Kelompok Sayap Kanan Yahudi Terang-terangan Ingin 'Kuasai' Kawasan Masjid Al Aqsa

Chandra Iswinarno

Jum'at, 08 Desember 2023 | 13:10 WIB
Kelompok Sayap Kanan Yahudi Terang-terangan Ingin 'Kuasai' Kawasan Masjid Al Aqsa
Masyarakat Palestina berjalan di lapangan Masjid Al Aqsa, yang dikenal oleh kalangan Muslim sebagai Kubah Shakhrah dan oleh Yahudi disebut Bukit Bait Suci, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (21/5/2021). [Dok.Antara]

Suara.com - Aksi provokatif terus menerus dilakukan Pemerintah Israel. Setelah pecah perang melawan Kelompok Hamas di Jalur Gaza, beberapa waktu lalu Polisi Israel mwmbolehkan kelompok sayap kanan Yahudi melakukan aksi demonstrasi di kawasan bersejarah bagi tiga agama, Yahudi, Kristen dan Islam di kawasan Masjid Al Aqsa.

Surat kabar Israel, Hareetz mengemukakan, polisi mengizinkan demonstrasi kelompok sayap kanan Yahudi tersebut melewati Kawasan Muslim Kota Tua dan menuntut diakhirinya status Islam di Masjid Al-Aqsa.

Hal tersebut bertepatan dengan pawai pada Kamis (7/12/2023) malam, yang bertepatan dengan hari pertama Hanukkah, sebuah festival Yahudi yang berlangsung selama delapan hari.

Dilansir Anadolu, Aksi yang dikemas dengan acara pawai tersebut dilakukan untuk mengakhiri keberadaan Badan Wakaf Islam Yerusalem di Masjid Al-Aqsa, dan 'membangun kembali kedaulatan penuh Yahudi' di Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa.

Selama ini, departemen tersebut dikelola Yordania dan bertanggung jawab atas administrasi situs suci umat Islam di Yerusalem Timur, sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perdamaian Israel-Yordania pada 26 Oktober 1994.

Sementara itu, salah satu negara Arab, Qatar mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan untuk memaksa Israel menghentikan pelanggaran terhadap hak-hak warga Palestina dan tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Kota Yerusalem yang diduduki.

Kementerian Luar Negeri Qatar bahkan mengecam keras pendudukan Israel yang membolehkan demonstrasi ekstremis di Yerusalem.

Melalui akun X, Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan provokasi serius terhadap perasaan umat Islam dan serangan terang-terangan terhadap hak rakyat Palestina dan terhadap Raja Yordania yang menjadi pelindung situs-situs suci di Yerusalem yang diduduki.

Mereka juga memperingatkan usaha Israel yang ingin mengubah status quo sejarah dan hukum di Yerusalem dan tempat-tempat sucinya.

baca juga

"Langkah-langkah provokatif semacam itu bakal meningkatkan ketegangan dan memperluas siklus kekerasan di kawasan," kata Kementerian Luar Negeri Qatar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Mendadak Telepon Taliban: Saudaraku Mari Kita Bebaskan Palestina dan Al Aqsa

Iran Mendadak Telepon Taliban: Saudaraku Mari Kita Bebaskan Palestina dan Al Aqsa

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 11:43 WIB

Indonesia Desak PBB Segera Bertindak Hentikan Kekerasan Israel di Al Aqsa

Indonesia Desak PBB Segera Bertindak Hentikan Kekerasan Israel di Al Aqsa

News | Sabtu, 08 April 2023 | 10:47 WIB

Sejarah Masjid Al Aqsa yang Ikonik, Jadi Sasaran Serangan Brutal Israel

Sejarah Masjid Al Aqsa yang Ikonik, Jadi Sasaran Serangan Brutal Israel

News | Kamis, 06 April 2023 | 19:24 WIB

Terkini

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

×