Usia Capres/Cawapres Tengah Digugat, Ketua MK Bicara Soal Pemimpin Muda Era Nabi Muhammad SAW

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 11 September 2023 | 12:38 WIB
Usia Capres/Cawapres Tengah Digugat, Ketua MK Bicara Soal Pemimpin Muda Era Nabi Muhammad SAW
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman saat mengisi Kuliah Umum di kampus Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (9/9/2023). (Tangkap Layar YouTube Universitas Islam Sultan Agung)

Suara.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman sempat membicarakan soal adanya pemimpin muda bahkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Namun ia tidak mau kalau penjelasannya tersebut dikaitkan dengan gugatan usia minimal capres dan cawapres yang saat ini tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ceritanya itu disampaikan Anwar Usman saat memberikan kuliah umum di kampus Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah.

Awalnya ia mengatakan soal Nabi Muhammad SAW yang mengangkat panglima perang muda, bahkan masih belasan tahun.

"Saya sudah katakan sebagian contoh tadi, bagaimana Nabi Muhammad, mengangkat seorang panglima perang, umurnya belasan tahun. Muhammad Alfatih yang melawan kekuasaan Bizantium, mendobrak Konstantinopel, sekarang menjadi Istanbul, usianya berapa? 17 tahun," kata Anwar Usman mengutip tayangan YouTube Universitas Islam Sultan Agung, Senin (11/9/2023).

Bukan hanya di masa lalu, Anwar turut menyinggung anak-anak muda juga kini dipercaya untuk menjadi pemimpin. Seperti misalnya Rishi Sunak yang menjadi Perdana Menteri Britania Raya di usia 43 tahun.

"Tapi memang betul, banyak, Perdana Menteri Inggris sekarang, berapa (usianya-red)? Coba cek di Google, yang dulu-dulu juga di beberapa negara," tuturnya.

Akan tetapi, dari semua penjelasannya itu, Anwar Usman tidak mau dikaitkan dengan aturan minimal capres/cawapres yang tengah digugat ke MK.

"Saya tidak menyinggung apapun putusan. Jangan dikaitkan dulu," pintanya.

"Sekali lagi tidak mau berbicara lebih jauh mau berbicara usia capres/cawapres, tapi tunggu putusan MK," ucapnya.

baca juga

Anwar hanya menyebut kalau MK telah selesai melakukan pemeriksaan.

"Saya sekali lagi, tidak bermaksud, karena belum putus, ya. InsyaAllah, pemeriksaan selesai, tinggal nunggu putusan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Masih Mikir-mikir Usung Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar

PDIP Masih Mikir-mikir Usung Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar

News | Senin, 11 September 2023 | 12:12 WIB

KPU Niat Majukan Jadwal Pendaftaran Capres-Cawapres, PAN soal Pasangan Prabowo: Sebentar Lagi

KPU Niat Majukan Jadwal Pendaftaran Capres-Cawapres, PAN soal Pasangan Prabowo: Sebentar Lagi

Kotak Suara | Senin, 11 September 2023 | 11:17 WIB

Ancaman Surya Paloh Bikin Cak Imin Tak Bisa Berkutik!

Ancaman Surya Paloh Bikin Cak Imin Tak Bisa Berkutik!

Kotak Suara | Senin, 11 September 2023 | 10:48 WIB

Basuki Hadimuljono hingga Sri Mulyani Dinilai Bisa Jadi Alternatif Cawapres Ganjar Pranowo

Basuki Hadimuljono hingga Sri Mulyani Dinilai Bisa Jadi Alternatif Cawapres Ganjar Pranowo

Kotak Suara | Senin, 11 September 2023 | 08:26 WIB

Berawal Dari Makan Malam, Cak Imin Ceritakan Kronologi Kesepakatan Jadi Cawapres Anies

Berawal Dari Makan Malam, Cak Imin Ceritakan Kronologi Kesepakatan Jadi Cawapres Anies

Kotak Suara | Senin, 11 September 2023 | 06:43 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×