BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 17 November 2023 | 19:31 WIB
BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga
BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga. (Instagram/kangfirmanhidayat)

Suara.com - Aksi boikot produk dari Israel dan negara-negara yang terafiliasi dengan Israel sedang marak di Indonesia menyusul tindakan genosida pasukan Israel terhadap warga Palestina.

Salah satu cara yang ampuh menghentikan aksi genosida Israel yakni dengan cara memboikot barang-barang yang memasok dana untuk persenjataan Israel.

Di tengah aksi tersebut, muncul gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). BDS sendiri pertama kali muncul di Palestina setelah diinisiasi oleh Marwan Barghouti pada sejak 2005 dan baru masuk ke Indonesia pada 2021 lalu.

Co Inisiator BDS di Indonesia, Syauqi Hafiz mengatakan, ada tiga brand di Indonesia yang perlu diboikot, agar aksi penjajahan Israel terganggu. Ketiganya yakni Hewlett Packard (HP), Puma, dan AXA.

"Kalau konteks di Indonesia ada 3 brand, yang bisa dibilang keterlibatannya, sangat telak dalam mendukung kejahatan Israel yaitu HP, AXA dan Puma karena ketiganya terlibat langsung dalam apartheid Israel,” kata Syauqi, kepada Suara.com, lewat sambungan telepon, Jumat (17/11/2023).

Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi Israel (BDS) di Indonesia. (tangkapan layar/Instagram)
Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi Israel (BDS) di Indonesia. (tangkapan layar/Instagram)

Syauqi melanjutkan, dalam perannya HP membantu Israel untuk menyediakan perangkat komputer serta server yang berisi pusat data bagi pihak militer Israel.

Server Itanium yang dibuat HP ikut mengoperasikan Aviv System, database digital yang dikendalikan Otoritas Populasi dan Imigrasi Israel.

"Teknologi inilah yang menjadi tulang punggung sistem segregasi rasial dan apartheid yang dijalankan Israel,” jelasnya.

Sementara itu, alasan BDS mengajak memboikot AXA lantaran perusahaan asurasi asuransi multinasional asal Prancis ini tercatat telah menanam investasi berkisar USD 6 juta di empat bank Israel.

baca juga

Keempat Bank tersebut yakni Bank Hapoalim, Bank Leumi, Bank Mizrahi-Tefahot, dan Israeli Discount Bank.

"Keempat bank tersebut ikut mendanai pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat, maka PBB memasukkan keempat bank tersebut dalam daftar 112 perusahaan yang terlibat dalam pemukiman ilegal Israel dan karenanya ikut terlibat dalam pelanggaran hukum internasional," katanya.

AXA juga dianggap telah menambah investasinya sebesar tiga kali lipat di tiga bank Israel yang terlibat dalam pemukiman ilegal hingga hampir mencapai USD 7 juta.

Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi Israel (BDS) di Indonesia. (tangkapan layar/Instagram)
Gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi Israel (BDS) di Indonesia. (tangkapan layar/Instagram)

"Oleh karenanya, AXA masih terbukti terlibat dalam sistem apartheid Israel dan praktek kolonial di atas tanah Palestina," ungkap Syauqi.

Sementara, alasan boikot terhadap Puma yang merupakan perusahaan pakaian olah raga global karena dianggap menjadi sponsor utana Asosiasi Sepakbola Israel atau Israel Football Association (IFA).

"Puma juga menghimpun berbagai tim yang berasal dari pemukiman-pemukiman ilegal Israel yang berdiri di atas tanah Palestina. Selain itu, sejumlah pemegang lisensi eksklusif Puma saat ini dan sebelumnya juga memiliki kegiatan bisnis di pemukiman ilegal Israel,” tutupnya.

Diketahui, gerakan BDS sendiri pertama kali berdiri untuk melakukan boikot terhadap produk Israel yang berada di Barat Palestina.

Hal itu diinisiasi oleh seorang warga Palestina bernama Marwan Barghouti. Marwan sadar, dalam situasi aphartaeid persaingan sangat tidak sehat.

Bahkan di negaranya sendiri, mata uang Palestina tidak berharga. Mata uang Israel justru menjadi alat transaksi di Tepi Barat Palestina.

Aksi boikot dinilai dapat melengkapi aksi perjuangan warga Palestina, yang berjuang secara langsung, karena dengan aksi boikot, maka secara tidak langsung penjajahan Israel terhadap tanah Palestina akan mendapatkan efeknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebar Hoaks Kalender Jadi Daftar Nama Hamas, Pejabat Israel Ngamuk: Saya Tidak Bisa Bahasa Arab!

Sebar Hoaks Kalender Jadi Daftar Nama Hamas, Pejabat Israel Ngamuk: Saya Tidak Bisa Bahasa Arab!

News | Jum'at, 17 November 2023 | 17:29 WIB

Cuek Banyak Anak Kecil Jadi Korban, Penasihat PM Israel: Kan Kita Tidak Tahu Penyebab Kematiannya

Cuek Banyak Anak Kecil Jadi Korban, Penasihat PM Israel: Kan Kita Tidak Tahu Penyebab Kematiannya

News | Jum'at, 17 November 2023 | 17:06 WIB

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

News | Jum'at, 17 November 2023 | 16:39 WIB

Dikepung Tank Israel, Warga Gaza Bongkar Paving Block Parkiran RS Al Shifa untuk Kuburan Massal

Dikepung Tank Israel, Warga Gaza Bongkar Paving Block Parkiran RS Al Shifa untuk Kuburan Massal

News | Jum'at, 17 November 2023 | 16:58 WIB

Terkini

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

×