ujarnya.

Ia mengatakan, setiap saat para tokoh bangsa bisa terbuka melakukan silaturahmi. Termasuk rencana pertemuan lanjutan antara Puan dengan AHY.

"Ya kapan aja bisa aja pertemuan-pertemuan begitu, sebagai para tokoh bangsa kan selalu terbuka," ucapnya.

Tak hanya Puan dan AHY, Benny juga mengajak para figur atau tokoh bangsa yang kekinian digadang-gadang maju dalam kontestasi Pilpres 2024 untuk lebih aktif melakukan pertemuan. Menurutnya, publik juga membutuhkan suasana politik yang sejuk.

"Dan saya harap para tokoh bangsa kita, Ibu Yenny Wahid, mas AHY, mas Ganjar, pak Anies lebih interaktif untuk melakukan pertemuan-pertemuan sesama mereka untuk mencairkan suasana politik yang makin sumpek itu," tuturnya.

baca juga

"Ya kalau ada pertemuan itu adalah sesuai dengan apa yang menjadi harapan publik. Dan publik Indonesia membutuhkan suasana politik yang sejuk ya," sambungnya.

Pertemuan Demokrat dan PDIP

Untuk diketahui, pertemuan antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berlangsung selama satu jam di Pelataran Hutan Kota, Jakarta Pusat, Minggu (18/6) pagi.

Puan mengaku banyak hal yang dibicarakan dengan AHY. Bahkan, ia menyebut seperti halnya hubungan kakak beradik.

"Pertemuannya itu kurang lebih satu jam lebih. Nggak terasa, tadi kalau nggak inget waktu saya tadinya mau terus ngobrol, ternyata banyak sekali yang bisa diomongin, seperti kakak adik," ungkap Puan.

"Tadi Mas AHY bilang "Mbak boleh ya saya menganggap Mbak seperti kakaknya?". "Ya iya dong," imbuh Puan menuturkan pernyataan AHY.

"Jadi ini mungkin pertemuan yang pertama, tapi Insyaallah bukan pertemuan yang terakhir," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik Panda Nababan, Bobby Nasution Anggap Sebagai Masukan

Dikritik Panda Nababan, Bobby Nasution Anggap Sebagai Masukan

Sumatera | Senin, 03 Juli 2023 | 17:48 WIB

Jawab Kritikan Panda Nababan Minim Prestasi, Bobby Nasution: Mudah-mudahan Berbuah yang Baik

Jawab Kritikan Panda Nababan Minim Prestasi, Bobby Nasution: Mudah-mudahan Berbuah yang Baik

Sumut | Senin, 03 Juli 2023 | 16:26 WIB

Bicara Sosok Cawapres Anies, Demokrat: Tak Ada Kejutan Tapi Makin ke Sini Makin Mengerucut

Bicara Sosok Cawapres Anies, Demokrat: Tak Ada Kejutan Tapi Makin ke Sini Makin Mengerucut

News | Senin, 03 Juli 2023 | 15:24 WIB

Terkini

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

×