Gereja Katolik: Sniper Israel Tembak Mati Ibu dan Anak dalam Gereja di Gaza

Liberty Jemadu

Senin, 18 Desember 2023 | 22:57 WIB
Gereja Katolik: Sniper Israel Tembak Mati Ibu dan Anak dalam Gereja di Gaza
Gereja Katolik mengatakan sniper Israel menembak mati ibu dan anak di dalam Gereja Keluarga Kudus Gaza. (ANTARA/Ali Jadallah / Anadolu/pri.)

Suara.com - Sniper Israel menembak mati dua orang perempuan di dalam Gereja Keluarga Kudus, Gaza pada Sabtu akhir pekan kemarin (16/12/2023). Tujuh orang lainnya mengalami luka tembak dalam serangan tersebut.

Patriark Latin Yerusalem, yang membawahi gereja-gereja Katolik di Siprus, Yordania, Israel, dan Palestina termasuk Gaza serta Tepi Barat, mengatakan para korban, yang adalah ibu dan anak, ditembak di dalam kompleks paroki Gereja Keluarga Kudus, Gaza. Korban adalah Nahida Khalil Anton dan putrinya Samar.

"Yang seorang ditembak mati saat sedang berusaha menolong yang lain," terang Patriark Latin Yerusalem dilansir dari CNN.

Tujuh orang lainnya ditembak dan terluka dalam serangan tersebut. Gereja Keluarga Kudus sendiri merupakan tempat pengungsian mayoritas warga Kristen Gaza selama perang yang berkecamuk sejak 7 Oktober lalu.

"Tidak ada peringatan. Tidak ada pemberitahuan. Mereka menembak tanpa belas kasihan ke dalam kompleks paroki, di mana tak ada seorang pun yang terlibat di dalam pertikaian," terang Gereja Katolik.

Reaksi Vatikan

Paus Fransiskus, dalam kotbah misa Minggu di Vatikan kemarin (17/12/2023) mengatakan berduka karena warga sipil terus menjadi target penembakan dan pengeboman di Gaza.

"Saya terus menerima beria sedih yang sangat serius dari Gaza. Warga sipil jadi target bom dan penembakan. Ini terjadi bahkan di dalam kompleks paroki Keluarga Kudus, yang berisi keluarga, anak-anak, orang sakit dan cacat. Tidak ada teroris," kata Paus.

"Ada yang bilang ini terorisme dan perang. Ya ini memang perang, ini memang terorisme. Ini adalah alasan mengapa Kita Suci mengatakan Allah akan menghentikan peperangan, mematahkan busuh panah dan menumpulkan tombak," lanjut Paus mengutip Alkitab.

baca juga

"Mari kita berdoa kepada Tuhan memohon perdamaian," ia memohon.

Sementara itu Menlu Italia Antonio Tajani mengkritik Israel atas penembakan tersebut. Pemerintah Italia jarang bersuara mengecam Israel dalam konflik dengan Hamas.

“Bagi saya, ini adalah insiden serius ada penembak jitu menembak gereja-gereja Kristen. Teroris tidak ada di sana. Teroris Hamas ada di terowongan bawah tanah,” kata Tajani, Senin (18/12/2023).

Sementara Kardinal Vincent Nichol, Uskup Agung Westminster, Inggris mengatakan penembakan itu tidak ada kaitannya dengan pertahanan diri Israel. Nichol pernah dua kali berkunjung ke Gereja Keluarga Kudus, Gaza.

"Sejak Oktober komunitas di gereja ini telah menjadi tempat perlindungan ratusan orang. Ini jelas adalah pembunuhan oleh orang-orang berdarah dingin," kecam Nichol, salah satu pejabat gereja Katolik tertinggi di Inggris.

"Yang membuat saya heran, ini tidak ada hubungannya dengan hak Israel untuk mempertahankan dirinya," beber Nichol.

Sniper Israel berjaga di depan Gereja

Tudingan ini dibantah oleh Israel. Tel Aviv mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut dan bahkan menduga bahwa pelaku penembakan itu adalah Hamas.

Juru bicara pemerintah Israel mengatakan di Gaza, baik tentara Zionis dan Hamas sama-sama memiliki senjata. Sehingga tudingan terhadap tentara Israel perlu dibuktikan.

Tetapi menurut Layla Moran, anggota parlemen Inggris yang memiliki sanak famili di Gaza, tentara dan sniper Israel sudah bercokol dalam gedung di depan Gereja Keluarga Kudus sejak beberapa waktu lalu.

Para sniper, yang bersiap di setiap jendela, mengarahkan moncong senapa mereka ke arah gereja. Sebuah tank juga diparkir di depan gereja tersebut.

Sanak famili Moran - yang terdiri dari nenek, putra sang nenek, menantunya dan dua cucunya - sudah mengungsi di dalam kompleks gereja tersebut sejak pekan pertama perang. Rumah mereka sudah rata oleh bom-bom Israel.

"Siapa saja yang hendak pergi akan ditembak. Termasuk petugas sampah dan tukang bersih-bersih, yang mayatnya masih tergeletak di luar," terang Moran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Dihadiahi Dua Buku Saat Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Apa Isinya?

Megawati Dihadiahi Dua Buku Saat Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Apa Isinya?

News | Senin, 18 Desember 2023 | 21:40 WIB

Megawati Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Ini Pesannya Soal Kerukunan di Indonesia

Megawati Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Ini Pesannya Soal Kerukunan di Indonesia

News | Senin, 18 Desember 2023 | 21:23 WIB

Dampak Boikot Israel, Starbucks Kehilangan Pasar Rp187 Triliun

Dampak Boikot Israel, Starbucks Kehilangan Pasar Rp187 Triliun

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 17:05 WIB

PM Palestina Desak Prancis untuk Dorong Gencatan Senjata di Gaza

PM Palestina Desak Prancis untuk Dorong Gencatan Senjata di Gaza

Your Say | Senin, 18 Desember 2023 | 14:08 WIB

Nasib Pasien Kanker di Jalur Gaza: Tak Ada Lagi Tempat Perawatan

Nasib Pasien Kanker di Jalur Gaza: Tak Ada Lagi Tempat Perawatan

Video | Senin, 18 Desember 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

×