Kronologi Wakil Wali Kota Surabaya Dibentak Anggota Polisi saat Penggusuran Rumah

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:51 WIB
Kronologi Wakil Wali Kota Surabaya Dibentak Anggota Polisi saat Penggusuran Rumah
Hoaks kabar Wakil Wali Kota Surabaya terpilih Armuji meninggal dunia (Foto: Timesindonesia.co.id)

Suara.com - Ketegangan terjadi dalam proses eksekusi putusan pengadilan negeri atas lahan di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (9/8/2023).

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dibentak oleh Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Kasmiri, saat datang ke lokasi ketika eksekusi dilakukan.

Kronologi kejadian

Adapun AKBP Toni Kasmiri membentak Armuji karena ia datang ke lokasi dengan membawa rombongan.

Politikus PDI Perjuangan itu juga dianggap akan menghalangi proses eksekusi terhadap 28 rumah yang ada di lokasi.

"Anda jangan menghalangi pemerintah, kenapa Bapak harus datang ke sini?" ucap Toni kepada Armuji ketika itu.

Dianggap menghalangi eksekusi, Armuji mencoba menjelaskan perihal kedatangannya. Namun AKBP Toni tetap mencecarnya dengan nada tinggi.

Kepada Armuji, AKBP Toni sempat menanyakan apakah kedatangan Wakil Wali Kota Surabaya itu untuk memprovokasi warga.

Ia juga meminta Armuji untuk menghargai putusan Pengadilan Negeri Surabaya, sebab menurutnya kepolisian hanya berusaha mengamankan eksekusi.

baca juga

Tak hanya itu, seakan ingin memojokkan Armuji, AKBP Toni lantas mempertanyakan keberadaan Armuji ketika perkara sengketa lahan ini tengah bergulir di PN Surabaya.

Usai berdebat dengan AKBP Toni, Armuji bersama rombongan yang kebanyakan merupakan kader PDI Perjuangan lalu memilih meninggalkan lokasi eksekusi.

Armuji tegaskan tak ingin halangi eksekusi

Dua hari sebelum eksekusi dilakukan atau pada Senin, pada awak media Armuji mengaku baru mengetahui mengenai rencana eksekusi tersebut.

Hal itulah yang membuatnya baru hadir saat eksekusi dilakukan. Adapun kedatangannya di lokasi adalah untuk menyampaikan aspirasi warga kepada juru sita.

Ia mengatakan, warga bersedia meninggalkan lahan sengketa jika telah memperoleh tempat tinggal yang baru.

"Kalau dieksekusi seperti ini, mereka tidak sempat mencari tempat. Ditempatkan di mana juga belum tahu," ungkap Armuji.

Ia juga menegaskan kalau dirinya sama sekali tidak ada niat untuk menghalang-halangi proses eksekusi.

Armuji mengaku merasa terpanggil untuk membela warganya, namun tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Tidak ada yang menghalangi eksekusi, kami tahu itu domain pengadilan, domainnya orang yang berperkara menang,” kata Armuji.

“Tapi warga sebenarnya juga mau [pindah], tadi saya sama juru sita ngomong kalau [warga] ada yang mau pindah sendiri ya nggak usah terlalu dipaksakan dengan cara-cara seperti ini supaya barang-barangnya nggak rusak," tutup Armuji.

Alasan AKBP Toni bentak Armuji

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Kasmiri mengaku merasa tidak dihargai oleh Armuji yang datang ke lokasi dengan membawa sejumlah kader PDI Perjuangan.

Menurut Toni, saat eksekusi dilakukan Armuji datang ke lokasi bersama sejumlah orang berseragam merah dan membawa bendera.

Mereka, lanjut Toni, kemudian menghalang-halangu petugas juru sita PN Surabaya yang hendak melakukan eksekusi.

Menurut Toni, Armuji dan sejumlah anggota PDI Perjuangan juga menghalang-halangi alat berat yang akan memasuki lokasi.

"Kapasitasnya apa [Armuji] datang bawa pasukan PDIP," kata Toni saat ditemui awak media usai kejadian di sekitar Gedung Negara Grahadi, Rabu (9/8/2023) sore.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabrakan Maut di Tol Depan Hotel Mangkuluhur Jaksel: HRS Tewas di TKP, Polisi Luka Parah

Tabrakan Maut di Tol Depan Hotel Mangkuluhur Jaksel: HRS Tewas di TKP, Polisi Luka Parah

News | Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:39 WIB

Massa KASBI Protes Belasan Bus Dicegat Polisi di Simpang Semanggi: Yang Bikin Macet Bukan Buruh, Tapi Bapak Polisi!

Massa KASBI Protes Belasan Bus Dicegat Polisi di Simpang Semanggi: Yang Bikin Macet Bukan Buruh, Tapi Bapak Polisi!

News | Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:48 WIB

Usai Aksi Sopir Bus TransJakarta Marahi Pemotor Lawan Arus Viral, Akses Masuk Jalur Busway Kini Dijaga Polisi

Usai Aksi Sopir Bus TransJakarta Marahi Pemotor Lawan Arus Viral, Akses Masuk Jalur Busway Kini Dijaga Polisi

News | Kamis, 10 Agustus 2023 | 11:15 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya Adu Mulut dengan Polisi Saat Eksekusi Rumah di Dukuh Pakis

Wakil Wali Kota Surabaya Adu Mulut dengan Polisi Saat Eksekusi Rumah di Dukuh Pakis

Jatim | Rabu, 09 Agustus 2023 | 21:35 WIB

Sudah Jalani Hukuman dan Akui Pencabulan Sebagai Kejahatan, Saipul Jamil Tak Terima Kasusnya Diungkit Dewi Perssik

Sudah Jalani Hukuman dan Akui Pencabulan Sebagai Kejahatan, Saipul Jamil Tak Terima Kasusnya Diungkit Dewi Perssik

Entertainment | Rabu, 09 Agustus 2023 | 14:49 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×